Lompat ke konten
Ambaja.
Civil 3D · Akurasi ±2% Volume · ISI Certified

// Ukur Tanah · Cut & Fill · Earthwork Calculation

Jasa Cut and Fill
Tanah Jabodetabek.

Hitung volume galian (cut) & timbunan (fill) untuk persiapan lahan developer, kawasan industri, jalan tol, dan site grading komersial. Output: volumetric report PDF + cross section DWG + mass haul diagram + 3D visualization. Akurasi ±2% volume dengan Autodesk Civil 3D / Bentley OpenRoads. Surveyor berlisensi & terdaftar di ISI (Ikatan Surveyor Indonesia).

Standalone

Quote per project

pakai data topografi existing

Topografi + Cut & Fill

1 Mobilisasi

topo dan volume satu jadwal

Lead Time

5-10 hari

kerja untuk 10 ha

±2%

Akurasi volume vs lapangan

Civil 3D

Autodesk 2024 + OpenRoads

25/50 m

Cross section interval

ISI

Surveyor terdaftar

// Tentang Cut and Fill

Earthwork balance = ujung tombak biaya proyek.

Cut and fill adalah perhitungan volume tanah yang harus digali (cut) dan ditimbun (fill) untuk mencapai elevasi rencana. Ini bukan sekadar angka m³ di laporan — di proyek developer perumahan 50+ hektar, selisih 5% perhitungan cut and fill bisa berarti deviasi ratusan juta rupiah di biaya earthwork (sewa alat berat, hauling, supply material urug). Contoh pemetaan kawasan skala besar bisa dilihat di portofolio topografi 50 hektar Deltamas Cikarang.

Tim Ambaja pakai Autodesk Civil 3D versi 2024 sebagai software primer (industry standard untuk developer & konsultan civil). Untuk proyek koridor (jalan tol, jalur rel, jaringan pipa), kami pakai Bentley OpenRoads Designer yang lebih optimal untuk alignment dan corridor model. Setiap hasil perhitungan di-cross check dua metode (average end area + prismoidal) untuk validasi internal.

Sweet spot cut and fill Ambaja: site grading developer 5-100 ha, earthwork kawasan industri, mass excavation kawasan komersial, dan cut/fill koridor jalan/jalan tol. Untuk lahan bervegetasi padat mulai 25 ha, kami padukan dengan LiDAR drone supaya density data input cukup untuk jaga akurasi ±2%. Buat developer pabrik baru yang lagi due-diligence lahan di Cikarang atau Karawang, sebaiknya alokasikan budget cut & fill saat valuasi — bukan setelah akad. Untuk contoh pekerjaan pemetaan kawasan industrial, lihat proyek topografi Deltamas Cikarang.

// Spec Alat & Akurasi

Real stack engineer earthwork.

Cut and fill bergantung 100% pada kualitas data input topografi. Berikut stack alat ukur lapangan + software perhitungan yang dipakai Ambaja, dengan akurasi acuan (spesifikasi pabrikan + QC internal) untuk masing-masing skenario.

KomponenBrand & ModelAkurasi / Output
Total Station (≤10 ha)Topcon GTS-235N / Leica TS062-5 cm planimetri & vertikal
GPS RTK Geodetic (lahan luas)Trimble R8s / Topcon HiPer V1-3 cm horizontal, 2-5 cm vertikal
Drone UAV RTK (stockpile)DJI Matrice 300 RTK + Zenmuse P1GSD ±1-2 cm/pixel pada 80-120 m AGL, akurasi 3-5 cm dengan titik kontrol
LiDAR Drone (lahan vegetasi)YellowScan Voyager (sensor RIEGL VUX-120)Density 100-200 titik/m², 5-10 cm vertikal dengan GCP
Software perhitungan utamaAutodesk Civil 3D 2024Surface TIN comparison + volume composite
Software koridor / jalan tolBentley OpenRoads DesignerAlignment + corridor model + mass haul
Validasi metodeCross-check average end area + prismoidalSelisih < 0,5% antar metode
Visualisasi 3DAutodesk InfraWorks / Civil 3D 3D viewer3D balance cut-vs-fill visualization
Format output editableDWG, DXF, LandXML, CSV, PDFUniversal — tidak vendor lock-in
Standar perhitunganSNI / spec internal developer / spec kontrakCustomizable per spec owner
Datum & koordinatSRGI2013/WGS84 · UTM Zona 48S (Jabodetabek–Karawang–Cikarang)Tinggi ortometrik geoid INAGEOID2020 · SRGI2013 acuan wajib (Peraturan BIG 13/2021)

Density data input

Minimum 1 titik per 25 m² (topografi konvensional) untuk akurasi ±2%. Untuk lahan dengan kontur ekstrem (lereng >15°, lembah, jurang), kami naikkan density ke 1 titik per 10 m², atau pakai LiDAR (lahan bervegetasi mulai 25 ha) untuk dapat 100+ titik/m². Density disesuaikan tipe lahan saat scoping.

QC laporan

Setiap report cut and fill di-cross check dua metode perhitungan (average end area + prismoidal). Selisih maksimum 0,5% antar metode sebelum di-finalize. Tanda tangan Kepala Surveyor terdaftar ISI ada di setiap halaman volumetric summary.

File handover

Semua file editable diserahkan: DWG cross section, XML LandXML format universal, CSV koordinat titik, PDF laporan cetak-ready. Klien bisa lanjut review di Civil 3D, AutoCAD, Bentley, atau software CAD lain tanpa konversi.

// Use Case

Kapan butuh cut and fill?

6 skenario paling sering Ambaja kerjakan, dari site grading developer perumahan sampai monitoring stockpile material. Pilih yang paling relevan untuk profil proyek Anda — atau brief detail via WhatsApp kalau hybrid.

[ Paling sering ]

Site Grading Developer Perumahan

Lahan 5-100 ha untuk cluster / townhouse / superblock. Tujuan: balance cut-fill supaya tidak ada hauling material masuk/keluar site. Tim Ambaja kasih beberapa skenario elevasi rencana (datar / step / terraced) untuk pilih opsi paling ekonomis. Output: volume per zona + mass haul diagram + biaya estimasi.

  • ✓Optimasi balance cut-fill (zero waste)
  • ✓Multi skenario elevasi rencana
  • ✓Mass haul diagram per zona
  • ✓Estimasi biaya hauling internal site

[ Tier 2 fav ]

Earthwork Kawasan Industri

Kavling 10-50 ha untuk pabrik / warehouse / logistic park. Elevasi rencana datar (pad/platform rata) dengan toleransi grading ±10cm atau sesuai spec kontrak. Output: volume per kavling sub-divided, schedule earthwork per fase, dan handover ready buat kontraktor sipil.

  • ✓Volume per sub-kavling (developer kawasan)
  • ✓Toleransi elevasi pad ±10cm (sesuai spec kontrak)
  • ✓Schedule earthwork per fase
  • ✓Ready handover ke kontraktor sipil

[ Compact ]

Site Grading Mall & Komersial

Lahan 2-10 ha mall / hotel / office tower. Lahan biasanya sudah datar di tengah kota, fokus cut and fill ke ramp basement parking, podium, dan elevasi entrance. Akurasi tinggi (±1%) karena clearance tight dengan utilitas eksisting.

  • ✓Cut basement parking + ramp
  • ✓Elevasi podium & entrance
  • ✓Akurasi ketat ±1% (utilitas tight)
  • ✓Koordinasi dengan ME & sipil drainase

[ Bentley ]

Cut and Fill Jalan Tol / Infrastruktur

Koridor jalan tol / jalan provinsi / jalur rel. Pakai Bentley OpenRoads untuk alignment + corridor model + perhitungan volume per stasiun (interval 25m / 50m). Output: cross section per stasiun, mass haul diagram skala koridor, optimasi borrow pit lokasi.

  • ✓Alignment + corridor model OpenRoads
  • ✓Cross section per stasiun 25/50m
  • ✓Mass haul diagram skala koridor
  • ✓Optimasi lokasi borrow pit

[ Recurring ]

Stockpile Material Monitoring

Volume tumpukan material (pasir, kerikil, tanah urug, batu split) di stockpile area. Survey bulanan/kuartalan pakai drone UAV RTK (UAV pemetaan; stockpile terbuka tidak memerlukan LiDAR). Output: laporan volume per stockpile + foto orthomosaic + perbandingan dengan survey periode sebelumnya. Dipakai supplier material & kontraktor untuk progress billing.

  • ✓Survey UAV RTK bulanan
  • ✓Comparison vs survey sebelumnya
  • ✓Foto orthomosaic stockpile
  • ✓Basis progress billing supplier

[ Feasibility ]

Pre-Construction Cost Estimate

Untuk tahap feasibility / pre-tender, developer butuh estimasi cepat biaya earthwork untuk decision invest/tidak. Ambaja kerjakan cut and fill cepat (3-5 hari kerja) berbasis data elevasi publik DEMNAS (resolusi ±8 m, datum EGM2008) + GPS spot check. Hasilnya indikatif — galat elevasi DEMNAS bisa mencapai orde meter, jadi akurasi volume tidak dijamin; cukup untuk screening awal, bukan dasar RAB, tender, atau progress billing.

  • ✓Output 3-5 hari kerja (fast track)
  • ✓Pakai DEMNAS + GPS spot check
  • ✓Hasil indikatif — screening awal, bukan dasar RAB
  • ✓Decision invest/tidak early stage

// Process

Konsultasi sampai delivery CAD.

Workflow standar Ambaja: 7 step dari brief awal sampai handover file editable. Setiap step ada milestone tertulis supaya klien transparan progress & bisa schedule mob/demob tim earthwork mereka.

  1. 01

    Brief & konsultasi awal

    Klien kirim: luas lahan, peta lokasi (Google Maps), elevasi rencana (kalau sudah ada), tipe proyek (developer/industri/jalan), deadline. Tim Ambaja kasih indikasi metode (Total Station / GPS RTK / LiDAR), estimasi lead time, dan range quote dalam <1 hari kerja via WhatsApp.

  2. 02

    Site visit & soil check

    Tim datang ke lokasi H-3 sebelum mob full crew: cek kondisi akses, vegetasi, batas lahan eksisting, identifikasi titik kontrol referensi nasional terdekat (TTG/pilar jaring kontrol BIG atau stasiun InaCORS — akses NTRIP lewat registrasi BIG), plot rute survey paling efisien. Foto kondisi lahan disertakan brief report site visit.

  3. 03

    SPK & mobilisasi tim

    Setelah quote disepakati, klien terbitkan SPK / PO. Tim mob: 1 senior surveyor (lisensi ISI) + 2-4 asisten + alat (Total Station / GPS RTK / drone). Untuk lahan >25 ha, mob terbagi multi-batch dengan staging gudang Kebon Jeruk. Daily plan sudah disetujui klien H-1.

  4. 04

    Pengukuran lapangan

    Pickup titik per grid (density per scope). Standar: 1 titik per 25 m² untuk akurasi ±2%, atau lebih rapat untuk lereng curam. Setiap session pengukuran di-validasi closure error < 1:5000 sebelum dianggap valid. Data raw di-backup harian ke cloud.

  5. 05

    Drafting & perhitungan Civil 3D

    Import data raw ke Civil 3D 2024: build surface eksisting TIN, build surface rencana TIN, compute volume composite (cut, fill, net). Cross check dua metode (average end area + prismoidal). Selisih < 0,5% sebelum lanjut ke drafting cross section per stasiun 25m / 50m.

  6. 06

    Cross section, mass haul, 3D viz

    Generate cross section DWG per stasiun (interval sesuai spec proyek), mass haul diagram untuk lihat balance cut-vs-fill per zona, dan 3D visualization untuk presentasi internal developer. Semua file editable: DWG, XML LandXML, CSV, PDF report.

  7. 07

    Delivery & QA review

    Final deliverables di-handover via cloud (Google Drive / Dropbox) dengan struktur folder rapi per kategori. Revisi minor (typo, layout report, format spesifik owner) gratis 1–2 kali dalam 14 hari setelah handover. Setelah sign-off BAST, deposit (kalau ada) di-refund 1–3 hari kerja (paling lambat 7 hari kerja).

[ Benchmark lead time end-to-end ]

Standar tim Ambaja: ~10-17 hari kerja end-to-end untuk 10 ha (5-7 hari survey lapangan + 5-10 hari drafting Civil 3D + finalisasi report). Express delivery 7 hari kerja tersedia dengan surcharge. Untuk standalone (tanpa survey baru, pakai data topografi existing klien): 5-10 hari kerja untuk 10 ha, drafting + finalisasi saja.

// Deliverables

File & report yang Anda terima.

Setiap project cut and fill Ambaja menghasilkan paket deliverables standar berikut. Semua file editable (DWG, XML, CSV) supaya klien bisa lanjut review di software CAD apa pun tanpa konversi.

  • Volumetric Report PDFTabel volume per stasiun (cut, fill, net) + total volume project + summary balance cut-vs-fill + disclaimer akurasi. Tanda tangan Kepala Surveyor terdaftar ISI ada di setiap halaman summary. Cetak-ready A3 / A4.
  • Cross Section per Stasiun DWGCross section per stasiun (interval 25m / 50m / custom) dalam format DWG editable AutoCAD. Setiap section menampilkan: garis tanah eksisting, garis elevasi rencana, area cut (warna kuning), area fill (warna biru), dan area volume per section.
  • 3D Visualization Cut/FillVisualisasi 3D balance cut-vs-fill dengan warna kontras: zona cut (kuning/orange), zona fill (biru/hijau), zona balance (abu-abu netral). Format: model InfraWorks (.sqlite) atau ekspor IMX, surface 3D Civil 3D (DWG), plus render gambar/PDF untuk presentasi. Cocok untuk presentasi internal developer / board meeting.
  • Mass Haul DiagramDiagram yang menunjukkan optimal flow material di dalam site: dari mana cut diambil, ke mana fill ditumpahkan, jarak hauling rata-rata. Penting untuk optimasi biaya alat berat (excavator, dump truck) dan schedule earthwork.
  • File Koordinat CSV/XMLFile koordinat titik (CSV / TXT / LandXML format universal) untuk import ke software apa pun (Civil 3D, AutoCAD, Bentley, MicroStation). Tidak ada vendor lock-in — klien tetap pegang data raw lapangan.
  • Foto Dokumentasi + Site BriefFoto lapangan tiap titik benchmark (BM) referensi, foto kondisi sebelum/sesudah survey, foto akses lahan. Brief site report 1-2 halaman PDF untuk arsip teknis klien — bisa dipakai sebagai dokumen pendukung audit pihak ketiga.

// Mini Case Study

Site Grading Cluster Perumahan 18 Ha · Sentul, Bogor

Klien: developer cluster perumahan tier-2 untuk 240 unit rumah tapak. Tantangan utama: lahan eksisting dengan beda tinggi 12 meter antara titik terendah (sungai kecil) dan titik tertinggi (punggung bukit). Target elevasi rencana: terraced 3 level + jalan kawasan mengikuti kontur natural untuk minimum earthwork.

Luas lahan18 ha (180.000 m²)
Beda tinggi maks12 m
Density topografi1 titik / 15 m²
Cross sectionPer 25 m (720 stasiun)
Volume cut total± 145.000 m³
Volume fill total± 132.000 m³
Balance netSurplus 13.000 m³ (≈ 9%)
Akurasi lapangan±1,8% (verified post-earthwork)
Lead time16 hari kerja end-to-end
SoftwareAutodesk Civil 3D 2024

Surplus 13.000 m³ direkomendasikan jadi material urug jalan internal kawasan + landscape lansekap — zero hauling keluar site. Klien repeat order untuk fase 2 (12 ha). Kasus disamarkan; detail spesifik tersedia under NDA via WhatsApp.

// Harga Cut & Fill

Pricing menyesuaikan scope.

Cut and fill tidak ada flat rate — tarif menyesuaikan luas lahan, density data input yang dibutuhkan, dan kompleksitas cross section. Berikut 3 paket umum yang sering di-request, dengan operasional menyesuaikan per proyek.

STANDALONE

Quote per project

Pakai data topografi existing dari klien (DWG / XML / CSV). Cocok kalau survey sudah dikerjakan konsultan lain & klien butuh perhitungan cut and fill aja.

  • · Drafting Civil 3D + report saja
  • · Lead time 5-10 hari kerja untuk 10 ha
  • · Tarif menyesuaikan luas + density input
  • · Cross section per stasiun included
  • · Mass haul diagram included
  • · QC dua metode perhitungan
  • · Report ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI
Populer

TOPOGRAFI + CUT & FILL

1 Mobilisasi satu jadwal

Survey topografi + cut and fill dalam satu quotation dan satu jadwal. Data input sama, lead time end-to-end lebih cepat, garansi akurasi tetap ±2%. Pilihan paling banyak di-take developer.

  • · Topografi (mulai Rp 250/m²) + cut and fill
  • · Lead time 10-17 hari kerja untuk 10 ha
  • · Satu quotation: topografi sesuai tier publish (lahan > 5 ha quote), cut and fill per proyek
  • · Garansi akurasi ±2% volume
  • · Cross section + mass haul + 3D viz
  • · Tim surveyor terdaftar ISI
  • · File handover universal (no vendor lock-in)

LIDAR + CUT & FILL

Quote per project

LiDAR drone (mulai Rp 1jt/hektar) + cut and fill untuk lahan luas (>25 ha) dengan vegetasi padat. Density 100+ titik/m² jaga akurasi cut and fill di area challenging. Recommended untuk perkebunan, hutan, tambang.

  • · LiDAR dan cut and fill dikutip terpisah (satu quotation)
  • · Density 100-200 titik/m²
  • · Coverage 50-100 ha/hari LiDAR
  • · Penetrasi vegetasi padat (DTM)
  • · Min order 25 ha
  • · Lead time 15-20 hari kerja
  • · YellowScan Voyager (RIEGL VUX-120)

+ Operasional (mobilisasi & akomodasi tim di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang — di dalam area itu mobilisasi sudah termasuk tarif dasar; GCP LiDAR dihitung terpisah per titik) menyesuaikan scope · Invoice resmi e-Faktur Pajak (harga belum termasuk PPN 11%) · Lihat harga lengkap →

// FAQ Cut and Fill

Yang sering ditanya PM & konsultan civil.

Apa beda cut and fill dengan survey topografi biasa?

Survey topografi menghasilkan peta kondisi tanah eksisting (kontur, situasi, elevasi titik) — ini adalah input. Cut and fill adalah analisis lanjutan: membandingkan elevasi eksisting (dari topografi) terhadap elevasi rencana (dari desain site plan / civil), lalu menghitung volume tanah yang harus digali (cut) dan ditimbun (fill) per stasiun. Output cut and fill bukan peta, tapi laporan volumetric (m³), cross section per 25m/50m, mass haul diagram, dan visualisasi 3D balance cut-vs-fill. Survey topografi + cut and fill bisa diambil dalam satu quotation dan satu jadwal karena data inputnya sama; topografi tetap mengikuti tarif publish, sedangkan cut and fill dihitung per proyek.

Berapa akurasi perhitungan volume cut and fill yang bisa dijanjikan?

Akurasi standar Ambaja: ±2% terhadap volume aktual lapangan, asal density data input mencukupi. Density minimum untuk akurasi ±2%: 1 titik per 10-25 m² (topografi konvensional) atau 100+ titik per m² (LiDAR drone). Untuk lahan dengan kontur ekstrem (lereng curam, lembah, jurang), kami rapatkan grid hingga 1 titik per 10 m², atau memakai LiDAR drone bila lahannya bervegetasi padat mulai 25 ha — akurasi tetap dijaga ±2%. Faktor yang menurunkan akurasi: vegetasi padat menutup permukaan tanah asli, area belum di-clearing, atau elevasi rencana belum final. Semua disclaimer ini dijelaskan di awal kontrak supaya tidak ada miskomunikasi billing dengan owner.

Apakah hasil cut and fill bisa dipakai untuk klaim ke owner / progress billing?

Iya, sangat sering. Laporan cut and fill Ambaja sudah memuat: tabel volume per stasiun, total volume cut vs fill, selisih balance (surplus/defisit), cross section ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar di ISI (Ikatan Surveyor Indonesia), serta foto dokumentasi tiap titik benchmark. Format report mengikuti format kuantitas earthwork yang lazim (tabel volume per stasiun + cross section), sehingga bisa dipakai sebagai dokumen pendukung opname/mutual check (MC) progress billing; penerimaannya tetap mengikuti ketentuan kontrak dan persetujuan pengawas/owner. Untuk audit pihak ketiga (3rd party verification) yang memerlukan re-survey by independent surveyor, bisa request via WhatsApp — tarif menyesuaikan luas area & deadline.

Lead time pengerjaan cut and fill untuk lahan 10 hektar berapa lama?

Standar: 5-10 hari kerja untuk lahan 10 ha (dari penerimaan data topografi lengkap + elevasi rencana sampai delivery final report). Breakdown: hari 1-2 import & QC data input ke Civil 3D, hari 3-5 generate surface eksisting + surface rencana + perhitungan volume, hari 6-7 drafting cross section per 25m/50m + mass haul diagram, hari 8-10 finalisasi PDF report + DWG cross section + 3D visualization. Kalau data topografi belum ada, tambah survey lapangan topografi (±5-7 hari kerja untuk 10 ha) — total ±10-17 hari kerja end-to-end untuk topografi + cut and fill dalam satu jadwal mobilisasi (harga tiap layanan dikutip terpisah). Express delivery tersedia dengan surcharge: ±3 hari kerja untuk perhitungan cut and fill dari data lengkap, ±7 hari kerja untuk topografi + cut and fill end-to-end.

Software apa yang dipakai Ambaja untuk perhitungan cut and fill?

Software utama: Autodesk Civil 3D (versi 2024) untuk surface comparison TIN, alignment, dan perhitungan volume composite. Untuk proyek koridor jalan/jalan tol/rel, kami juga pakai Bentley OpenRoads Designer. Cross-check volume via dua metode (average end area method + prismoidal method) untuk validasi internal — selisih maksimum 0,5% antar metode sebelum di-finalize ke report. Untuk visualisasi 3D balance cut-vs-fill kami pakai InfraWorks atau Civil 3D 3D viewer. Semua file editable diserahkan ke klien (DWG, XML LandXML format universal) supaya bisa dipakai konsultan QS / kontraktor utama tanpa vendor lock-in.

Saya sudah punya data topografi & desain dari konsultan lain — bisa langsung hitung cut and fill?

Bisa, ini disebut layanan 'cut and fill standalone'. Kirim data input ke WhatsApp: (1) data topografi eksisting format DWG/XML/CSV minimum density 1 titik per 25 m², (2) desain elevasi rencana format DWG/Civil 3D, (3) alignment jalan/jalur kalau ada. Kami review dulu kualitas data dalam 1-2 hari kerja — kalau memenuhi syarat akurasi ±2%, langsung quote & mulai pengerjaan. Kalau density topografi kurang atau ada gap data, kami rekomendasi top-up survey topografi tambahan (additional area only) supaya hasil cut and fill tetap valid. Tarif standalone cut and fill lebih murah dibanding pemesanan bersama survey topografi karena tidak mencakup survey lapangan.

Apakah Ambaja juga menghitung volume stockpile material galian?

Iya, stockpile volume calculation adalah sub-service cut and fill yang sering di-request. Methodology: kami survey stockpile dengan drone UAV RTK (UAV pemetaan; LiDAR hanya bila area tambang/borrow pit di sekitarnya masih bervegetasi dan luasnya mulai 25 ha), hasilnya di-compare dengan base surface (kondisi tanah sebelum stockpile menumpuk) untuk dapat volume net. Akurasi volume tipikal 2-5% untuk stockpile granular (pasir, kerikil, tanah urug), bergantung pada GCP, base surface, dan kebersihan toe stockpile. Standar untuk monitoring bulanan/kuartalan kontraktor earthwork & supplier material. Output: laporan volume per stockpile + foto orthomosaic + 3D visualization. Sering dipakai sebagai dasar progress billing supplier material atau audit inventory site.

Bagaimana kalau hasil cut and fill tidak balance (surplus cut atau defisit fill besar)?

Hasil cut and fill ideal adalah balance (cut ≈ fill) supaya tidak ada biaya hauling material masuk/keluar site. Kalau surplus cut besar (volume galian jauh melebihi timbunan), tim Ambaja kasih rekomendasi: (1) revisi elevasi rencana naikkan supaya butuh lebih sedikit cut, (2) siapkan area timbunan buangan (spoil area) internal site kalau ada area buffer, (3) jual surplus tanah ke proyek tetangga — penjualan hasil galian wajib memiliki IUP untuk Penjualan (Pasal 105 UU 3/2020), jadi urus izinnya lebih dulu, (4) hauling ke disposal area legal terdekat dengan estimasi biaya truck colt diesel. Sebaliknya defisit fill besar = butuh borrow material dari quarry — kami bantu estimasi volume dan daftar quarry terdekat di radius 30 km dari site (pembelian material di luar layanan Ambaja). Konsultasi optimasi balance cut-fill termasuk dalam scope tanpa biaya tambahan.

Civil 3D Engineer Standby

Brief
Cut & Fill.

Kirim 3 hal via WhatsApp: (1) luas lahan + lokasi Google Maps, (2) elevasi rencana (kalau sudah ada), (3) tipe proyek (developer / industri / jalan tol). Tim kami balas dengan estimasi quote, lead time, dan rekomendasi metode (Civil 3D standalone vs topografi + cut and fill vs LiDAR) dalam <1 hari kerja.

// Info Cut & Fill

Range luas

2 ha (komersial) — 100+ ha (developer)

Lead time

5-10 hari (standalone) · 10-17 hari (dengan topografi), lahan 10 ha

Coverage

Jabodetabek + Karawang & Cikarang

Surveyor

Berlisensi & terdaftar di ISI

› Response < 1 hari kerja

WhatsApp