Lompat ke konten
Ambaja.
B2B · Korporasi · Surveyor Berlisensi ISI

// Ukur Tanah · Pertambangan · LiDAR + UAV RTK

Jasa Ukur Tanah Pertambangan.

Volumetric stockpile, progress monitoring, dan topografi terrain tambang/quarry via LiDAR drone YellowScan + UAV RTK photogrammetry. Output bulanan/triwulanan untuk reporting produksi + reklamasi + audit BPK. Akurasi 5-10 cm pasca-GCP untuk volume reporting. Coverage: quarry & tambang di koridor Jabodetabek + Karawang/Cikarang.

Skala IUP/PKP2B

100-5.000 ha

tambang small-medium hingga korporat

Akurasi volume stockpile

2-5%

dengan GCP density 5-10/100 ha

Lead time monitoring

5-10 hari

per overflight (lapangan + processing)

// Data Points Unik Tipe Ini

2-5%

akurasi volumetric stockpile pasca-GCP

~110 pts/m²

density LiDAR drone untuk volumetric presisi

5-15 GCP/100 ha

standar density GCP untuk tambang

12-24 bulan

kontrak retainer tipikal tambang korporat

5-10 hari

lead time per overflight monthly (lapangan + processing)

// Tentang Tipe Proyek Ini

Workflow & deliverable disesuaikan tipe proyek.

Ukur tanah bukan one-size-fits-all — developer perumahan punya workflow berbeda dari sengketa batas atau monitoring tambang. Ambaja sesuaikan alat, density, deliverable, dan dokumentasi audit sesuai konteks proyek.

Pertambangan adalah industri dengan kebutuhan ukur tanah yang sangat unik. Bukan boundary statis seperti perumahan atau topografi sekali jalan seperti pabrik — tambang adalah lingkungan dinamis di mana terrain berubah setiap minggu (pit semakin dalam, stockpile semakin tinggi, jalan haul semakin panjang). Karena itu workflow ukur tanah tambang dominan periodic mapping via drone — bulanan atau triwulanan tergantung skala produksi & reporting requirement.

LiDAR drone YellowScan Mapper+ on DJI M300 RTK adalah workhorse Ambaja untuk pertambangan. Karakteristik teknis yang penting untuk tambang: (1) Multiple returns per pulse — penetrasi pulse menembus vegetasi residual di area belum dibuka atau area reklamasi, ekstraksi DTM presisi terpisah dari DSM (kanopi/permukaan teratas). (2) Pulse rate 700 kHz — density data ~100 pts/m² yang sangat tepat untuk volumetric stockpile (perhitungan volume dari TIN model). (3) Akurasi pasca-GCP — 5-8 cm planimetri, 6-12 cm vertikal, yang menghasilkan akurasi volumetric stockpile 2-5% (sangat acceptable untuk reporting produksi). UAV photogrammetry DJI Phantom 4 RTK / Matrice 300 RTK dipakai untuk orthomosaic resolusi tinggi + 3D model permukaan tambang.

Output utama yang Ambaja sediakan untuk klien tambang: (1) Volumetric stockpile bulanan — hitung volume stockpile batubara/nikel/bauksit/timah/dll per stockpile + total inventory. Output: laporan volumetric per stockpile (Excel + PDF) dengan compare bulan sebelumnya (variance analysis). Penting untuk reporting produksi ke pemegang saham + audit BPK. (2) Progress monitoring pit & overburden — overflight bulanan dengan compare to baseline atau previous month. Output: peta perubahan elevasi (cut/fill map) + kalkulasi volume material extracted. (3) Topografi terrain tambang — DTM presisi seluruh IUP/PKP2B + kontur untuk perencanaan jalan haul + safety berm + drainase pit. (4) Reklamasi & rehabilitation monitoring — overflight area reklamasi untuk verifikasi progres (cover crops, kontur regrading, slope stability). Wajib untuk Direktorat Jenderal Mineral & Batubara (Minerba) reporting.

Khusus tambang yang skala besar (PKP2B 1.000+ ha atau IUP 500+ ha), Ambaja sediakan kontrak retainer multi-bulan/tahun dengan dedicated team. Schedule tipikal: overflight bulanan (1-2 hari di lokasi), processing 5-7 hari di kantor, delivery report bulanan ke manajemen tambang. Untuk audit BPK / Itjen ESDM, kami sediakan audit folder lengkap: raw point cloud LAS/LAZ + log overflight + sertifikat kalibrasi LiDAR per kuartal + profil pilot drone + sertifikat operator DJI + GCP measurement raw data + report bulanan archived.

Yang khas di proyek tambang vs tipe lain: (1) Mobilisasi ke lokasi quarry/tambang dalam coverage Ambaja — quarry batu di Karawang Selatan/Bogor Selatan, tambang pasir di koridor Cikarang/Bekasi Timur, atau quarry galian C di Tangerang Barat. Ambaja siapkan logistik crew + alat by truk dari gudang Jakarta/Bekasi/Karawang. Akomodasi crew 2-7 hari per overflight tergantung skala. (2) ATC clearance drone — beberapa quarry dekat KKOP (mis. dekat Halim/Pondok Cabe) atau area sensitif, perlu koordinasi ATC + AirNav untuk clearance overflight. (3) Safety SOP tambang — area tambang ada hazard high (peledakan terbatas, alat berat 24/7, dump truck size XL, debu, kemiringan dinding pit). Tim Ambaja briefing safety sesuai SOP tambang sebelum mobilisasi + APD tambang (helm proyek + safety boots + masker debu + dust glasses + vest reflective). (4) Koordinasi 24/7 — banyak quarry & tambang operasi 24/7, overflight drone harus koordinasi dengan shift produksi supaya tidak ganggu (atau diuntungkan dari) operasi.

Untuk tambang/quarry yang baru exploration (pre-IUP atau pre-konstruksi pit), Ambaja sediakan paket topografi initial: DTM seluruh konsesi + kontur 1-2 m + identifikasi area drainase natural + akses jalan eksisting. Output untuk konsultan mining engineer yang akan design pit layout + jalan haul + dump area. Pricing initial baseline survey biasanya Rp 1-1,5 jt/ha tergantung skala konsesi & kompleksitas terrain (quarry berbukit di Bogor Selatan/Karawang Selatan lebih kompleks dari quarry datar di Cikarang Timur). Lead time 15-30 hari kerja untuk konsesi 500-1.000 ha.

// Spec Alat & Metode

Alat presisi yang dipakai untuk tipe ini.

Kombinasi alat dipilih sesuai skala lahan, vegetasi, dan akurasi yang dibutuhkan. Setiap unit kalibrasi rutin per kuartal di lab pihak ketiga.

ParameterSpesifikasi
LiDAR droneYellowScan Mapper+ on DJI M300 RTK — pulse 700 kHz, multiple returns
UAV photogrammetryDJI Phantom 4 RTK / Matrice 300 RTK — orthomosaic + 3D model
GPS GeodeticTrimble R10 dual-frequency — GCP control 2-3 cm pasca-PP
GCP density5-10 GCP per 100 ha (tambang); 10-15 per 100 ha untuk volumetric presisi
Akurasi volume stockpile2-5% (dengan GCP density tinggi)
Akurasi terrain DTM5-8 cm planimetri, 6-12 cm vertikal
DatumWGS84 / UTM (zona sesuai lokasi tambang); tie-in BM Minerba kalau ada
Software processingTerraScan / LASTools / Pix4D Mapper / Trimble Business Center

// Use Cases

Kapan butuh jasa ukur tanah untuk pertambangan?

Use case yang paling sering dipesan klien Ambaja untuk tipe proyek ini. Setiap use case punya workflow + alat + deliverable yang spesifik.

Volumetric Stockpile Bulanan

Hitung volume stockpile batubara/nikel/bauksit per stockpile + total inventory. Reporting produksi + audit BPK + verifikasi penjualan.

Progress Monitoring Pit

Overflight bulanan pit + overburden. Compare to baseline, kalkulasi volume material extracted untuk reporting produksi.

Topografi Konsesi IUP/PKP2B

DTM presisi seluruh konsesi + kontur 1-2 m. Untuk perencanaan jalan haul + safety berm + drainase + pit design.

Reklamasi & Rehabilitation Monitoring

Overflight area reklamasi untuk verifikasi cover crops + kontur regrading + slope stability. Wajib reporting Ditjen Minerba.

Boundary IUP/PKP2B

Verifikasi boundary konsesi IUP/PKP2B vs sertifikat ESDM + identifikasi area overlap dengan tambang tetangga atau kawasan hutan.

Survey Eksplorasi Pre-IUP

Topografi initial konsesi exploration untuk konsultan mining engineer design pit + jalan haul + dump area. Baseline mapping.

// Workflow

Dari brief sampai delivery.

SOP standar Ambaja untuk tipe proyek ini. Setiap tahap ada checkpoint dengan PIC klien supaya tidak ada surprise di delivery final.

  1. 01

    Brief tambang + share data

    Klien (mining manager/HSE/surveyor in-house) share dokumen IUP/PKP2B + KML konsesi + objektif (volumetric stockpile bulanan / progress pit / reklamasi / topografi initial). Tim balas estimasi pricing + lead time + paket alat.

  2. 02

    Site visit + ATC + safety induction

    Surveyor senior visit tambang 1-2 hari (pre-mobilisasi), koordinasi ATC clearance drone (kalau perlu), induction safety tambang sesuai SOP HSE klien, identifikasi BM existing + landing zone drone + GCP location.

  3. 03

    SPK + DP + mobilisasi multi-disiplin

    Tim 2 drone pilot + 2 GCP surveyor + 1 supervisor + alat lengkap (LiDAR + 2 UAV + GPS Geodetic + perangkat backup). Mobilisasi via pesawat kargo + truk lokal. Akomodasi crew 7-14 hari di lokasi.

  4. 04

    LiDAR + UAV flight + GCP measurement

    LiDAR flight 3-5 hari per 500 ha (terbang pagi dini hari & sore optimal untuk minim atmospheric distortion). UAV orthomosaic 1-2 hari per 500 ha. GCP measurement paralel. Foto dokumentasi + log flight + safety check harian.

  5. 05

    Processing + volumetric + variance

    LiDAR → TerraScan classify ground/vegetation → DTM. UAV → orthomosaic + 3D model. Volumetric stockpile per stockpile + variance vs baseline/previous month. QA + supervisor sign-off 5-10 hari per 500 ha.

  6. 06

    Delivery + audit folder + handover

    Final: DTM GeoTIFF, orthomosaic GeoTIFF, point cloud LAS/LAZ, volumetric report Excel + PDF, peta perubahan cut/fill, audit folder lengkap. Briefing handover ke mining manager + HSE + surveyor in-house klien.

// Deliverables

Yang Anda terima di akhir proyek.

Output spesifik untuk tipe proyek pertambangan. Deliverable diserahkan via Google Drive / WeTransfer + hardcopy opsional.

Volumetric stockpile report

Reporting-grade

Excel + PDF per stockpile + total inventory + variance vs previous month + foto setiap stockpile. Untuk reporting produksi + audit BPK + verifikasi penjualan.

DTM + DSM tambang

Engineering-input

Digital Terrain Model (di bawah vegetasi/cover) + Digital Surface Model (top) + kontur 1-2 m. GeoTIFF + DWG. Untuk pit design + jalan haul + drainase.

Orthomosaic high-res

Visual-deck

Orthomosaic UAV resolusi 3-7 cm/pixel covering konsesi + pit + stockpile. GeoTIFF dengan georeferensi UTM. Untuk dokumen visual + presentasi.

Cut/fill map perubahan

Monitoring-input

Peta perubahan elevasi vs baseline atau previous month. Color-coded cut (merah) vs fill (biru) dengan tabel volume per zona. Untuk progress monitoring.

Reklamasi monitoring report

Compliance-Minerba

Peta area reklamasi + indikator cover crops (via NDVI dari multispektral kalau diorder) + kontur regrading + slope stability. Wajib Ditjen Minerba.

Audit folder + sertifikat

Audit-grade

Raw point cloud + log flight + sertifikat kalibrasi LiDAR + profil pilot + sertifikat operator DJI + GCP raw data + report archived. Untuk BPK + Itjen ESDM.

// Mini Case Study

Volumetric monitoring bulanan quarry galian C 320 ha di Karawang Selatan.

Perusahaan tambang galian C skala medium di Karawang Selatan (Tegalwaru/Pangkalan) memiliki IUP 320 ha dengan pit aktif 60 ha + 6 stockpile area aktif + 20 ha reklamasi progress. Brief Ambaja: kontrak retainer 18 bulan untuk volumetric stockpile + progress pit monitoring bulanan, plus initial baseline mapping seluruh konsesi 320 ha + reklamasi monitoring triwulanan untuk reporting Ditjen Minerba.

Strategi: Bulan 1 (initial baseline) — LiDAR drone YellowScan covering 320 ha (3 hari overflight + 7 hari processing), 8 GCP cor permanen di sepanjang area pit & stockpile. Bulan 2 onwards — monthly overflight (1 hari di lokasi) + processing 4-5 hari. Output bulanan: volumetric per stockpile + total inventory + variance vs bulan sebelumnya + cut/fill map pit progress. Triwulanan: report reklamasi tambahan dengan multispektral NDVI untuk cover crops.

// Project Stats

Pertambangan

Luas IUP320 ha (initial baseline)
Pit aktif60 ha (monthly monitoring)
Stockpile area6 stockpile aktif
Area reklamasi20 ha (triwulanan monitoring)
GCP permanen8 titik cor permanent
Density LiDAR~110 pts/m²
Akurasi volume stockpile3-4% (validated vs weighbridge data)
Kontrak retainer18 bulan (overflight bulanan)

Volumetric Ambaja vs weighbridge data sales: konsisten 2-5% selisih (acceptable untuk reporting). Audit BPK tahun ke-1: lulus tanpa temuan terkait volumetric reporting. Klien lanjut retainer tahun ke-2. Detail tambang & klien under NDA Ditjen Minerba standar.

// Pricing

Pricing transparan untuk tipe ini.

Tarif base disesuaikan tipe proyek. Operasional (mobilisasi luar Jabodetabek, kondisi lahan spesifik, density custom) menyesuaikan — quote spesifik via WhatsApp setelah review brief proyek.

STANDAR

Per overflight monitoring

Monthly volumetric stockpile + progress pit untuk tambang aktif.

  • · Mulai Rp 80-150 jt per overflight (tambang medium 500 ha)
  • · Mulai Rp 150-300 jt per overflight (tambang large 1.000+ ha)
  • · LiDAR drone + UAV + GCP measurement
  • · Volumetric report + cut/fill map
  • · Akurasi volume 2-5%
  • · Lead time 5-10 hari per overflight
Populer

BUNDLE

Bundle retainer tambang

Kontrak 12-24 bulan dengan dedicated team untuk monthly monitoring + triwulanan reklamasi + baseline initial. Paling dipakai tambang korporat.

  • · Initial baseline mapping konsesi
  • · Monthly volumetric stockpile + variance
  • · Monthly progress pit + cut/fill
  • · Triwulanan reklamasi monitoring
  • · Audit folder BPK / Itjen ESDM
  • · Dedicated drone pilot + GCP surveyor
  • · SLA response < 48 jam
  • · Diskon retainer 20-30% vs ad-hoc

OPERASIONAL

Operasional menyesuaikan

Komponen di luar tarif base — sangat bergantung lokasi tambang.

  • · Mobilisasi quarry/tambang dalam 11 kota coverage
  • · Akomodasi crew 2-7 hari per overflight
  • · ATC clearance drone (KKOP / area sensitif)
  • · Multispektral NDVI (reklamasi monitoring)
  • · Survey malam (tambang 24/7 hindari shift produksi)
  • · GCP density tinggi (10-15/100 ha presisi)
  • · Compliance khusus (Minerba/BPK requirement)
  • · Akses 4×4 untuk quarry terrain ekstrem

+ Invoice resmi e-Faktur Pajak (PPN inklusi/eksklusi) · Termin 50% DP + 50% setelah delivery final · Lihat harga lengkap ukur tanah →

// FAQ Pertambangan

Yang sering ditanya untuk pertambangan.

Akurasi volumetric stockpile Ambaja vs weighbridge data — berapa selisih tipikal?

Tipikal 2-5% selisih (validated di multiple proyek). Ambaja LiDAR-based volumetric vs weighbridge data sales: di proyek quarry galian C Karawang Selatan dengan 18 bulan data, selisih rata-rata 3,2% (range 1,8-5,1%). Penyebab selisih: (1) Stockpile shape irregular — surface scan dari atas tidak detect cavity/void di dalam stockpile. (2) Density variation material — Ambaja hitung volume geometrik, weighbridge hitung berat aktual. (3) Moisture content variation — material basah lebih berat dari kering. (4) Akumulasi error weighbridge sendiri — weighbridge calibration kurang akurat punya error 1-2%. Untuk audit BPK & reporting produksi, selisih 2-5% volumetric vs weighbridge dianggap acceptable industry standard. Ambaja prefer report volumetric sebagai cross-check independen ke weighbridge — bukan pengganti. Banyak tambang gunakan kedua data untuk dual verification.

Quarry kami di Karawang Selatan akses jalan berbatu — Ambaja bisa mobilisasi?

Bisa, sering. Tim Ambaja mobilisasi rutin ke quarry & tambang galian C di koridor Karawang Selatan, Bogor Selatan (Cigudeg, Jasinga, Sukajaya), Cikarang Timur, dan Tangerang Barat. Logistik tipikal: (1) Truk crew + alat dari gudang Jakarta/Bekasi/Karawang ke quarry (2-4 jam akses). (2) Switch ke kendaraan 4×4 dari titik akses terdekat ke pit kalau jalan tambang berbatu. (3) Crew + alat lengkap (drone + GPS Geodetic + perangkat backup + dual battery TB65). (4) Akomodasi di mess tambang atau penginapan lokal kalau overflight multi-hari. Cost operasional dalam 11 kota coverage tidak ada premium — pricing per overflight standar. Quote spesifik via WhatsApp dengan share lokasi quarry + estimasi luas + frekuensi monitoring.

Berapa pricing total untuk retainer 18 bulan quarry galian C 500 ha di Karawang Selatan (monthly volumetric + triwulanan reklamasi)?

Estimasi range untuk quarry 500 ha Karawang Selatan akses standar: Initial baseline mapping Rp 500-750 juta (500 ha × Rp 1-1,5 jt/ha). Monthly volumetric stockpile Rp 60-100 juta/overflight × 18 bulan = Rp 1,08-1,8 miliar. Triwulanan reklamasi Rp 50-80 juta × 6 = Rp 300-480 juta. Subtotal Rp 1,88-3,03 miliar untuk 18 bulan. Bundle retainer diskon 20-30%, jadi total final Rp 1,4-2,3 miliar untuk kontrak 18 bulan lengkap. Operasional (ATC clearance khusus KKOP, multispektral NDVI premium reklamasi, compliance audit BPK khusus, akses 4×4 untuk terrain ekstrem) menyesuaikan. Quote spesifik via WhatsApp dengan share dokumen IUP + KML konsesi + frekuensi monitoring target.

Apa standar audit folder Ambaja untuk reporting ke BPK & Itjen ESDM?

Audit folder Ambaja untuk tambang corporate sangat komprehensif. Standar minimum: (1) Raw point cloud LAS/LAZ per overflight (full density, immutable). (2) Log flight drone per overflight (tanggal, durasi, kondisi cuaca, pilot, hash file). (3) Sertifikat kalibrasi LiDAR per kuartal dari YellowScan authorized service Asia. (4) Sertifikat kalibrasi GPS Geodetic per kuartal dari Trimble authorized service. (5) Profil pilot drone + sertifikat operator DJI + sertifikat ISI surveyor in-charge. (6) GCP measurement raw data per overflight (immutable). (7) Report bulanan archived semua (Excel + PDF + version control). (8) Berita acara penyerahan per overflight tanda tangan PIC klien + supervisor Ambaja. (9) Tabel reconciliation volumetric vs weighbridge data (kalau tersedia dari klien) untuk validation chain. (10) Statement audit-grade tertulis dengan SOP yang dilakukan. Semua disusun rapi dalam folder elektronik + hardcopy ringkas untuk BPK/Itjen submission. Format compliance BPK / Itjen ESDM bisa adjusted sesuai requirement spesifik proyek (mis. tambang BUMN ada requirement audit folder berbeda dari swasta).

Bisa monitoring reklamasi dengan NDVI multispektral untuk verifikasi cover crops?

Bisa. NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) multispektral adalah tool standar industri untuk verifikasi cover crops di area reklamasi. Ambaja pakai DJI Phantom 4 Multispectral atau sensor multispectral add-on untuk Matrice 300 RTK. Output: NDVI map per area reklamasi dengan color gradient (merah = vegetasi sparse/bare soil, hijau = vegetasi dense healthy). Untuk reporting Ditjen Minerba reklamasi, NDVI dipakai sebagai bukti progress cover crops vs target (mis. target 60% coverage dalam 6 bulan, NDVI verifikasi aktual coverage). Kombinasi dengan LiDAR untuk verifikasi regrading kontur + slope stability + drainase reklamasi. Pricing tambahan NDVI: Rp 30-80 juta tergantung luas + frekuensi. Output: NDVI map + tabel coverage per area + variance vs target reklamasi. Sangat valuable untuk audit Minerba & dokumen ASR (Annual Sustainability Report) korporat.

Tambang kami 24/7 operasi — overflight drone harus koordinasi shift produksi?

Iya, sangat penting koordinasi. SOP Ambaja untuk tambang 24/7: (1) Pre-overflight meeting dengan HSE manager + production manager untuk konfirmasi jadwal optimal. (2) Overflight biasa di waktu shift change atau low-production window (mis. shift handover 06:00-08:00 atau 18:00-20:00) untuk minimasi disruption. (3) Notification ke shift supervisor 1 jam sebelum flight + selama flight (radio komunikasi). (4) Avoidance zones — drone tidak terbang di atas blast zone aktif (kalau ada peledakan) atau di atas haul truck route aktif. (5) Emergency landing protocol — drone bisa segera landing kalau ada situasi emergency di tambang. (6) Post-flight reporting ke HSE + production. Untuk tambang dengan operasi 24/7 padat, kami kadang rekomendasi overflight malam (LiDAR bisa kerja di malam karena tidak butuh natural light seperti photogrammetry) — lebih sedikit disruption ke produksi. Pricing premium overflight malam +15-25%.

Bisa survey untuk eksplorasi pre-IUP? Konsesi kami baru tahap exploration license.

Bisa. Skema survey exploration pre-IUP: (1) Topografi initial seluruh konsesi exploration (~200-2.000 ha typical) dengan LiDAR drone — output DTM presisi + kontur 1-2 m + identifikasi area drainase natural + akses jalan eksisting. (2) Boundary teknis konsesi exploration vs sertifikat — verifikasi luas + identifikasi overlap dengan kawasan hutan/tambang tetangga. (3) Vegetation cover assessment via UAV photogrammetry — untuk perencanaan land clearing & permit lingkungan. (4) Geological feature mapping (kalau ada konsultan geologi klien) — kami suplai DTM presisi untuk extraction lineament/struktur geologi via software GIS. Output dipakai konsultan mining engineer untuk: pit design preliminary, jalan haul layout, dump area location, drainase plan, dan dokumen IUP pre-permit. Pricing baseline exploration: Rp 1-1,5 jt/ha tergantung skala konsesi + kompleksitas terrain. Lead time 15-30 hari kerja untuk konsesi 500-1.000 ha.

Surveyor ISI · Multi-Alat Presisi

Order
Pertambangan.

Brief proyek 5 menit: lokasi, luas estimasi, tujuan. Tim balas dengan estimasi tarif, lead time, dan paket alat optimal dalam <30 menit jam kerja.

// Info Order

Tipe Proyek

Pertambangan

Segmen

B2B · Korporasi

Coverage

Jabodetabek + nasional (mobilisasi)

WhatsApp

+62 822 2055 5035

› Response < 30 menit jam kerja

WhatsApp