// Total Station · Topcon GT-1000 / Leica TS16 · Akurasi ±2 mm
Sewa & Operator Total Station.
Pengukuran detail boundary, stake-out bangunan, dan kontrol vertikal proyek. Akurasi ±2mm + 2ppm. Brand Topcon GT-1000 / GM-50, Leica TS16 / TS07. Deliverable: Koordinat XYZ, peta topografi 1:500, stake-out points. Dikerjakan tim surveyor di bawah supervisi Kepala Surveyor terdaftar di ISI (Ikatan Surveyor Indonesia).
Akurasi
±2mm + 2ppm
spec brosur
Range / Coverage
200-1.500 m
jangkauan efektif
Rate Akuisisi
Topografi 300-600 titik/hari · stake-out ±40-80 titik/hari
produktivitas standar
±2mm + 2ppm
Akurasi spec brosur
ISI
Kepala Surveyor terdaftar
Stake-out
Best for use case
Jabodetabek
+ Karawang/Cikarang/Nasional
// Tentang Total Station
Instrumen teknis Ambaja.
Total Station adalah workhorse paling fundamental di survey lahan modern: instrumen kombinasi theodolite digital (ukur sudut horizontal & vertikal) + EDM (Electronic Distance Meter) yang menembakkan laser ke reflektor prisma untuk mengukur jarak — hasil akhirnya koordinat XYZ presisi milimeter. Ambaja mengoperasikan Topcon GT-1000 series (robotik 1-arc-second) dan Leica TS16 (robotik dengan ATR auto-target) sebagai armada utama untuk proyek stake-out kolom, kontrol vertikal high-rise, dan topografi presisi kawasan industri.
Bedanya dengan alat ukur tanah lain: Total Station memberi presisi tertinggi di antara semua metode survey terestrial konvensional — closure error <1:10.000 dapat dicapai di traverse loop tertutup, sementara GPS RTK dan drone photogrammetry dinilai dari akurasi absolut per titik (RTK ±1-3 cm, fotogrametri 3-5 cm), bukan rasio closure. Trade-off-nya: range terbatas line-of-sight (LOS) ke reflektor — typical 200-300 m per setup untuk kerja presisi, walaupun jangkauan pabrikan ke prisma mencapai 3.500-5.000 m — sehingga butuh banyak setup pindah-pindah di lahan luas. Untuk lahan >10 ha biasanya kami combo dengan GPS RTK supaya tidak boros waktu.
Ambaja standardize 2 brand: Topcon (varian GT-1000 robotik yang dioperasikan dari rover + GM-50 konvensional dengan operator di instrumen) dan Leica (TS16 robotik dengan PowerSearch + TS07 untuk proyek standar). Semua unit dikalibrasi minimal setahun sekali di service center resmi pabrikan dan dicek internal setiap kuartal (sertifikat dapat diaudit), dilengkapi reflektor Leica GPR1 (akurasi centering 1 mm) / prisma 360° Topcon ATP1 (akurasi 3 mm), dan tripod kayu heavy-duty Leica GST20 untuk minimize getaran setup. Untuk proyek high-rise (>20 lantai), kami pakai mode robotik dengan remote controller — surveyor di lantai atas mengoperasikan instrumen dari jarak jauh, akurasi kontrol vertikal terjaga.
Use case dominan klien Ambaja sejak 2019: (1) stake-out as-kolom & pondasi gedung 5-50 lantai di Jakarta, (2) kontrol vertikal struktur (verticality check) untuk high-rise > 20 lantai, (3) topografi presisi kawasan industri 5-20 ha (density 1 titik / 10-25 m², lebih rapat di lereng curam), (4) monitoring deformasi gedung & bendungan (periodik bulanan), (5) survey batas teknis (akurasi deliverable 5-10 cm) sebagai data teknis pendukung non-kadastral untuk sengketa lahan, dan (6) setting out infrastruktur (jalan tol, jembatan, jalur kereta). Setiap proyek dikerjakan surveyor senior + 1-2 asisten di bawah supervisi Kepala Surveyor terdaftar ISI yang menandatangani laporan, dilengkapi dokumen log raw data dan sertifikat kalibrasi alat.
// Spec Teknis Detail
Spec teknis Total Station.
Spec lengkap brand & model Ambaja, akurasi lapangan, range operasi, dan software processing yang dipakai. Total Station, GPS, LiDAR, dan 3D scanner dikalibrasi atau di-healthcheck minimal setahun sekali di service center resmi pabrikan — sertifikat dapat diaudit; drone dikalibrasi IMU/kompas sebelum tiap mobilisasi.
| Parameter | Detail / Value |
|---|---|
| Brand & seri primer | Topcon GT-1000 / Leica TS16 (robotik), Topcon GM-50 / Leica TS07 (konvensional) |
| Akurasi sudut | 1" arc-second (GT-1000 / TS16); 2" (GM-50 / TS07) |
| Akurasi jarak (ke prisma) | ±(1 mm + 2 ppm) — GT-1000; ±(1 mm + 1.5 ppm) — TS16 |
| Akurasi jarak (reflectorless) | ±(2 mm + 2 ppm) — GT-1000 pada 0,3–200 m; TS16 sampai 500 m (di atas 500 m ±(4 mm + 2 ppm)) |
| Range pengukuran ke prisma | Sampai 5.000 m (GT-1000), 3.500 m (TS16, prisma GPR1) |
| Range reflectorless | Sampai 1.000 m (GT-1000), 1.000 m (TS16) |
| Closure error traverse | <1:10.000 (untuk loop tertutup standar) |
| Rate akuisisi | 300-600 titik per hari (crew 1 senior + 2 asisten) |
| Auto-target & search | Leica ATR Plus / Topcon UltraTrac (lock prisma <1 detik @ 300 m) |
| Operasional mode | Manual + Robotik (dioperasikan dari rover dengan remote; tim 1 senior + 1 asisten) |
| Datum & sistem koordinat | SRGI2013/WGS84, UTM Zona 48S; tinggi ortometrik geoid INAGEOID2020; datum lokal sesuai request |
| Software processing | Trimble Business Center, Leica Infinity, Topcon MAGNET Office |
Kalibrasi & QA
Total Station dan GPS dikalibrasi minimal setahun sekali di service center resmi pabrikan dan dicek internal per kuartal; LiDAR dan 3D scanner menjalani healthcheck tahunan di service resmi pabrikan, drone dikalibrasi IMU/kompas sebelum tiap mobilisasi. Sertifikat kalibrasi tersedia untuk diaudit. Pre-mobilization test wajib sebelum mobilisasi ke setiap proyek baru.
Surveyor ISI & Operator Terlatih
Laporan ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar di ISI (Ikatan Surveyor Indonesia). Operator alat (Topcon GT-1000 / GM-50) menjalani training internal platform, dengan log pengalaman proyek minimal 5 tahun.
Backup & Redundancy
Untuk proyek high-stakes, Ambaja sediakan backup alat on-site dan crew cadangan supaya minimal down-time jika primary alat trouble. Standar untuk proyek BUMN / time-critical.
// Use Case
Kapan butuh Total Station?
Pengukuran detail boundary, stake-out bangunan, dan kontrol vertikal proyek. Berikut use case paling sering dipesan klien Ambaja — masing-masing punya konfigurasi alat, density target, dan output deliverable spesifik.
Stake-out Bangunan & Pondasi
Pematokan as kolom, pondasi bored pile, dan tie-beam dari gambar struktur AutoCAD. Akurasi sub-cm untuk minimize rework di tahap struktur. Standar high-rise: 1 setup per zona kerja, robotik mode untuk efisiensi.
› Wajib konstruksi
Kontrol Vertikal High-Rise
Verticality check setiap lantai untuk gedung >20 lantai. Total Station diset di basement / lantai dasar, sighting ke target reflektor di tiap lantai. Toleransi industri: ±1/1000 tinggi gedung.
› High-rise critical
Topografi Presisi Industri
Kawasan industri 5-20 ha dengan density 1 titik / 10-25 m² (lebih rapat di lereng curam) untuk desain cut/fill akurat ±2%; pada kerapatan ini produktivitas Total Station ±0,3–1,5 ha/hari per crew (topografi kerapatan standar ±1–2 ha/hari). Output langsung input ke Civil 3D corridor untuk desain jalan kawasan & utilitas.
› Industrial
Setting Out Infrastruktur
Jalan tol, jembatan, jalur kereta, & saluran irigasi. Stake-out as-jalan per stasiun, control point pier jembatan, dan kontrol cut/fill cross section. Mode robotik mempercepat pematokan dibanding konvensional.
› Infrastruktur
Monitoring Deformasi
Pengukuran periodik (bulanan/kuartalan) untuk gedung tinggi, bendungan, lereng, dan pier jembatan — deteksi pergerakan orde milimeter. Output: report comparative deformation per epoch dengan grafik trend.
› Periodic monitoring
Boundary Detail Presisi
Survey batas tanah teknis untuk titik patok di area tertutup vegetasi/bangunan (tie-in ke titik GPS Geodetic) untuk sengketa lahan, due diligence pre-akuisisi, atau dokumentasi internal — sebagai referensi teknis pemilik.
› Data teknis pendukung
// Workflow Operasional
Dari brief sampai delivery.
SOP standar Ambaja untuk operasi Total Station: 6 tahap dengan checkpoint PIC klien di setiap milestone. Tidak ada surprise di delivery final.
- 01
Konsultasi & brief teknis
Klien share gambar AutoCAD / koordinat target / titik kontrol existing (BM referensi BIG / patok klien / benchmark proyek). Tim Ambaja review feasibility: density target, jumlah setup yang dibutuhkan, mode (manual vs robotik), dan estimasi mandays. Estimasi teknis dalam <30 menit pada jam layanan chat via WhatsApp.
- 02
Recce & titik kontrol
H+1 surveyor recce ke lokasi (wajib untuk lahan ≥1 ha atau survey batas): cek akses, BM existing, dan titik ikat ke jaring kontrol BIG/InaCORS; quotation final menyusul setelah kunjungan. BM baru (dicor beton + plat besi) dipasang setelah SPK di awal pengukuran, dan closure antar BM <1:10.000 dicek sebelum pengukuran detail.
- 03
SPK + mobilisasi alat
Setelah klien approve quote, tanda tangan SPK + DP 50%. Mobilisasi: Total Station Topcon GT-1000 / Leica TS16 (sesuai mode robotik/manual), 2 reflektor prisma + tripod, 1 senior surveyor + 1-2 asisten + radio communicator (jika robotik mode jarak jauh).
- 04
Akuisisi lapangan
Pengukuran tergantung use case: stake-out (input koordinat target dari CAD → mark di lapangan), topografi (akuisisi titik detail sesuai density), kontrol vertikal (sighting ke target reflektor per lantai), atau monitoring (re-occupation titik kontrol). Topografi detail umumnya 300-600 titik/hari; stake-out/setting out ±40-80 titik/hari per crew karena tiap titik dipatok dan dicek ulang.
- 05
Post-processing & QA
Raw data download ke laptop on-site (kartu SD / USB / Bluetooth). Processing di Topcon MAGNET Office / Leica Infinity / Trimble Business Center: traverse adjustment, closure cek, reduksi koordinat. QA internal: validasi closure error, cross-check ke BM independen, log raw data preserved.
- 06
Delivery output multi-format
Output: koordinat XYZ format CSV/TXT (raw + adjusted), peta topografi CAD DWG/DXF (untuk topografi), stake-out report PDF + foto dokumentasi tiap titik (untuk stake-out), atau deformation report comparative (untuk monitoring). Pelunasan setelah delivery final hanya bila disepakati di SPK (default Syarat & Ketentuan: pelunasan 50% sebelum kick-off survei).
// Output & Deliverable
Yang Anda terima.
Semua deliverable diserahkan via Google Drive (link aktif minimal 6 bulan); file besar bisa via WeTransfer atau SSD shipped (>50 GB). Raw data tersedia on-request untuk audit independen pihak ketiga.
Koordinat CSV/TXT
UniversalFile CSV format standar (Point Number, Easting, Northing, Elevation, Description) — siap import ke Civil 3D, MAGNET, Infinity, atau software lain. Raw data + adjusted data dishare terpisah supaya bisa diaudit.
Peta CAD DWG + DXF
CAD-readyUntuk topografi: file AutoCAD 2018-2024 dengan layer terstruktur (kontur mayor/minor, situasi, BM, legenda). Untuk stake-out: peta gabungan as-design vs hasil pematokan (as-staked) dengan deviation report; as-built drawing adalah layanan terpisah.
Stake-out Report PDF
Submit-readyLaporan PDF lengkap per zona: koordinat target vs actual, deviasi (∆X, ∆Y, ∆Z), foto dokumentasi tiap titik dengan GPS coordinate tag, dan tanda tangan Kepala Surveyor terdaftar ISI. Submit-ready untuk konsultan pengawas.
Deformation Report
Periodic monitoringUntuk monitoring: report comparative per epoch (bulanan/kuartalan), grafik trend pergerakan tiap titik kontrol, peta vector deformation, dan rekomendasi engineering jika ada anomali signifikan.
Raw Job File
Audit-gradeFile native Topcon (.gts / .mjf) atau Leica (.gsi / .dbx) — diserahkan on-request untuk klien yang punya tim survey internal & ingin re-process independen. Data mentah diserahkan apa adanya, tanpa diedit.
Sertifikat Kalibrasi
ComplianceSertifikat kalibrasi alat yang masih berlaku dari service center resmi pabrikan + profil surveyor + nomor ISI + log harian aktivitas. Standar dokumentasi untuk klien BUMN/perbankan/audit corporate.
// Mini Case Study
Stake-out High-Rise 42 Lantai · Jakarta Selatan.
Klien: kontraktor BUMN konstruksi high-rise di koridor TB Simatupang, gedung kantor mixed-use 42 lantai dengan luas tipikal pelat 1.450 m² per lantai. Brief utama: stake-out as-kolom + control point vertikal per 3 lantai dengan toleransi planimetri ±5 mm dan vertikal ±1/1000 tinggi (target ±15 cm di puncak 168 m).
Tantangan: line-of-sight antar lantai terbatas (banyak shaft & dinding shear wall), kondisi cuaca panas siang hari yang menyebabkan refraction udara, dan timeline pengukuran kontrol terjepit di sela jadwal pengecoran. Solusi: Topcon GT-1000 robotik dengan remote sehingga 1 senior surveyor di lantai basement + 1 asisten di lantai yang diukur cukup koordinasi via radio. Pengukuran kontrol vertikal dilakukan subuh (04:00-06:00) untuk minimize refraction udara — closure error tercapai ±8 mm di puncak 168 m, well within toleransi.
// Project Stats
Total Station · Project Stats
Klien repeat order untuk gedung kedua 38 lantai di proyek yang sama (6 bulan kemudian). Detail proyek disamarkan; nama proyek & koordinat tersedia under NDA via WhatsApp.
// Harga Sewa & Operator
Pricing transparan.
Tarif dasar UAV & LiDAR ditampilkan publik; Total Station, GNSS, dan scan 3D dihitung per proyek. Komponen operasional (mobilisasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang, kondisi lahan spesifik, dokumen audit-grade) menyesuaikan — quote spesifik per project via WhatsApp setelah review brief teknis.
STANDAR
Per mandays quote per proyek
Total Station konvensional (Topcon GM-50 / Leica TS07) + 1 senior surveyor + 1 asisten untuk proyek standar Jabodetabek.
- · Alat konvensional (2" sudut)
- · 1 senior + 1 asisten
- · Akurasi stake-out ±5 mm · topografi 2-5 cm
- · Topografi atau stake-out standar
- · Output CSV + CAD DWG
- · Laporan ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI
ROBOTIK
Per mandays quote per proyek
Total Station robotik (Topcon GT-1000 / Leica TS16) — senior surveyor mengoperasikan alat dari rover, lebih cepat untuk stake-out high-rise & infrastruktur dengan banyak titik.
- · Alat robotik (1" sudut + ATR)
- · 1 senior + 1 asisten remote
- · Akurasi 2-5 mm planimetri
- · Stake-out high-rise / banyak titik
- · Output multi-format + raw job
- · Sertifikat kalibrasi included
OPERASIONAL
Menyesuaikan per project
Komponen di luar mandays standar — dihitung terpisah sesuai kondisi lokasi & kompleksitas.
- · Mobilisasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang
- · Akomodasi crew di lokasi remote
- · Dokumentasi audit-grade BUMN
- · Gabungan layanan dalam satu SPK (tarif tiap layanan tetap)
- · Monitoring periodik (kontrak retainer)
- · Mode kerja malam / shift extra
+ Invoice resmi e-Faktur Pajak (harga belum termasuk PPN 11%) · Termin DP 50% + pelunasan 50% sebelum kick-off survei (default Syarat & Ketentuan; termin lain bila disepakati di SPK) · Lihat harga lengkap ukur tanah →
Yang sering ditanya soal Total Station.
// Comparison vs Alat Lain
Total Station vs alat lain.
Pilihan alat optimal tergantung use case — luas lahan, vegetasi, target akurasi, dan timeline. Berikut perbandingan singkat Total Station vs alat ukur tanah Ambaja lainnya.
vs GPS RTK Geodetic
Total Station: presisi sub-cm + butuh LOS (terestrial). GPS RTK: ±2-3 cm + jangkauan 10-20 km dari base + tanpa LOS. Combo keduanya optimal untuk lahan luas dengan area presisi tinggi.
vs Drone UAV RTK
Total Station: akurasi sub-cm terestrial, lambat untuk area luas. Drone: 3-5 cm dengan titik kontrol, jauh lebih cepat untuk cakupan area luas. Pakai drone untuk pemetaan awal, Total Station untuk titik kontrol & detail presisi.
vs Scan 3D BIM
Total Station: koordinat titik diskrit (tiap titik diaim manual). Scan 3D: point cloud dense (jutaan titik otomatis). Pakai Total Station untuk stake-out & titik kontrol, Scan 3D untuk dokumentasi as-built lengkap.
// Alat Survey Lainnya
Lihat 4 alat lainnya.
GPS RTK Geodetic
Survey area luas, pemasangan benchmark, dan koreksi koordinat drone RTK.
Akurasi ±8mm + 1ppm (horizontal RTK fixed)
Drone UAV RTK
Pemetaan lahan mulai 10 hektar, progress monitoring konstruksi, volumetric.
Akurasi ±3-5 cm (dengan titik kontrol) · GSD 2.74 cm/px @ 100m
LiDAR YellowScan
Pemetaan area berkanopi rapat (hutan, perkebunan), tambang, koridor.
Akurasi 5-10 cm vertikal dengan GCP (spek pabrikan Voyager 1 cm) · density 100-200 titik/m²
Scan 3D BIM
Dokumentasi heritage, fitout interior, retrofit pabrik, BIM kontraktor MEP.
Akurasi ±2-4mm @ 10m · point cloud dense 1M+ titik/setup
Sewa
Total Station.
Brief proyek 5 menit: koordinat lokasi, luas / scope, target akurasi. Tim balas dengan estimasi tarif, lead time, dan konfigurasi alat optimal dalam <30 menit jam kerja. Konsultasi gratis untuk pilih method optimal (Total Station vs alat alternatif).
// Info Order Total Station
Brand & Model
Topcon GT-1000 / GM-50
Akurasi
±2mm + 2ppm
Coverage Area
Jabodetabek + Karawang & Cikarang + Nasional
+62 822 2055 5035
› Response < 30 menit jam kerja
← Hub alat ukur tanah: 5 instrumen presisi Ambaja
Lihat Semua Alat