Lompat ke konten
Ambaja.
Komponen Scaffolding · Stok Ready Kebon Jeruk

// Scaffolding · Komponen · Cross Brace

Sewa Cross Brace
Jabodetabek.

Pengaku diagonal — wajib dipasang silang penuh setiap modul frame.

Harga Acuan

Mulai Rp 5.000 / pcs / bulan

belum termasuk PPN 11% · harga final via quotation

Spesifikasi

Panjang 1.930mm / 2.200mm · Ø 21,3mm · pin lock

Material

Pipa baja galvanis + pin lock baja

<24 jam

Delivery Jabodetabek

QC

Inspeksi tiap rotasi

Spek

Standar acuan per komponen

24/7

Sales WhatsApp

// Tentang Cross Brace

Apa Itu Cross Brace & Kenapa Penting?

Cross Brace adalah pengaku diagonal yang menghubungkan dua Main Frame berdampingan untuk mencegah pergeseran lateral. Tanpa cross brace, struktur scaffolding frame mudah rocking saat ada beban horizontal (angin, dorongan tukang, atau pemindahan material). SOP lapangan Ambaja (pemasangan perancah mengacu SNI 19-1955-1990) mewajibkan cross brace dipasang silang penuh di setiap modul — bukan opsional.

Beban kerja & catatan struktural: Cross brace tidak menanggung beban vertikal langsung, tapi menahan gaya lateral hasil angin, beban dinamis tukang, dan pemindahan material. Kapasitas lateralnya mengikuti spesifikasi produsen. Jika cross brace rusak/dilepas, kestabilan frame turun drastis — risiko rocking & tipping naik signifikan.

Komponen ini bagian dari sistem scaffolding Ambaja yang sudah dipakai di ratusan proyek konstruksi Jabodetabek — mulai dari renovasi ruko di Bekasi sampai gedung mid-rise di SCBD. Setiap pcs diperiksa (QC) setiap kali kembali ke gudang Kebon Jeruk sebelum re-stock.

// Spesifikasi Teknis

Spek Lengkap Cross Brace

Panjang
1.930mm (untuk bay 1,829m) · 2.200mm (untuk bay 2,1m)
Diameter pipa
Ø 21,3mm
Ketebalan pipa
2,0mm
Berat per pcs
± 2,4 kg (1.930mm) · ± 2,7 kg (2.200mm)
Pin lock
Pin pegas, dipasang ke pin lug Main Frame
Coating
Hot-dip galvanis 50–70 µm
Standar
Spesifikasi produsen (pipa aksesori Ø 21,3mm)

// Standar & Referensi

  • Spesifikasi produsen — pipa aksesori diagonal (Ø 21,3mm)
  • OSHA 1926.452(c)(2) — Frame wajib diberi bracing yang mengikat kaki vertikal secara lateral; semua sambungan brace dikunci (regulasi K3 Amerika Serikat, sebagai referensi)

// Use Case Utama

Kapan Pakai Cross Brace?

01

Stabilitas lateral frame

Pasang silang penuh (X penuh) di setiap modul frame untuk eliminasi rocking.

02

Penguat struktur bertingkat (berapa pun tingginya)

Wajib di setiap tingkat — bukan hanya tingkat atas & bawah.

03

Menjaga geometri di antara wall tie

Wall tie diikat ke kaki main frame, bukan ke cross brace; cross brace menjaga frame tetap tegak & siku di antara titik tie.

04

Inspeksi visual cepat

Inspector mengecek cross brace untuk memastikan tidak ada modul yang "missing X".

// Kompatibilitas

Dipasangkan Dengan Apa?

Main Frame 1.700 & 1.900mm

Cross brace 1.930mm untuk bay 1,829m; cross brace 2.200mm untuk bay 2,1m.

Jack Base 600mm

Tidak langsung — tapi alignment level harus benar supaya pin masuk pas.

// Tipe Scaffolding Yang Memakai

  • Scaffolding Frame (utama)
  • Shoring plat beton

Tidak yakin Cross Brace cocok untuk proyek Anda? Tim teknis Ambaja akan hitung quantity, kompatibilitas, & spacing via WhatsApp.

Konsultasi Teknis — chat via WhatsApp, membuka tab baru

// Kenapa Ambaja

Stok & QC Cross Brace Ambaja

Komponen scaffolding bukan komoditas seragam — beda batch, beda pabrik, beda usia stok bisa berarti beda safety di lapangan. Berikut kenapa stok Ambaja layak diperhitungkan.

Stok cross brace disiapkan 2 pcs per bay di setiap tingkat (2 pcs per set Frame) — tidak ada modul terpasang tanpa cross brace.

Pin lock di-replace setiap 2 tahun untuk menghindari pegas aus yang menyebabkan pin tidak terkunci.

Setiap pcs diinspeksi visual (kelurusan pipa, paku keling di titik silang, pin pegas) sebelum dimasukkan ke stok rental.

// Inspeksi & Maintenance

Bagaimana Kami Jaga Stok

QC tiap kali kembali ke gudang: cek pin pegas, paku keling di titik silang, dan straightness pipa (tidak boleh bengkok >5mm).

Replacement criteria: pin pegas tidak balik otomatis, atau paku keling di titik silang longgar/putus.

// FAQ Cross Brace

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan — Cross Brace

Berapa cross brace yang dibutuhkan per modul frame?

2 pcs per modul — satu cross brace silang penuh (X) di tiap sisi, di setiap bay dan setiap tingkat. Wall tie tidak menggantikan cross brace: modul yang sudah diikat ke struktur permanen tetap memakai 2 pcs.

Cross brace bisa di-mix antara 1.930 & 2.200mm di proyek yang sama?

Bisa, asalkan dipasangkan ke bay yang ukurannya sesuai. 1.930 untuk bay 1,829m (standar), 2.200 untuk bay 2,1m. Salah pasang akan menyebabkan pin tidak masuk pas atau struktur miring.

Apakah cross brace cukup kuat tanpa wall tie ke struktur permanen?

Untuk scaffolding berdiri sendiri dengan tinggi ≤ 4× lebar dasar (±4,9 m untuk satu baris Frame selebar 1,219 m), cross brace silang penuh + jack base level cukup. Di atas itu, atau di area angin tinggi (lantai 10+ gedung mid-rise), rangka wajib diberi penahan guling: wall tie ke struktur permanen setiap ±2 modul vertikal & ±2 bay horizontal (±3,4 × 3,6 m), atau guy/outrigger bila tidak ada struktur untuk diikat (OSHA 1926.451(c)(1)) — ini di luar fungsi cross brace.

Kalau cross brace hilang sebagian, apa boleh modul tetap dipakai?

Tidak. Inspector kami akan flag modul tersebut sebagai non-operational sampai cross brace diganti. Ini bukan hanya soal compliance SOP lapangan — risk runtuh modul real, terutama saat ada vibrasi (truk lewat, pekerjaan demolition di sekitar).

Harga cross brace sudah termasuk dalam paket Main Frame?

Ya, bila menyewa per set: 1 set Frame terdiri dari 2 main frame + 2 cross brace + 4 joint pin, jadi cross brace sudah termasuk harga per set (Frame 1,7 m Rp 25rb/set/bulan; Frame 1,9 m Rp 28rb). Bila menyewa main frame per pcs untuk top-up (Rp 12.500/pcs/bulan), cross brace dihitung terpisah (Rp 5.000/pcs/bulan). Sewa per pcs tanpa unit utama (standalone) berlaku minimum Rp 1.500.000 nilai sewa per bulan; bila digabung dengan sewa unit utama, tidak ada minimum terpisah untuk aksesoris — yang berlaku minimum unit utama (Frame bulanan 30 set di Jakarta, 50 set di luar Jakarta). Semua harga belum termasuk PPN 11%. Konfirmasi spesifik bisa diminta saat quotation.

// Order Cross Brace

Butuh Cross Brace Sekarang?

Chat WhatsApp dengan tim sales — kami balas <30 menit pada jam layanan chat (08.00–22.00 WIB) dengan estimasi harga, ketersediaan stok, & jadwal delivery; quotation tertulis menyusul same-day s/d H+1. Harga belum termasuk PPN 11%. Sewa komponen tanpa unit utama (standalone) berlaku minimum Rp 1.500.000 nilai sewa per bulan; bila digabung dengan sewa unit utama, yang berlaku minimum unit utama (Frame bulanan 30 set di Jakarta, 50 set di luar Jakarta).

WhatsApp