Lompat ke konten
Ambaja.
Harga Publish 2026

Harga Ukur Tanah Per M² — Mulai Rp 250

Tarif base survey topografi standar Jabodetabek: Total Station Topcon/Leica + GPS RTK Geodetic, kontur 0.5m, akurasi 2-5 cm. Dipimpin surveyor berlisensi & terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI). Operasional (mobilisasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang, hardcopy tambahan) menyesuaikan scope. Semua harga belum termasuk PPN 11%.

Harga Base
Rp 250/m²
Akurasi
2-5 cm
Kontur
0.5m
Lisensi
ISI
Tarif Publish — Bisa Negosiasi

Detail Biaya Per M² Survey Topografi Jabodetabek

Ambaja menerbitkan tarif base Rp 250 per meter persegi untuk jasa survey topografi standar di Jabodetabek mulai lahan 5.000 m²; lahan di bawah 5.000 m² memakai minimum biaya proyek Rp 1,5 juta. Tarif ini adalah guide negosiasi — angka final menyesuaikan luas lahan, kompleksitas medan, kepadatan vegetasi, interval kontur target, dan akurasi yang diminta.

Sweet spot ekonomis Ambaja ada di range 5.000 m² hingga 5 hektar — di bawah itu berlaku minimum biaya proyek karena beban mobilisasi tetap (tim + alat); mulai 10 hektar UAV pemetaan (Rp 500rb/hektar, lahan terbuka), dan LiDAR drone (Rp 1jt/hektar, GCP terpisah) untuk lahan bervegetasi mulai 25 hektar, bisa lebih cost-effective. Diskusi di WhatsApp untuk pilih metode paling pas dengan scope proyek Anda.

Berbeda dengan vendor yang publish flat rate tanpa konteks, kami publish tier per range luas (lihat tabel di bawah) sehingga developer, kontraktor, dan owner bisa estimate budget sebelum kontak sales. Transparansi pricing = trust signal pertama Ambaja.

Mulai Dari

Rp 250/ m²

Topografi standard Jabodetabek. Minimum Rp 1,5 juta untuk lahan di bawah 5.000 m². Operasional luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang & PPN 11% terpisah.

Akurasi2-5 cm
Density Titik1 / 5-10 m²
Interval Kontur0.5m / 1m
Lead Time 1 ha4-5 hari kerja
Diskusi Quote di WA+62 822 2055 5035 — chat via WhatsApp, membuka tab baru
Tabel Harga Per Range Luas

Berapa Tarif Topografi Berdasarkan Luas Lahan?

Tarif efektif per m² berbeda tergantung luas total. Berikut breakdown publish Ambaja sebagai estimasi awal — angka final ada di quotation tertulis: same-day s/d H+1 untuk lahan di bawah 1 ha, setelah site visit & verifikasi medan untuk lahan ≥1 ha. Semua tarif di tabel belum termasuk PPN 11%; GCP untuk LiDAR drone dihitung terpisah.

Range Luas
Tarif Indikatif
Catatan
  • < 5.000 m² (termasuk kavling < 500 m²)
    Minimum Rp 1,5 juta / proyek
    Mobilisasi tim & alat tetap, jadi lahan kecil memakai biaya minimum per proyek.
  • 5.000 - 10.000 m² (0,5 - 1 ha)
    Rp 250 - Rp 350 / m²
    Sweet spot total station + GPS RTK. Kontur 0.5m standar.
  • 1 - 5 hektar
    Rp 200 - Rp 275 / m²
    Tarif per m² lebih rendah karena luas. Untuk lahan di bawah 10 ha, topografi terestris umumnya paling ekonomis (UAV pemetaan minimum 10 ha).
  • > 5 hektar
    Quote khusus
    Lahan terbuka mulai 10 ha bisa pemetaan drone UAV (Rp 500rb/ha 2D, Rp 750rb/ha 3D); lahan bervegetasi padat mulai 25 ha bisa LiDAR drone (Rp 1jt/ha, minimum tagih 25 ha).

Catatan operasional: Mobilisasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang, pre-survey clearing vegetasi rapat, hardcopy A0/A1 cetak tambahan, dan revisi major scope di luar brief awal dihitung terpisah. Detail breakdown ada di quotation tertulis sebelum SPK.

Faktor Penentu Harga

6 Faktor Yang Memengaruhi Tarif Per M²

Vendor yang quote langsung tanpa tanya faktor di bawah = red flag. Brief lengkap = quote akurat = tidak ada hidden cost di tengah proyek.

Luas Lahan

Semakin luas, semakin turun harga per m². Lahan < 5.000 m² memakai minimum biaya proyek Rp 1,5 juta karena biaya mobilisasi tim & alat tetap. Mulai 10 ha, alternatif drone (UAV pemetaan untuk lahan terbuka; LiDAR untuk lahan bervegetasi mulai 25 ha) bisa lebih ekonomis. Tarif belum termasuk PPN 11%.

Tingkat Kesulitan Medan

Lahan datar di tengah kota beda dengan lahan bergelombang di pinggir kali atau berkontur curam. Medan sulit butuh lebih banyak titik pengambilan sehingga durasi lapangan bertambah; posisi tarif di dalam rentang tier ditetapkan di quotation tertulis (untuk lahan ≥1 ha setelah site visit).

Kepadatan Vegetasi

Vegetasi padat (semak, pohon rapat) menghalangi line-of-sight total station. Butuh tambahan titik bantuan, kadang harus tebang bersih jalur sight — biaya pre-survey clearing terpisah.

Akurasi yang Diminta

Topografi standar (2-5 cm) berbeda dengan presisi engineering (mm). Density titik yang lebih rapat dan metode presisi tinggi (total station kelas 1″, sipat datar untuk elevasi, GNSS statik untuk titik kontrol) menaikkan tarif. Sebut akurasi target di brief.

Interval Kontur

Interval kontur dipilih menurut skala peta & kemiringan lahan: lahan datar justru butuh interval rapat (0.25-0.5m) plus spot height, sedangkan kontur 1m atau 2m cukup untuk lahan berbukit atau studi elevasi makro; kontur 0.5m umum dipakai untuk drainase & cut/fill detail, 0.25m untuk lansekap presisi. Tarif dasar mencakup kontur 0.5m/1m/2m; interval 0.25m di-quote terpisah karena density titik makin tinggi.

Aksesibilitas Lokasi

Mobilisasi tim & alat ke seluruh Jabodetabek–Karawang–Cikarang sudah termasuk tarif dasar, tanpa surcharge area. Biaya transport & akomodasi tim survey baru ditambahkan untuk akses sulit (perlu sewa boat atau akses 4x4) atau lokasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang.

Alat Survey Ambaja

Brand Total Station & GPS Apa Yang Ambaja Pakai?

Akurasi survey topografi sangat bergantung pada kualitas alat, kalibrasi, dan prosedur lapangan. Ambaja standby alat kelas Topcon & Leica untuk jaminan akurasi 2-5 cm — kalibrasi minimal setahun sekali di service center resmi pabrikan, plus cek internal per kuartal.

Total Station Topcon GTS-235N

Spesifikasi

Akurasi sudut 5", akurasi jarak 2mm+2ppm — primary alat di Ambaja.

Fungsi Utama

Pengukuran detail situasi & spot heights pada lahan ≤ 10 hektar.

Total Station Leica TS06 / TS09

Spesifikasi

Reflectorless > 500 m (PinPoint R500; opsi R1000 > 1.000 m), kompensator 4 sumbu, akurasi sudut hingga 1" (sesuai varian), jarak prisma 1,5 mm + 2 ppm.

Fungsi Utama

Proyek presisi tinggi: setting out gedung tinggi, monitoring deformasi.

GPS RTK Geodetic Topcon Hiper SR / Trimble R8s

Spesifikasi

Multi-constellation (HiPer SR: GPS, GLONASS, QZSS, SBAS; R8s: + Galileo & BeiDou), akurasi RTK ±1 cm + 1 ppm horizontal real-time.

Fungsi Utama

Kontrol jaringan lahan luas, area dengan visibility terbuka.

Auto Level Topcon AT-B4 / Sokkia B40A

Spesifikasi

Akurasi ±2 mm per 1 km double run, magnification 24x.

Fungsi Utama

Kontrol elevasi (benchmark transfer) dan leveling tambahan.

Lisensi Profesi

Surveyor Berlisensi & Terdaftar ISI

Laporan Ambaja ditandatangani Kepala Surveyor yang terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) — asosiasi profesi resmi yang verifikasi kompetensi teknis & etika; surveyor senior lain bekerja di bawah supervisinya. Untuk proyek BUMN, perbankan, dan developer besar yang meminta laporan bertanda tangan surveyor terdaftar, profil Kepala Surveyor (CV + nomor lisensi ISI + portofolio) kami kirim via WhatsApp setelah brief.

Pengalaman senior surveyor 5-15+ tahun di proyek kontraktor BUMN, developer perumahan, dan tambang. Setiap laporan ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI + pernyataan tanggung jawab teknis — dapat dilampirkan sebagai dokumen teknis pendukung pengajuan perizinan (mis. PBG), bukan dokumen legal pertanahan.

Asosiasi

ISI

Ikatan Surveyor Indonesia

Pengalaman

5-15+

tahun senior surveyor

Profil

CV

+ nomor lisensi ISI & portofolio

Akurasi

2-5cm

horizontal & vertikal

Yang Anda Terima

Apa Saja 5 Deliverable Standar Survey Topografi Ambaja?

Format file & layout sesuai standar industri — siap di-import ke Civil 3D, ArcGIS, atau sebagai lampiran pengajuan PBG dan bahan teknis dokumen lingkungan (AMDAL/UKL-UPL).

01

Peta Topografi CAD (DWG / DXF)

File AutoCAD editable berisi kontur, spot heights, situasi (bangunan, jalan, sungai, vegetasi), legenda, dan skala bar. Sistem koordinat UTM Zona 48S dengan datum SRGI2013/WGS84 (seluruh Jabodetabek–Karawang–Cikarang); tinggi ortometrik terhadap geoid INAGEOID2020.

02

Laporan PDF Cetak-Ready

Layout A0/A1 siap cetak dengan kop perusahaan, north arrow, legenda, dan stempel surveyor. Dilengkapi cross section per stasiun (default per 25 m; interval lebih rapat, mis. per 5 m, di-quote terpisah).

03

File Koordinat (CSV / TXT)

Daftar koordinat X, Y, Z setiap titik pengukuran dalam format ASCII. Bisa langsung di-import ke Civil 3D, ArcGIS, atau software engineering lain.

04

Hardcopy A0 / A1 (Opsional)

Cetak hardcopy plotter ukuran A0 atau A1 untuk lampiran pengajuan PBG atau bahan teknis dokumen lingkungan (AMDAL/UKL-UPL), presentasi investor, atau arsip teknis.

05

Laporan Geo-Referenced Kontrol

Catatan koordinat benchmark, GCP (Ground Control Point), dan jaringan kontrol horizontal/vertikal — wajib untuk audit teknis & traceability.

Workflow End-to-End

5 Tahap dari Brief Sampai Handover

Transparan, terdokumentasi, dengan checkpoint QC di tiap tahap. Anda tahu progress real-time via WhatsApp update harian.

  1. Brief & Quote

    Diskusi via WhatsApp: luas lahan, lokasi pin di Google Maps, akurasi target, interval kontur, format deliverable. Estimasi harga keluar dalam ±30 menit pada jam layanan chat (08.00–22.00 WIB), ±2 jam di luar jam itu; quotation tertulis same-day s/d H+1 untuk lahan di bawah 1 ha — lahan ≥1 ha menunggu site visit (langkah 02), quotation final biasanya 1–2 hari kerja setelah kunjungan.

  2. Site Visit & Persiapan

    Senior surveyor kunjungi lokasi untuk asesmen medan, vegetasi, akses, dan benchmark. Output: berita acara site survey + rekomendasi metode (Total Station, GPS RTK, atau UAV).

  3. Pengukuran Lapangan

    Tim 2-4 orang turun: 1 instrument-man + 1-3 helper/prism-pole. Standar 1 hektar = 1-2 hari lapangan untuk topografi detail (interval kontur 0.5m).

  4. Olah Data & Drafting CAD

    Raw data di-download ke Civil 3D, koreksi outlier, generate kontur otomatis, drafting situasi, layout final. Standar 3 hari kerja untuk lahan 1-5 hektar.

  5. QC & Submit Deliverable

    Senior surveyor review akurasi, cross check elevation benchmark, validasi sistem koordinat. Deliverable di-submit via email + Google Drive + hardcopy (jika diminta).

Use Case Cocok

Kapan Anda Butuh Survey Topografi?

Daftar tipikal proyek yang trigger kebutuhan topografi. Kalau proyek Anda tidak masuk list, tetap diskusikan — kami advice metode survey paling pas (LiDAR, UAV photogrammetry, atau boundary).

  • Site plan developer perumahan / cluster
  • Desain cut & fill kawasan industri
  • Perencanaan drainase, saluran air, & utilitas underground
  • Studi kelayakan lahan & due diligence pembelian
  • As-built infrastruktur jalan, jembatan, & jalur kabel
  • Lampiran pengajuan PBG, KKPR, & persetujuan lingkungan (AMDAL/UKL-UPL)
  • Volume calculation stockpile material tambang
  • Audit & sengketa elevasi (sengketa batas lewat boundary survey non-kadastral)
Topografi vs LiDAR Drone

Kapan Switch ke LiDAR Drone?

Aturan praktis Ambaja: di bawah 5 hektar pakai topografi konvensional; mulai 25 hektar LiDAR untuk lahan bervegetasi padat (lahan terbuka cukup UAV); range 5-25 hektar tergantung vegetasi & target akurasi (lahan terbuka mulai 10 hektar bisa UAV pemetaan). Semua harga di bagian ini belum termasuk PPN 11%.

Topografi (Per M²)

Rp 250 / m²

  • + Akurasi tinggi 2-5cm (cm range)
  • + Density titik custom per area
  • + Optimal untuk lahan < 5 hektar (di bawah 5.000 m²: minimum Rp 1,5 juta/proyek)
  • − Butuh line-of-sight (vegetasi padat = masalah)
  • − Coverage ±1-2 ha/hari setelah BM & kontrol terpasang (lebih lambat)
Detail Topografi

LiDAR Drone (Per Hektar)

Rp 1jt / hektar

  • + Penetrasi vegetasi padat (laser lolos lewat celah daun)
  • + Coverage 50-100 ha/hari
  • + Density 100-200 titik/m²
  • − Akurasi vertikal 5-10cm dengan GCP (GCP dihitung terpisah; presisi per titik di bawah TS)
  • − Minimum 25 hektar (kurang ekonomis di bawah)
Harga LiDAR
FAQ Harga Topografi

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan

Berapa harga ukur tanah per m² di Jabodetabek 2026?

Harga base Ambaja mulai Rp 250 per m² untuk survey topografi standar (kontur 0.5m, akurasi 2-5cm). Tarif menyesuaikan luas lahan, kompleksitas medan, vegetasi, dan akurasi target. Lahan di bawah 5.000 m² — termasuk kavling rumah di bawah 500 m² — memakai minimum biaya proyek Rp 1,5 juta karena beban mobilisasi tetap. Untuk lahan 10 hektar ke atas, pemetaan drone UAV (Rp 500rb/hektar 2D, Rp 750rb/hektar 3D) bisa lebih ekonomis, dan LiDAR drone (Rp 1jt/hektar, minimum 25 hektar, GCP dihitung terpisah) untuk lahan luas yang bervegetasi padat — lahan terbuka cukup UAV pemetaan.

Apa saja yang termasuk dalam paket Rp 250 per m²?

Paket base Rp 250/m² mencakup: (1) pengukuran lapangan dengan Total Station Topcon/Leica + GPS RTK Geodetic, (2) tim lapangan 2-4 orang dipimpin surveyor senior, di bawah supervisi Kepala Surveyor terdaftar ISI yang menandatangani laporan, (3) drafting CAD final (DWG) dengan kontur 0.5m + situasi, (4) laporan PDF cetak-ready A1, (5) file koordinat CSV. Tidak termasuk: mobilisasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang, pre-survey land clearing (tebang vegetasi), hardcopy cetakan tambahan, dan revisi major (tambah area, ganti datum, ubah interval kontur) yang dihitung sesuai scope.

Bagaimana cara Ambaja menjamin akurasi pengukuran?

Tiga lapis: (1) Alat — semua Total Station Topcon/Leica & GPS RTK Geodetic kami kalibrasi minimal setahun sekali di service center resmi pabrikan dan cek internal per kuartal, (2) Surveyor — surveyor senior memimpin setiap proyek di bawah supervisi Kepala Surveyor yang terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) dan menandatangani laporan, (3) QC — setiap hasil lapangan di-cross check via redundant measurement (minimum 5% titik) dan validasi benchmark elevasi. Akurasi standar 2-5cm horizontal & vertikal terdokumentasi di laporan akurasi.

Apa scope layanan survey teknis Ambaja & batasannya?

Layanan kami adalah survey teknis untuk perencanaan konstruksi, due diligence investasi tanah, dan referensi internal pemilik — bukan dokumen legal kepemilikan. Output topografi, stake-out, dan as-built kami dirancang agar langsung pakai untuk desain engineering, perhitungan cut & fill, pengajuan PBG, serta hand-over kontraktor. Bila proyek anda butuh dokumen legal kepemilikan tanah, itu di luar layanan Ambaja — pengukuran untuk sertifikat, pemecahan, atau penggabungan bidang dilakukan Kantor Pertanahan (BPN) atau Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB); data teknis kami dapat menjadi dokumen pendukung.

Berapa lama waktu pengerjaan untuk lahan 1 hektar?

Untuk 1 hektar (10.000 m²) topografi standar: 1-2 hari pengukuran lapangan + 3 hari olah data CAD = total 4-5 hari kerja. Jika lahan medan sulit (kontur curam, vegetasi padat) bisa molor 1-2 hari. Untuk lahan 5 hektar, SOP kami 5-10 hari kerja termasuk drafting CAD, pemeriksaan internal, dan laporan PDF: kunjungan lokasi dan BM, 2-4 hari lapangan, drafting, lalu QA sebelum serah terima. Kami selalu kasih timeline detail di quote agar developer/kontraktor bisa schedule downstream task (desain, perizinan).

Apa bedanya survey topografi total station vs LiDAR drone?

Total Station: akurasi tinggi (2-5cm), cocok lahan < 5 ha, density titik custom per area, butuh line-of-sight (vegetasi padat = masalah). LiDAR drone: penetrasi vegetasi rapat (laser tembus celah daun), density 100-200 titik/m², coverage 50-100 ha/hari, akurasi vertikal 5-10cm dengan GCP (GCP dihitung terpisah). Aturan praktis Ambaja: < 5 ha pakai topografi, 5-25 ha tergantung vegetasi & akurasi (lahan terbuka mulai 10 ha bisa UAV pemetaan), ≥ 25 ha LiDAR untuk lahan bervegetasi padat, UAV untuk lahan terbuka. Diskusikan di WA untuk rekomendasi optimal.

Apakah harga sudah termasuk PPN dan biaya mobilisasi?

Harga base Rp 250/m² belum termasuk PPN 11%. Untuk seluruh coverage utama Ambaja — Jabodetabek (Jakarta Pusat/Selatan/Barat/Timur/Utara, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) + industrial belt Karawang dan Cikarang — biaya mobilisasi sudah include di tarif base. PPN 11% selalu ditambahkan di invoice resmi PT Amanah Bangun Nanjaya beserta e-Faktur (Ambaja adalah PKP).

Bisa minta revisi peta topografi setelah deliverable selesai?

Bisa, dengan ketentuan: (1) Revisi minor (label, layout, format) — 1-2 revisi gratis dalam 14 hari setelah handover, (2) Revisi major (tambah area, ganti datum, ubah interval kontur) — dihitung tambahan sesuai scope. Untuk audit independen oleh konsultan lain, kami sediakan raw data + berita acara kontrol — transparan dan bisa di-cross check.

Sistem pembayaran ukur tanah di Ambaja?

Standar (sesuai Syarat & Ketentuan): DP 50% saat SPK/PO dan pelunasan 50% sebelum kick-off survei; pelunasan saat serah terima deliverable hanya bila disepakati di SPK. Untuk klien korporasi (BUMN, developer besar) bisa request term pembayaran 30 hari setelah invoice — diskusi di proposal. Pembayaran via transfer bank ke rekening PT Amanah Bangun Nanjaya, kami issued faktur pajak resmi.

Surveyor Ambaja punya lisensi apa saja?

Laporan Ambaja ditandatangani Kepala Surveyor yang terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) — asosiasi profesi resmi yang verifikasi kompetensi teknis & etika; surveyor senior lain bekerja di bawah supervisinya. Pengalaman surveyor senior 5-15+ tahun di proyek developer, kontraktor besar, dan tambang. CV + nomor lisensi ISI Kepala Surveyor kami kirim via WhatsApp setelah brief, sebelum kontrak. Catatan: kami fokus pada survey teknis untuk perencanaan & konstruksi, bukan dokumen legal kepemilikan tanah.

Quote Topografi Cepat

Butuh Survey Topografi? Estimasi 30 Menit.

Kirim luas lahan & pin lokasi di WhatsApp. Estimasi awal ±30 menit pada jam layanan chat 08.00–22.00 WIB; quotation tertulis same-day s/d H+1 untuk lahan di bawah 1 ha, sedangkan lahan ≥1 ha menunggu site visit (quotation final biasanya 1–2 hari kerja setelah kunjungan). Site visit gratis di Jabodetabek sebelum SPK.

Belum yakin? Lihat portofolio proyek scaffolding & ukur tanah Ambaja dulu

Kontak Langsung

WhatsApp / Phone
+62 822 2055 5035
Email
sales@ambaja.co.id
Jam Operasi Sales
WA Sales 24/7 · Lapangan Sen–Sab 08–17
Gudang
Jl. Masjid As-Surur No. 49A, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
WhatsApp