Lompat ke konten
Ambaja.
Terdaftar ISI · Senior 5-15+ Tahun · Jabodetabek On-Call

// Ukur Tanah · Surveyor Berlisensi · Ikatan Surveyor Indonesia

Surveyor Berlisensi ISI
On-Call Jakarta.

Senior surveyor terdaftar di ISI (Ikatan Surveyor Indonesia) untuk proyek yang require kredensial surveyor yang dapat ditelusuri: BUMN, perbankan (collateral appraisal), developer skala besar, dan kasus sengketa formal. Pengalaman lapangan 5-15+ tahun, dengan CV + nomor lisensi + portofolio dapat dishare sebelum engagement. Mobilisasi H+1 Jabodetabek, paket bundling alat & tim asisten.

Asosiasi

ISI

Ikatan Surveyor Indonesia

Pengalaman

5-15+ thn

Senior lapangan & sign-off

Tarif

Quote

per project / per retainer

ISI

Asosiasi profesi resmi

5-15+

Tahun pengalaman senior

H+1

Mobilisasi Jabodetabek

4 Tipe

Skema engagement

// Tentang Surveyor ISI On-Call

Bukan freelance acak — senior dengan track record.

Banyak proyek konstruksi & developer di Jabodetabek menghadapi tantangan yang sama: butuh surveyor untuk sub-task spesifik (verifikasi boundary, supervisi setting out, second-opinion peta topografi, atau laporan teknis untuk perbankan), tapi tidak butuh hire full-time. Marketplace freelance umum sulit diverifikasi kompetensi & legalitasnya — sering ketika dokumen sudah jadi, owner reject karena laporan tidak ditandatangani surveyor berlisensi yang bisa diaudit.

Ambaja menyediakan akses langsung ke senior surveyor yang sudah terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) — asosiasi profesi resmi yang verifikasi kompetensi teknis dan etika profesi. Setiap engagement di-pair dengan 1 surveyor senior yang memimpin lapangan (di bawah supervisi Kepala Surveyor terdaftar ISI, penanda tangan laporan) + tim asisten teknis sesuai skala proyek + bundle alat ukur (Total Station, GPS RTK, Auto Level, drone RTK, atau Sondir). Klien dapat satu PIC yang bertanggung jawab penuh dari brief sampai delivery.

Sweet spot layanan ini: proyek BUMN, perbankan (collateral appraisal), developer skala besar, kasus sengketa formal, audit survey pihak ketiga. Untuk proyek konstruksi general (rumah, ruko 1-3 lantai), surveyor non-ISI tetap kompeten secara teknis dan lebih ekonomis. Bedanya ada di kredensial yang dapat ditelusuri & audit trail — kalau dokumen tidak akan masuk ke review owner formal, KJPP, perbankan, atau pengadilan, surveyor biasa sudah cukup.

Catatan posisi Ambaja: kami adalah vendor survey teknis yang menyediakan surveyor terdaftar ISI untuk kebutuhan internal pemilik / kontraktor / developer / perbankan. Untuk dokumen formal yang membutuhkan lembaga lisensi khusus pemerintah, klien tetap perlu engage lembaga yang berwenang — laporan teknis Ambaja melengkapi, bukan menggantikan.

// Use Case

Kapan perlu surveyor terdaftar ISI?

6 skenario di mana owner, auditor, atau pemberi kerja biasanya meminta laporan dari surveyor yang kompetensinya bisa ditelusuri, misalnya terdaftar di ISI — keanggotaan ISI sendiri bukan kewajiban hukum.

01

Proyek BUMN & Pemerintah

Tender proyek BUMN (PLN, Pertamina, dll) dan pemerintah daerah umumnya mensyaratkan SKK konstruksi yang tercatat di LPJK untuk tenaga ahli (UU 2/2017 jo. UU 6/2023 Pasal 70); di luar syarat itu, pemilik proyek sering meminta laporan teknis ditandatangani surveyor yang kredensial profesinya dapat ditelusuri, seperti keanggotaan ISI.

  • ›Survey lahan pre-tender BUMN
  • ›Verifikasi as-built infrastruktur publik
  • ›Audit survey pihak ketiga
02

Perbankan (Collateral Appraisal)

Untuk fasilitas kredit dengan jaminan tanah / properti, bank atau KJPP dapat meminta data lapangan dari surveyor yang kredensialnya dapat ditelusuri sebagai input penilaian. Profil surveyor + nomor lisensi ISI dilampirkan di laporan survei kami.

  • ›Survey lahan untuk plafon kredit
  • ›Data survei ulang untuk re-appraisal jaminan oleh KJPP
  • ›Due diligence merger/akuisisi
03

Developer Skala Besar

Township, superblock, kawasan industri, dan mixed-use development dengan investor multinasional biasanya meminta laporan teknis ditandatangani surveyor yang kredensial profesinya dapat ditelusuri — terutama yang akan masuk ke feasibility study formal & data teknis pendukung perizinan.

  • ›Feasibility study lahan 50-500 ha
  • ›Laporan untuk investor asing
  • ›Data teknis perizinan kawasan industri
04

Sengketa Batas & Litigasi

Untuk kasus sengketa batas tanah yang masuk mediasi atau persidangan perdata, laporan bertanda tangan Kepala Surveyor terdaftar ISI (dengan nomor lisensi ISI) menjadi data teknis pendukung non-kadastral yang kompetensi penyusunnya dapat diverifikasi pengacara lawan.

  • ›Mediasi sengketa batas tetangga
  • ›Saksi ahli persidangan perdata
  • ›Dokumen pendukung gugatan
05

Audit Survey 3rd Party

Owner / investor / lender meminta independent surveyor untuk memverifikasi hasil survey yang dilakukan kontraktor utama. Idealnya auditor memiliki kredensial dan pengalaman setara atau lebih tinggi dari surveyor yang diaudit.

  • ›Verifikasi laporan kontraktor
  • ›Re-survey untuk dispute resolution
  • ›Second opinion teknis sebelum approval
06

Joint Venture & M&A

Transaksi tanah skala besar dengan partner internasional / institutional investor umumnya menyertakan due diligence teknis lahan, dan investor sering meminta laporannya ditandatangani surveyor yang kredensial profesinya dapat ditelusuri (mis. terdaftar ISI).

  • ›DD teknis pre-acquisition
  • ›Verifikasi luas aktual vs sertifikat
  • ›Site assessment untuk JV

[ Tidak yakin proyek Anda perlu surveyor ISI? ]

Kirim brief proyek via WhatsApp — kami akan jawab honest apakah engagement Anda butuh surveyor terdaftar ISI atau cukup surveyor teknis biasa (yang lebih ekonomis). Jangan over-spend kalau dokumen tidak akan masuk audit formal.

// Profil & Kompetensi

Yang membuat senior surveyor ISI berbeda.

Tabel di bawah merangkum kompetensi minimum dan dokumentasi yang dapat dishare sebelum engagement. CV + nomor lisensi ISI Kepala Surveyor dikirim via WhatsApp kurang dari 24 jam setelah brief; portofolio anonymized untuk proyek sensitif tersedia under NDA via WhatsApp.

AspekSenior Surveyor ISI Ambaja
Pendidikan formalD3 / S1 Geodesi, Geomatika, atau Teknik Survey terakreditasi
Asosiasi profesiTerdaftar di ISI (Ikatan Surveyor Indonesia)
Pengalaman lapanganSurveyor senior lapangan minimum 5 tahun; Kepala Surveyor (penanda tangan laporan) 15 tahun
Portofolio proyekMulti-sektor: developer, infrastruktur, perbankan, BUMN, oil & gas
Pelatihan tambahanSebagian tim ikut training BIG, BIM, dan internal upskilling
Alat ukur familiarityTotal Station Topcon/Leica, GPS RTK Geodetic, drone RTK, Sondir, Auto Level
Software draftingAutoCAD Civil 3D, ArcGIS, QGIS, Pix4D, Agisoft, Bentley OpenRoads
Bahasa kerjaBahasa Indonesia (utama), English (untuk dokumen investor asing — sebagian tim)
Sign-off authorityLaporan teknis ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI (audit-traceable); surveyor senior lain bekerja di bawah supervisinya
Etika profesiPatuh kode etik ISI; conflict-of-interest declaration sebelum engagement sensitif
Dokumen tersediaCV lengkap, nomor lisensi ISI, ringkasan portofolio anonymized (under NDA)

Verifikasi independen

Nomor lisensi ISI dapat dikonfirmasi langsung ke sekretariat ISI Pusat atau Komisariat Wilayah ISI. Owner / auditor / pengacara yang butuh verify kompetensi surveyor sebelum approve laporan, bisa request nomor lisensi langsung.

Sign-off accountability

Setiap laporan ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI secara personal — dengan nama, nomor lisensi, dan pernyataan tanggung jawab teknis. Berbeda dengan laporan generic dari kontraktor tanpa attribution individual.

Kode etik profesi

Anggota ISI terikat kode etik profesi: independence data, conflict-of-interest disclosure, dan rahasiakan data klien. Standar yang sulit di-enforce kalau memakai surveyor tanpa afiliasi asosiasi.

// Engagement Types

4 skema engagement.

Tarif final menyesuaikan tipe engagement, lokasi, durasi, dan tim/alat yang dibundle. Diskusi awal via WhatsApp gratis untuk recommend skema paling efisien.

1-5 hari kerja

Short Engagement

Untuk verifikasi boundary kavling, second-opinion teknis, supervisi survey pihak lain, atau site visit assessment singkat. Senior surveyor + 1 asisten + alat sesuai kebutuhan.

Use case typical:

  • ›Verifikasi batas tanah pre-pembelian
  • ›Second opinion peta topografi kontraktor
  • ›Supervisi setting out 1-2 hari
  • ›Site assessment due diligence

Tarif

Per hari kerja senior (mobilisasi Jabodetabek–Karawang–Cikarang termasuk)

Paling Umum

1-3 minggu

Project-Based

Engagement standar untuk survey lengkap (topografi/boundary/setting out) dengan deliverable peta CAD + laporan PDF. Bundle: senior surveyor + 2-4 asisten + alat + drafting.

Use case typical:

  • ›Survey topografi lahan developer
  • ›Boundary survey + pemecahan kavling
  • ›Setting out gedung 5-20 lantai
  • ›Laporan teknis untuk perbankan

Tarif

Paket harga all-in (alat + tim + laporan)

1-3 bulan

Retainer Bulanan

Senior surveyor stand-by untuk proyek besar yang butuh kehadiran periodik (mingguan / per-milestone). Cocok untuk proyek konstruksi gedung 6-12 bulan dengan multiple survey checkpoint.

Use case typical:

  • ›Supervisi konstruksi gedung tinggi
  • ›Periodic check township development
  • ›On-call expert untuk kontraktor utama
  • ›Verifikasi as-built per fase

Tarif

Tarif bulanan + jumlah hari kerja disepakati

Per sesi / per laporan

Expert Witness / Audit

Untuk kasus litigasi aktif, audit independen, atau second-opinion formal. Kepala Surveyor terdaftar ISI hadir sebagai saksi ahli atau auditor independen — disertakan CV, nomor lisensi ISI, dan surat pernyataan independensi.

Use case typical:

  • ›Saksi ahli sidang perdata
  • ›Audit independen 3rd party
  • ›Independent technical review
  • ›Mediasi sengketa batas

Tarif

Per sesi sidang / per laporan

* Mobilisasi di Jabodetabek, Karawang & Cikarang sudah termasuk tarif dasar; transportasi & akomodasi untuk lokasi di luar area layanan serta perizinan akses lokasi menyesuaikan — quote spesifik per proyek via WhatsApp.

// Process

Dari brief sampai delivery.

6 tahap standar engagement. Total durasi tergantung skala dan tipe engagement (1-5 hari untuk short, 1-3 minggu untuk project-based).

  1. 01

    Brief & request profil surveyor

    Klien kirim brief via WhatsApp / email: tipe engagement, lokasi, scope kerja, output yang diharapkan, dan deadline. Kami balas dengan estimasi awal tarif; CV + nomor lisensi ISI Kepala Surveyor (penanda tangan laporan), profil surveyor senior yang memimpin lapangan, dan portofolio relevan menyusul kurang dari 24 jam setelah brief. NDA tersedia untuk proyek sensitif.

  2. 02

    Site visit & recce lapangan

    Wajib untuk lahan ≥1 ha, boundary/verifikasi batas, lokasi remote, dan LiDAR; untuk engagement lain bila skala atau kompleksitasnya menuntut. Senior surveyor melakukan site visit awal: cek akses, validasi scope, identifikasi konstrain (vegetasi, infrastruktur sekitar, perizinan akses). Hasil site visit dipakai refine quotation final.

  3. 03

    SPK & engagement letter

    Setelah quote disetujui, kami terbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) atau Engagement Letter formal — detail scope, deliverable, timeline, terms of payment, dan klausul confidentiality. Untuk proyek litigasi, biasanya kami juga terima surat penunjukan dari kantor pengacara klien.

  4. 04

    Mobilisasi tim & pengukuran lapangan

    Senior surveyor + tim asisten + alat ukur mobilisasi ke lokasi sesuai jadwal (H+1 standar Jabodetabek). Pengukuran dilakukan sesuai SOP teknis (kontrol GCP, kalibrasi alat, double-check titik kritis). Daily progress dishare ke PIC klien via WhatsApp / email.

  5. 05

    Drafting & quality review

    Raw data lapangan di-drafting menjadi peta CAD + laporan PDF di office. Senior surveyor melakukan quality review sebelum sign-off (cross-check koordinat, validasi konsistensi peta, layout final report sesuai standar industri / spesifikasi klien).

  6. 06

    Delivery + sign-off lisensi ISI

    Laporan final ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI — disertakan nomor lisensi ISI + pernyataan tanggung jawab teknis. Format delivery: soft copy (DWG, PDF, CSV) + hard copy A0/A1 (opsional). BAST formal disiapkan. Senior surveyor available untuk Q&A klarifikasi pasca-delivery.

// Deliverables

Yang masuk ke folder delivery.

Standar delivery engagement surveyor ISI — semua ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI dengan nomor lisensi tercantum:

  • Laporan teknis bertanda tanganLaporan PDF dengan tanda tangan Kepala Surveyor terdaftar ISI, lampiran nomor lisensi ISI, dan pernyataan tanggung jawab teknis. Format mengikuti standar industri (kop, executive summary, metodologi, hasil, rekomendasi).
  • Peta CAD editable (DWG / DXF)File CAD editable untuk arsitek / engineer klien yang butuh further drafting. Layer terorganisir (situasi, kontur, boundary, koordinat). Layout cetak A0/A1 sudah disiapkan.
  • File koordinat UTM (CSV / TXT)Koordinat setiap titik pengukuran (X, Y, Z, deskripsi) dalam sistem koordinat UTM Zona 48S dengan datum SRGI2013/WGS84 (seluruh Jabodetabek–Karawang–Cikarang); tinggi ortometrik terhadap geoid INAGEOID2020. Bisa langsung diimport ke GIS / Civil 3D / AutoCAD oleh tim teknis klien.
  • Foto dokumentasi lapanganFoto kondisi lokasi, patok hasil pengukuran, kondisi alat, dan tim di-site. Disertakan timestamp & geotag untuk audit trail. Untuk kasus sengketa, foto patok jadi bukti fisik penting.
  • CV + lisensi Kepala SurveyorLampiran CV Kepala Surveyor (penanda tangan laporan) + scan nomor lisensi ISI + profil surveyor senior lapangan + ringkasan portofolio relevan. Memudahkan owner / auditor / pengacara verify kompetensi tanpa perlu request terpisah.
  • Hardcopy & BAST formal (opsional)Cetakan A0/A1 + BAST (Berita Acara Serah Terima) ditandatangani PIC klien. Untuk proyek B2B formal, hardcopy + e-Faktur Pajak resmi disiapkan PT Amanah Bangun Nanjaya (PKP).

// Mini Case Study

Verifikasi Boundary 48 Ha · Calon Akuisisi Lahan Industri · Karawang

Klien: PT manufaktur multinasional yang sedang due-diligence akuisisi lahan 48 ha untuk ekspansi pabrik. Tantangan: sertifikat existing mencatat luas tertentu, tapi kondisi lapangan menunjukkan ada potensi overlap dengan tetangga di 2 sisi boundary. Investor asing dari Eropa minta laporan teknis dari surveyor terdaftar asosiasi resmi sebelum approve transaksi.

Luas lahan48 hektar
LokasiKawasan industri Karawang
Engagement typeProject-Based 2 minggu
Senior surveyor1 lead (12 thn pengalaman, ISI)
Tim asisten3 surveyor + 1 drafter CAD
AlatGPS RTK Geodetic + Total Station + drone RTK
OutputLaporan + peta CAD + foto patok + CV surveyor
Hasil temuanSelisih 1,2 ha vs sertifikat (terverifikasi)

Laporan dipakai klien untuk renegosiasi harga akuisisi (price adjustment berdasarkan luas efektif) sebelum closing. Detail spesifik disamarkan; dokumen tersedia under NDA via WhatsApp.

// Tentang ISI

Apa itu Ikatan Surveyor Indonesia?

Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) adalah asosiasi profesi surveyor di Indonesia yang menjadi wadah pembinaan kompetensi teknis, etika profesi, dan pengembangan keilmuan bidang survey & pemetaan. Anggota ISI berasal dari berbagai latar: surveyor swasta, akademisi geodesi/geomatika, konsultan, dan profesional di institusi pemerintah & BUMN yang menangani pemetaan.

Untuk terdaftar di ISI, surveyor harus memenuhi persyaratan pendidikan formal (Anggota Biasa: lulusan setingkat sarjana Geodesi/Geomatika atau Survei Pemetaan; Anggota Muda: minimal SLTA dengan pengalaman di bidang survei pemetaan). Anggota terikat kode etik profesi — termasuk independence data, conflict-of-interest disclosure, dan confidentiality klien. Lisensi ISI adalah verifikasi kompetensi profesional yang lazim diminta untuk laporan teknis di proyek formal — BUMN, perbankan, developer skala besar, dan litigasi perdata. Untuk dokumen formal yang membutuhkan lembaga lisensi khusus pemerintah, scope tersebut di luar lini layanan Ambaja.

Status keanggotaan ISI dapat dikonfirmasi langsung ke sekretariat ISI Pusat atau Komisariat Wilayah ISI. Untuk klien yang butuh pre-verification kompetensi sebelum engagement, nomor lisensi ISI Kepala Surveyor Ambaja akan dishare untuk dilakukan cross-check independen.

Scope: Survey Teknis ISI

Ambaja adalah vendor survey teknis dengan surveyor terdaftar ISI — bukan lembaga sertifikasi.

Output kami: peta teknis (boundary, topografi, situasi, setting-out) untuk kebutuhan internal pemilik / kontraktor / developer / perbankan / litigasi perdata. Untuk dokumen formal yang membutuhkan lembaga lisensi khusus pemerintah, klien tetap perlu engage lembaga yang berwenang — peta teknis Ambaja melengkapi, bukan menggantikan.

// Baca sebelum order

Banyak owner masih bingung apa beda surveyor biasa vs surveyor berlisensi ISI dan kapan lisensi itu benar-benar diperlukan — penjelasan lengkap (beda lisensi vs sertifikat vs registrasi, peran ISI vs BIG, kualifikasi tim, area kerja legal) ada di panduan apa itu surveyor berlisensi ISI.

// FAQ Surveyor Berlisensi ISI

Yang sering ditanya PIC proyek & legal.

Apa bedanya surveyor 'terdaftar ISI' dengan surveyor biasa yang tidak terdaftar?

ISI (Ikatan Surveyor Indonesia) adalah asosiasi profesi resmi yang menjadi wadah verifikasi kompetensi teknis dan etika profesi surveyor di Indonesia. Untuk terdaftar di ISI, seorang surveyor mengajukan permohonan yang diputuskan Dewan Pengurus Pusat ISI: Anggota Biasa untuk lulusan setingkat sarjana Teknik Geodesi/Geomatika atau Survei Pemetaan, Anggota Muda untuk pendidikan minimal SLTA dengan tugas dan pengalaman di bidang survei pemetaan; semua anggota terikat kode etik profesi. Praktiknya, untuk proyek BUMN, perbankan (collateral appraisal), developer skala besar, dan kasus sengketa formal — owner biasanya minta surveyor yang bisa menyertakan nomor lisensi ISI di laporan, karena ini menjadi bukti kompetensi yang bisa diaudit pihak ketiga. Surveyor non-asosiasi tetap bisa kerja teknis dengan baik, tetapi laporan yang akan diperiksa pihak ketiga (owner formal, KJPP, perbankan, pengacara) umumnya diminta ditandatangani surveyor yang kredensial profesinya dapat ditelusuri. Semua laporan Ambaja ditandatangani Kepala Surveyor yang terdaftar ISI, dan surveyor senior lain bekerja di bawah supervisinya; CV + nomor lisensi ISI Kepala Surveyor bisa dishare via WhatsApp sebelum engagement.

Apa scope kerja surveyor terdaftar ISI di Ambaja — sampai mana batasnya?

Posisi kami jelas: surveyor teknis terdaftar ISI yang menghasilkan peta teknis (boundary, topografi, situasi, setting-out) untuk kepentingan internal pemilik tanah, kontraktor, developer, perbankan, atau dasar argumentasi awal di kasus sengketa. Output kami berupa peta CAD, laporan PDF dengan koordinat UTM, dan foto dokumentasi; laporan ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI dengan nomor lisensi ISI tercantum. Pengukuran kadastral untuk sertifikat tanah — oleh Kantor Pertanahan atau Surveyor Berlisensi ATR/BPN lewat KJSB (Permen ATR/BPN 9/2021 jo. 8/2022) — di luar layanan Ambaja; klien tetap perlu mengajukannya ke lembaga yang berwenang. Peta teknis Ambaja dapat menjadi referensi awal pemilik, bukan pengganti pengukuran resmi.

Kalau saya butuh surveyor untuk proyek perbankan (collateral appraisal lahan) — apa yang dipersiapkan?

Untuk engagement perbankan, biasanya bank meminta beberapa hal: (1) Profil Kepala Surveyor terdaftar ISI (penanda tangan laporan) — CV, nomor lisensi ISI, daftar portofolio proyek collateral sebelumnya — beserta profil surveyor senior yang memimpin lapangan; (2) Laporan teknis yang ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI, mencakup hasil pengukuran batas teknis (non-kadastral) lahan, perbandingan dengan dokumen kepemilikan (sertifikat/PBB) yang disediakan klien, dan catatan kondisi fisik lahan (akses, kondisi tanah, infrastruktur sekitar) sebagai input bagi penilai; (3) Lampiran peta CAD + foto kondisi lapangan + koordinat UTM. Catatan penting: Ambaja melakukan survey teknis dan menyediakan data; appraisal nilai akhir (Rp/m²) tetap dilakukan oleh KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik) yang punya lisensi appraisal resmi. Data lapangan kami dapat dipakai KJPP sebagai input penilaian. Brief via WhatsApp untuk diskusi spesifik engagement perbankan.

Untuk kasus sengketa batas tanah — apakah laporan surveyor ISI Ambaja bisa dijadikan bukti di pengadilan?

Laporan kami bisa menjadi bukti teknis pendukung (technical expert report) di proses mediasi atau persidangan perdata, dengan catatan: (1) laporan disertakan profil + nomor lisensi ISI surveyor yang men-sign, sehingga kompetensinya dapat diverifikasi; (2) data pengukuran dilengkapi foto patok, koordinat UTM, alat yang dipakai, dan tanggal survey untuk reproducibility; (3) untuk kasus yang sudah masuk persidangan, pengacara klien biasanya request surveyor hadir sebagai saksi ahli — kami bisa fasilitasi (tarif menyesuaikan kehadiran sidang). Tetapi keputusan akhir tetap di hakim — laporan kami adalah dasar argumentasi teknis, bukan vonis. Untuk kasus sengketa yang juga membutuhkan dokumen formal dari lembaga lisensi pemerintah, klien perlu engage lembaga yang berwenang secara paralel — laporan teknis Ambaja melengkapi, bukan mengganti. Diskusi case-by-case via WhatsApp sebelum engagement.

Bagaimana sistem tarif surveyor on-call? Per hari, per proyek, atau retainer?

Tergantung tipe engagement. (1) Short engagement (1-5 hari kerja) — typical untuk verifikasi boundary kavling, second-opinion teknis, atau supervisi survey pihak lain: tarif per hari kerja senior surveyor (mobilisasi di Jabodetabek, Karawang & Cikarang sudah termasuk tarif dasar). (2) Project-based (1-3 minggu) — untuk survey topografi/boundary/setting out lengkap dengan output peta CAD: tarif paket (sudah include tim asisten + alat + drafting). (3) Retainer 1-3 bulan — untuk proyek besar yang butuh senior surveyor stand-by di site secara periodik (mingguan/per-milestone): tarif bulanan dengan jumlah hari kerja yang disepakati. (4) Expert witness / sidang — tarif per sesi sidang. Semua tarif quote per project — kami butuh detail tipe engagement, lokasi, durasi, dan output yang diharapkan sebelum kirim penawaran. Diskusi awal via WhatsApp gratis.

Apakah senior surveyor Ambaja bisa di-deploy ke seluruh Jabodetabek + Karawang/Cikarang?

Bisa. Coverage operasional surveyor Ambaja: Jakarta (Pusat/Selatan/Barat/Timur/Utara), Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, dan Cikarang — mobilisasi standar H+1 setelah kontrak ditandatangani untuk Jabodetabek dan H+2–H+3 untuk Karawang/Cikarang; biaya transportasi di seluruh area ini sudah tercover di tarif base. Untuk proyek di kawasan industri yang butuh multi-gate approval (mis. KIIC, Jababeka, Deltamas, MM2100), beri tahu di tahap penawaran agar dokumen akses (MOM, JSA, data personel beserta bukti kompetensi, data kendaraan) kami ajukan sesuai SOP pengelola kawasan — umumnya H-2 hingga H-3 sebelum mobilisasi. Untuk engagement supervisi (klien sudah punya tim survey sendiri dan hanya butuh supervisi serta tanda tangan laporan dari Kepala Surveyor terdaftar ISI), tarif lebih rendah karena tim teknis & alat dari klien. Kirim detail lokasi + durasi engagement via WhatsApp untuk kami susun proposal paling efisien.

Selain surveyor utama, apakah Ambaja juga sediakan tim asisten dan alat ukur saat engagement?

Iya, ini default paket engagement: 1 surveyor senior yang memimpin lapangan (di bawah supervisi Kepala Surveyor terdaftar ISI, penanda tangan laporan) + 1-4 asisten surveyor (tergantung skala area) + alat ukur sesuai kebutuhan (Total Station Topcon/Leica untuk akurasi mm, GPS RTK Geodetic untuk wilayah luas, Auto Level untuk kontrol elevasi, drone RTK untuk lahan luas, atau Sondir untuk geoteknik). Klien tidak perlu menyediakan alat — semua sudah include dalam paket. Khusus untuk engagement supervisi (klien sudah punya tim survey sendiri dan hanya butuh supervisi serta tanda tangan laporan dari Kepala Surveyor terdaftar ISI), tarif lebih rendah karena tim teknis & alat dari klien. Detail bundle alat + tim disepakati di tahap penawaran berdasar scope kerja.

Apakah Ambaja bisa NDA (non-disclosure agreement) untuk proyek sensitif?

Iya. Untuk engagement yang melibatkan data sensitif (negosiasi akuisisi lahan, sengketa hukum, due diligence perbankan, atau proyek pemerintah strategis), kami siap tanda tangan NDA sebelum brief dibuka. Template NDA bisa dari klien (kami review legal) atau template standar kami. Khusus untuk proyek dengan sensitivitas sangat tinggi, senior surveyor yang assigned akan dipilih khusus berdasar track record handling proyek sejenis, dan dokumentasi internal disimpan terpisah dengan akses terbatas. Untuk kasus litigasi aktif, kami biasanya request surat penunjukan resmi dari kantor pengacara klien sebelum engagement formal. Diskusi NDA via WhatsApp atau email sales@ambaja.co.id untuk request template.

CV + Lisensi · NDA Tersedia

Request
Senior Surveyor.

Brief proyek 5 menit: tipe engagement, lokasi, scope, deadline. Tim kami balas dengan estimasi awal tarif dalam <30 menit jam kerja; CV + nomor lisensi ISI Kepala Surveyor menyusul via WhatsApp kurang dari 24 jam setelah brief. Konsultasi gratis untuk verify apakah engagement Anda memang butuh surveyor ISI.

// Info Engagement

Asosiasi profesi

Terdaftar ISI (Ikatan Surveyor Indonesia)

Mobilisasi

H+1 Jabodetabek · H+2–H+3 Karawang/Cikarang

Coverage

Jabodetabek + Karawang + Cikarang (11 kota)

WhatsApp

+62 822 2055 5035

› Response < 30 menit jam kerja · NDA tersedia

WhatsApp