// Ukur Tanah · Perkebunan · LiDAR + UAV Estate
Jasa Ukur Tanah Perkebunan.
Pemetaan estate kelapa sawit, karet, kopi, dan perkebunan industri 100-5.000 hektar via LiDAR drone YellowScan + UAV photogrammetry. Output peta blok per umur tanam, tree counting AI-assisted, dan boundary teknis HGU untuk konsesi perkebunan. Surveyor berlisensi ISI.
Skala estate
100-5.000 ha
kebun rakyat hingga estate korporat
Density LiDAR
~100 pts/m²
penetrasi kanopi sawit/karet
Lead time
10-30 hari
per 500 ha lengkap (mapping + boundary)
// Data Points Unik Tipe Ini
~100 pts/m²
density LiDAR total estate sawit
~40 pts/m²
density DTM di bawah kanopi sawit medium
Rp 1 jt/ha
tarif LiDAR drone publish (min. 25 ha), belum termasuk PPN 11%
Rp 750rb/ha
tarif UAV photogrammetry (min. 10 ha)
5.000 ha
rekor estate single-mobilisasi Ambaja
// Tentang Tipe Proyek Ini
Workflow & deliverable disesuaikan tipe proyek.
Ukur tanah bukan one-size-fits-all — developer perumahan punya workflow berbeda dari sengketa batas atau monitoring tambang. Ambaja sesuaikan alat, density, deliverable, dan dokumentasi audit sesuai konteks proyek.
Pemetaan perkebunan industri (kelapa sawit, karet, kopi, kakao, tebu) punya skala yang sangat berbeda dari proyek lain — estate korporat tipikal 500-5.000 hektar dengan vegetasi kanopi rapat yang menutupi 60-90% permukaan tanah. Total Station konvensional praktis tidak mungkin diaplikasikan: 1 hektar bisa makan 8-12 jam kerja, jadi 1.000 ha = 8.000-12.000 jam kerja = sekitar 3-5 tahun untuk 1 squad. Karena itu workflow Ambaja untuk perkebunan dominan menggunakan LiDAR drone + UAV photogrammetry.
LiDAR drone YellowScan Mapper+ on DJI M300 RTK adalah workhorse Ambaja untuk perkebunan. Karakteristik teknis: hingga 240.000 tembakan per detik dan hingga 3 echo per tembakan (first, intermediate, last) yang memungkinkan ekstraksi DTM (Digital Terrain Model — permukaan tanah di bawah kanopi) terpisah dari DSM (Digital Surface Model — top kanopi). Untuk kebun sawit umur 5-15 tahun dengan kanopi medium-rapat, penetrasi LiDAR sampai DTM sangat reliable. Untuk kebun karet super rapat (umur 20+ tahun), penetrasi turun lebih jauh dibanding sawit 15-25 tahun (~20-30 pts/m² di DTM), sehingga area kritis perlu divalidasi dengan spot Total Station.
Output utama untuk klien estate: (1) Peta blok per umur tanam — pembagian estate per blok dengan attribute usia tanam, density pohon, dan jenis pohon. Penting untuk perencanaan replanting & produksi. (2) Tree counting AI-assisted — hitung total pohon via image recognition di orthomosaic UAV, diverifikasi dengan sampel lapangan. (3) Boundary teknis HGU — verifikasi luas konsesi vs sertifikat HGU, sering ada selisih signifikan di estate lama karena pengukuran kolonial/era awal kemerdekaan. (4) Topografi DTM untuk perencanaan jalan estate + drainase + saluran irigasi. (5) Kontur untuk perencanaan kontur tanam baru (terasering di lahan miring untuk sawit/kopi).
Akurasi LiDAR drone pasca-processing dengan GCP (Ground Control Point) yang baik: planimetri 5-8 cm, vertikal 5-10 cm. Untuk estate, akurasi ini lebih dari cukup — replanting plan, jalan estate, drainase tidak butuh presisi cm seperti gedung. Workflow GCP estate: pasang GCP ±1 per 10 ha (estate 500 ha ±50 titik; jumlah final ditetapkan saat site visit) sebagai control point, pengukuran GCP via GPS Geodetic Trimble R10 untuk akurasi 2-3 cm. Post-processing LiDAR di software TerraScan / LASTools / Global Mapper untuk classify ground vs vegetation vs building.
Boundary HGU adalah komponen sensitif di perkebunan — HGU (Hak Guna Usaha) untuk konsesi perkebunan punya batas resmi yang dipakai dalam laporan internal, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan auditor BPK. Ambaja sediakan boundary teknis presisi untuk verifikasi luas HGU + identifikasi area enclave (lahan masyarakat di dalam HGU yang tidak masuk konsesi) + identifikasi area overlap dengan kawasan hutan/HTI tetangga. Output: peta HGU teknis + tabel komparatif vs sertifikat HGU + rekomendasi tindak lanjut (bila selisihnya signifikan: pengukuran ulang resmi oleh Kantor Pertanahan/KJSB sebagai dasar koreksi sertifikat HGU — di luar layanan Ambaja).
Untuk estate yang akan ekspansi atau replanting, kami sediakan paket comprehensive: topografi DTM (untuk perencanaan jalan & drainase baru) + tree counting (untuk valuasi pohon eksisting yang akan ditebang/dipertahankan) + soil sampling location (untuk konsultan agronomi yang akan tentukan pemupukan replanting). Sample location ditentukan grid 200-500 m, surveyor stake-out posisi sample untuk tim agronomi.
// Spec Alat & Metode
Alat presisi yang dipakai untuk tipe ini.
Kombinasi alat dipilih sesuai skala lahan, vegetasi, dan akurasi yang dibutuhkan. Alat ukur utama (Total Station dan GPS) dikalibrasi minimal setahun sekali di service center resmi dan dicek internal per kuartal.
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| LiDAR drone | YellowScan Mapper+ on DJI M300 RTK — hingga 240.000 tembakan/detik, hingga 3 echo |
| UAV photogrammetry | DJI Phantom 4 RTK / Matrice 300 RTK — orthomosaic high-res |
| GPS Geodetic | Trimble R10 — GCP control, akurasi 2-3 cm pasca-PP |
| Density LiDAR | ~100 pts/m² total; ~30-50 pts/m² di DTM (estate sawit medium) |
| Akurasi pasca-GCP | 5-8 cm planimetri, 5-10 cm vertikal |
| GCP density | ±1 GCP per 10 ha (estate 500 ha ±50 titik), dihitung terpisah per titik |
| Software processing | TerraScan / LASTools / Global Mapper / Pix4D Mapper |
| AI tree counting | Image recognition di orthomosaic UAV + verifikasi sampel lapangan |
// Use Cases
Kapan butuh jasa ukur tanah untuk perkebunan?
Use case yang paling sering dipesan klien Ambaja untuk tipe proyek ini. Setiap use case punya workflow + alat + deliverable yang spesifik.
Mapping Estate Korporat
Estate sawit/karet 500-5.000 ha untuk perusahaan perkebunan. LiDAR + UAV + boundary HGU + tree counting AI.
Verifikasi Luas HGU
Luas konsesi HGU lama (era 70-90an) bisa berbeda dari kondisi aktual. Ambaja sediakan boundary teknis presisi untuk dokumen audit korporat.
Peta Blok Per Umur Tanam
Pembagian estate per blok dengan usia tanam, density pohon, varietas. Untuk perencanaan replanting & produksi tahunan.
Topografi Estate untuk Jalan
DTM estate untuk perencanaan jalan kebun, drainase, terasering di lahan miring. Density tinggi presisi.
Tree Counting AI-Assisted
Hitung total pohon per blok via image recognition di orthomosaic UAV, diverifikasi sampel lapangan.
Identifikasi Enclave & Overlap
Identifikasi lahan masyarakat (enclave) di dalam HGU + area overlap dengan kawasan hutan/HTI tetangga. Dokumen kompliance.
// Workflow
Dari brief sampai delivery.
SOP standar Ambaja untuk tipe proyek ini. Setiap tahap ada checkpoint dengan PIC klien supaya tidak ada surprise di delivery final.
- 01
Brief estate + share dokumen HGU
Estate manager share sertifikat HGU + KML batas konsesi + tujuan survey (mapping replanting / valuasi pohon / boundary audit). Tim balas estimasi pricing + lead time + paket alat optimal.
- 02
Site visit awal + rencana GCP
Surveyor senior visit estate, koordinasi dengan estate manager + kepala kebun, identifikasi akses & landing zone drone, dan rencana sebaran GCP (±1 per 10 ha, di titik terbuka seperti jalan kebun). Quotation final menyusul 1-2 hari kerja setelah kunjungan; GCP cor mini permanen baru dipasang & diukur GPS setelah SPK.
- 03
SPK + DP + mobilisasi tim drone
Tim 2 drone pilot + 2 GCP surveyor + 1 ground supervisor + alat lengkap. Koordinasi safety + akses + persetujuan terbang Ditjen Perhubungan Udara dengan koordinasi AirNav Indonesia (jika di KKOP/ruang udara terkontrol atau area sensitif; diajukan paling lambat 14 hari kerja sebelum terbang).
- 04
LiDAR + UAV flight + GCP measurement
LiDAR drone 5-10 hari per 500 ha (cakupan 50-100 ha/hari). UAV orthomosaic 5-10 hari per 500 ha (50-100 ha/hari). GCP measurement paralel dengan drone flight. Foto dokumentasi + log harian flight.
- 05
Processing point cloud + tree counting AI
LiDAR → TerraScan classify ground/vegetation → DTM + DSM + kontur. UAV → orthomosaic + AI tree counting per blok. Boundary RTK → peta HGU vs sertifikat. QA 5-10 hari per 500 ha.
- 06
Delivery + handover GIS
Final: peta blok DWG + shapefile (.shp), DTM GeoTIFF, orthomosaic GeoTIFF, point cloud LAS/LAZ, tree counting Excel + heatmap, boundary HGU PDF + DWG, audit folder. Briefing handover ke GIS tim klien atau konsultan agronomi.
// Deliverables
Yang Anda terima di akhir proyek.
Output spesifik untuk tipe proyek perkebunan. Deliverable diserahkan via Google Drive / WeTransfer + hardcopy opsional.
Peta blok estate per umur tanam
GIS-readyShapefile (.shp) + DWG + PDF dengan blok per umur tanam, varietas, density pohon. Siap import GIS klien (ArcGIS, QGIS) atau ERP estate.
Boundary HGU teknis
Audit-HGUPeta HGU verifikasi + tabel komparatif aktual vs sertifikat + identifikasi enclave & overlap. Dokumen audit korporat + input untuk pengukuran ulang resmi oleh Kantor Pertanahan/KJSB bila perlu koreksi sertifikat (di luar layanan Ambaja).
DTM + DSM + kontur estate
Engineering-inputDigital Terrain Model (di bawah kanopi) + Digital Surface Model (top kanopi) + kontur 1 m. GeoTIFF + DWG. Untuk perencanaan jalan & drainase estate.
Orthomosaic high-res
Visual-deckOrthomosaic UAV resolusi 5-10 cm/pixel covering full estate. GeoTIFF dengan datum SRGI2013/WGS84, proyeksi UTM Zona 48S (Jabodetabek–Karawang–Cikarang; zona lain sesuai lokasi). Untuk dokumen visual + presentasi BoD.
Tree counting AI report
Valuasi-inputExcel + heatmap PDF dengan total pohon per blok + density distribution + missing/dead tree spots. Diverifikasi dengan sampel lapangan.
Audit folder + laporan bertanda tangan Kepala Surveyor ISI
Audit-gradeRaw point cloud LAS/LAZ + log flight drone + sertifikat kalibrasi LiDAR + profil surveyor + nomor ISI + berita acara. Dokumen audit untuk BoD + BPK + bank.
// Mini Case Study
Estate karet & mixed-crop 280 ha di Kabupaten Bogor (Cariu).
Perusahaan perkebunan skala menengah memiliki estate karet & mixed-crop 280 ha di Kabupaten Bogor (kecamatan Cariu/Jonggol), akan replanting fase 1 (~70 ha tanaman tua 28-30 tahun). Brief Ambaja: mapping ulang estate full (verifikasi luas HGU + peta blok per umur tanam + DTM untuk jalan replanting) + tree counting fase 1 untuk valuasi pohon yang akan ditebang. Estate punya 3 enclave masyarakat (~8 ha) yang harus diidentifikasi presisi untuk dokumen kompliance perusahaan.
Strategi: 3 hari LiDAR drone YellowScan covering 280 ha (penetrasi kanopi 5-15 tahun cukup baik, density DTM ~40 pts/m²), 1 hari UAV Phantom 4 RTK untuk orthomosaic high-res, 1 hari GCP measurement dengan 12 GCP terdistribusi merata, 1 hari boundary RTK untuk perimeter HGU + 3 enclave. Processing 7 hari: classify point cloud + generate DTM/DSM + tree counting AI (~38.000 pohon hidup hasil hitungan, vs 43.000 estimasi manual estate manager — selisih 5.000 pohon = potensi over-valuasi).
// Project Stats
Perkebunan
Tree counting AI Ambaja mengoreksi estimasi manual estate yang over-valuasi pohon — significant impact untuk valuasi aset perusahaan. Klien lanjut kontrak retainer untuk mapping fase 2 (replanting blok 70 ha lain di tahun ke-2). Detail klien & lokasi spesifik under NDA.
// Pricing
Pricing transparan untuk tipe ini.
Tarif dasar mengikuti tarif publish Ambaja (sama untuk semua tipe proyek). Operasional (mobilisasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang, kondisi lahan spesifik, density custom) menyesuaikan — estimasi awal via WhatsApp setelah review brief proyek; quotation final untuk ukur batas, lahan ≥1 ha, LiDAR, dan sondir menyusul 1–2 hari kerja setelah recce lapangan.
STANDAR
Per hektar mapping LiDAR
LiDAR drone per hektar; GCP dihitung terpisah per titik, orthomosaic UAV opsional (quote).
- · LiDAR mulai Rp 1 jt/ha (min. 25 ha)
- · Orthomosaic UAV opsional (quote)
- · DTM + DSM + kontur 1 m
- · GCP ±1 per 10 ha (dihitung terpisah per titik)
- · Akurasi 5-8 cm planimetri, 5-10 cm vertikal (dengan GCP)
- · Lead time 10-20 hari per 500 ha
KOMBINASI LAYANAN
Kombinasi estate korporat
LiDAR + UAV + boundary HGU + tree counting AI + peta blok. Paling dipakai perusahaan perkebunan menengah-besar.
- · Mapping LiDAR + UAV estate full
- · Boundary HGU + identifikasi enclave
- · Peta blok per umur tanam (shapefile)
- · Tree counting berbantuan AI + sampel lapangan
- · DTM + kontur 1 m sebagai input perencanaan jalan kebun & drainase
- · Audit folder BoD/BPK lengkap
- · Retainer tahunan opsional
- · Satu quotation & SPK tanpa diskon bundel — LiDAR/UAV sesuai tarif publish; boundary HGU, tree counting & peta blok di-quote
OPERASIONAL
Operasional menyesuaikan
Komponen di luar tarif base hektar.
- · Mobilisasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang
- · Akomodasi crew lokasi akses sulit dalam coverage
- · Persetujuan terbang drone (KKOP / area sensitif)
- · GCP tambahan di atas ±1 per 10 ha (area kritis/kanopi rapat)
- · Stake-out sample agronomi
- · Pengukuran ulang resmi HGU oleh Kantor Pertanahan/KJSB (dasar koreksi sertifikat; di luar layanan Ambaja)
- · Retainer monitoring tahunan
+ Invoice resmi e-Faktur Pajak (harga belum termasuk PPN 11%) · Termin DP 50% + pelunasan 50% sebelum kick-off survei (default Syarat & Ketentuan; termin lain bila disepakati di SPK) · Lihat harga lengkap ukur tanah →
Yang sering ditanya untuk perkebunan.
// Service Terkait
Lengkapi paket survey.
Harga di kartu adalah tarif publish awal, belum termasuk PPN 11%; minimum order dan batas luas tiap layanan tetap berlaku (mis. ukur batas di atas 1 ha di-quote per proyek).
LiDAR Drone
Pemetaan lahan bervegetasi rapat mulai 25 ha dengan LiDAR (Light Detection and Ranging) dari drone — penetrasi kanopi, density 100+ titik/m².
Mulai Rp 1jt/hektar
Pemetaan Drone
Pemetaan udara dengan drone RTK untuk lahan 10-100 ha — orthomosaic resolusi tinggi + DSM/DTM.
Mulai Rp 500rb/hektar
GIS Mapping
Geographic Information System (GIS) — pemetaan tematik, analisis spatial, dan database geospasial.
Quote per project
Boundary
Pengukuran batas tanah & pemecahan kavling teknis — output peta batas + koordinat UTM untuk referensi internal pemilik & dokumen pendukung notaris.
Mulai Rp 500/m²
Order
Perkebunan.
Brief proyek 5 menit: lokasi, luas estimasi, tujuan. Tim balas dengan estimasi tarif, lead time, dan paket alat optimal dalam <30 menit jam kerja.
// Info Order
Tipe Proyek
Perkebunan
Segmen
B2B · Korporasi
Coverage
Jabodetabek + Karawang + Cikarang (luar area: mobilisasi via quote)
+62 822 2055 5035
› Response < 30 menit jam kerja