// Harga · Jasa LiDAR Drone · Mulai 25 hektar
Harga LiDAR Drone
Per Hektar.
Tarif base Rp 1.000.000 per hektar untuk pemetaan LiDAR drone lahan minimum 25 hektar di Jabodetabek, Karawang, dan Cikarang (belum termasuk PPN 11%). Sensor YellowScan Voyager (RIEGL VUX-120) terbang di drone multirotor heavy-lift, akurasi vertikal 5-10 cm dengan GCP (dihitung terpisah per titik), point density 100-200 titik/m². Halaman ini dedicated untuk detail biaya, scenario kalkulasi, dan komparasi vs metode survey lain — bukan halaman teknis sensor.
Tarif Base
Mulai Rp 1.000.000
per hektar (min. 25 ha)
Diskon Volume
5-20%
untuk 100+ hektar
Lead Time
2-5 minggu
field + processing
Rp 1jt
Tarif base per hektar
25 ha
Minimum order tier publish
50/50
Termin DP/Pelunasan (S&K)
PPN 11%
Charge terpisah e-Faktur
// Kenapa Per Hektar
Pricing per hektar bukan asal pukul rata.
Industri survey LiDAR di Indonesia masih opaque soal harga. Banyak vendor kasih angka “hubungi kami untuk quote” tanpa publish range — bikin developer & procurement sulit estimasi anggaran di tahap feasibility study. Ambaja publish tarif base Rp 1.000.000 per hektar untuk tier 25-100 hektar di Jabodetabek–Karawang–Cikarang (belum termasuk PPN 11%) supaya Anda bisa langsung kalkulasi rough estimate.
Tapi pricing per hektar bukan asal pukul rata. Komponen biaya riil terdiri dari 6 elemen: depresiasi sensor LiDAR (~35%), drone & flight execution (~15%), GPS base station & kontrol (~10%; GCP dihitung terpisah per titik), processing point cloud (~20%), drafting & laporan (~10%), dan mobilisasi (~10%). Saat luas naik, komponen fixed cost (sensor, GPS base, crew setup, mobilisasi) ter-amortisasi lebih baik — bikin tarif per hektar turun di tier 100+ dan 500+ ha.
Halaman ini fokus untuk procurement & founder yang butuh angka konkret: breakdown komponen, scenario 25/50/100/250/500+ ha, komparasi vs metode lain, dan transparansi termin pembayaran. Untuk teknis sensor & workflow, lihat halaman LiDAR Drone — service detail.
// Breakdown Biaya
Komposisi Rp 1jt/hektar tier base.
Setiap komponen di-breakdown jelas di SPK awal. Tidak ada biaya tersembunyi. Estimasi porsi di bawah berlaku untuk tier standard 25-100 hektar di Jabodetabek–Karawang–Cikarang; untuk lahan di luar area itu, mobilisasi dan akomodasi crew di-quote terpisah per lokasi.
Sensor LiDAR
YellowScan Voyager (RIEGL VUX-120) — survey-grade. Termasuk depresiasi alat dan kalibrasi periodik.
Drone platform & flight
Drone multirotor heavy-lift (muatan sensor Voyager 3,5 kg, di atas batas DJI M300/M350) + 6-8 set baterai per hari. Pilot drone berpengalaman + asisten flight monitor real-time density.
GPS base & kontrol
GPS Geodetic base station untuk koreksi PPK (Trimble R10 / Topcon HiPer), anchor koordinat UTM Zona 48S. Pemasangan & pengukuran GCP (1 per 10 ha, marker 60x60 cm) dihitung terpisah per titik.
Processing point cloud
PPK post-processing GPS, klasifikasi (ground/low veg/med veg/high veg/building), QC manual data processor in-house.
Drafting & laporan
Generate DTM/DSM GeoTIFF + kontur DWG editable + laporan teknis PDF 20-40 halaman + cetak A0/A1 opsional.
Mobilisasi
Transport crew + cargo alat (Jabodetabek + Karawang/Cikarang included; luar area itu dihitung terpisah). Akomodasi crew hanya untuk lokasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang dan dihitung terpisah.
[ Catatan Tarif ]
Tarif yang dipublish adalah before PPN. PPN 11% di-charge terpisah di invoice e-Faktur resmi PT Amanah Bangun Nanjaya. Untuk lahan di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang, komponen mobilisasi + akomodasi crew di-quote spesifik per lokasi dan medan.
// Scenario Kalkulasi
Lima scenario tipikal procurement.
Semua scenario di bawah mengasumsikan lahan yang masih bervegetasi — industrial estate, township, atau kawasan industri yang lahannya sudah terbuka lebih ekonomis dipetakan dengan UAV pemetaan (Rp 500 rb/ha, minimum 10 ha). Angka di bawah adalah rough estimate untuk membantu kalkulasi awal anggaran feasibility. Quote final per proyek menyesuaikan akses lokasi (biaya akses sulit), lokasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang, jumlah GCP, dan apakah ada deliverable custom (Civil 3D LandXML, point cloud klasifikasi detail, dll).
| Luas | Profil | Tarif/Ha | Subtotal* | Lead Time |
|---|---|---|---|---|
| 25 ha | Kebun karet sisa, Bogor Mobilisasi: Termasuk (Jabodetabek) GCP: 3 titik @ standar | Rp 1.000.000 / ha | Rp 25.000.000 | 8-10 hari kerja Tier minimum publish; sweet spot developer kecil-menengah. |
| 50 ha | Lahan industrial estate bervegetasi, Karawang Mobilisasi: Termasuk (Karawang) GCP: 5 titik @ standar | Rp 950.000 / ha | Rp 47.500.000 | 12-14 hari kerja Mulai turun ~5%; coverage 2 hari flight, ekonomis. |
| 100 ha | Township residential, Tangerang Selatan Mobilisasi: Termasuk (Jabodetabek) GCP: 10 titik @ cluster | Rp 900.000 / ha | Rp 90.000.000 | 18-21 hari kerja Volume discount ~10%; dedicated project manager onsite. |
| 250 ha | Kawasan industri bervegetasi, Karawang Mobilisasi: Include (Karawang industrial belt) GCP: 25 titik @ cluster | Rp 800.000 / ha | Rp 200.000.000 | 4-5 minggu kerja Termin bertahap dapat disepakati di SPK; opsi multiple flight crew paralel. |
| 500+ ha | Koridor jalan tol / kebun sawit Mobilisasi: Cargo antar pulau GCP: 1 per 10 ha + redundancy | Custom (enterprise) | Quote spesifik | 5-8 minggu kerja Enterprise tier; multi-temporal monitoring tahunan. |
* Subtotal sebelum PPN. Belum termasuk biaya GCP (dihitung terpisah per titik), mobilisasi di luar Jabodetabek–Karawang–Cikarang, akomodasi crew untuk proyek multi-hari di luar area tersebut, atau deliverable custom (point cloud klasifikasi detail, LandXML, profil melintang khusus). Angka untuk rough estimate procurement — quote final di SPK resmi setelah site assessment.
// Komparasi Metode Survey
LiDAR vs photogrammetry vs total station vs satelit.
Bukan setiap proyek butuh LiDAR. Untuk lahan terbuka mulai 10 ha, berapa pun luasnya, UAV pemetaan (photogrammetry RTK) lebih ekonomis; untuk detail engineering pakai Total Station; untuk pre-feasibility lahan ribuan hektar cukup citra satelit. Tarif Ambaja di tabel belum termasuk PPN 11%. Tabel di bawah cheat sheet untuk procurement decision.
| Metode | Tarif/Ha | Timeline 50 Ha | Akurasi Vertikal | Vegetasi Padat | Best For |
|---|---|---|---|---|---|
| LiDAR Drone (Ambaja)← Halaman ini | Rp 1.000.000 | 12-14 hari kerja | 5-10 cm dengan GCP | ✓ Penetrasi kanopi | Lahan >25 ha + vegetasi padat |
| UAV Photogrammetry RTK | Rp 500rb - Rp 750rb | 7-10 hari kerja | 3-5 cm dengan GCP (lahan terbuka) | ✗ Gagal di kanopi | Lahan terbuka 10-100 ha |
| Topografi Total Station | Rp 2-3,5 jt (Rp 200-350/m²; > 5 ha quote) | 60-90 hari kerja | 2-5 cm (paling akurat) | △ Bisa, tapi lambat | Lahan <10 ha atau detail engineering |
| Citra Satelit (DEM) | Rp 50rb - Rp 200rb | 3-7 hari kerja | 50 cm - 5 meter | ✗ Tidak akurat | Pre-feasibility, study luas >1000 ha |
Rule of thumb procurement
Lahan <10 ha: pakai survey topografi (per m²). Lahan terbuka mulai 10 ha, berapa pun luasnya: pakai UAV pemetaan (photogrammetry RTK). Lahan >25 ha + vegetasi padat: LiDAR drone. Lahan >1.000 ha untuk pre-FS: citra satelit dulu, baru UAV pemetaan (area terbuka) atau LiDAR (area bervegetasi) untuk area prioritas.
Kombinasi metode (paling cost-effective)
Workflow developer kawasan 100+ ha tipikal: LiDAR drone untuk kontur dasar area bervegetasi (area terbuka cukup UAV pemetaan) + Total Station spot untuk detail engineering di area gedung utama. Hemat biaya dan waktu dibanding semua-Total-Station, akurasi engineering tetap terjaga.
// Kenapa Ambaja
Yang procurement dapat di tarif ini.
Pricing per hektar saja tidak cukup — yang lebih penting buat procurement: transparansi komponen, compliance pajak, dan fleksibilitas termin pembayaran. Ini yang Ambaja deliver setiap proyek LiDAR drone.
Efisiensi biaya per akurasi
Per hektar memang 1,3–2x tarif UAV photogrammetry (Rp 500–750 rb/ha), tapi LiDAR menggantikan kebutuhan Total Station di vegetasi padat — tarif publik topografi Total Station Rp 2–3,5 juta per hektar (lahan 0,5–5 ha; di atas 5 ha by quote). Untuk lahan >25 ha bervegetasi padat, LiDAR umumnya jauh lebih hemat dan lebih cepat daripada topografi terestris; perbandingan pastinya (termasuk GCP) ada di quotation. Semua tarif belum termasuk PPN 11%.
Akurasi vertikal 5-10 cm (dengan GCP)
Pakai GCP cluster + PPK post-processing — bukan asumsi. Setiap proyek dilengkapi laporan akurasi RMSE per axis (X, Y, Z) sehingga klien & konsultan engineer punya angka real untuk dokumen quality control.
Output langsung CAD/GIS-ready
DWG kontur untuk Civil 3D, GeoTIFF DTM/DSM untuk ArcGIS/QGIS, LAS/LAZ untuk Bentley OpenRoads & ReCap. Tim engineer Anda bisa langsung kerja tanpa konversi format manual.
Sistem deposit transparan
Tidak ada premi asuransi tersembunyi. Deposit refundable cover risk operasional alat — dikembalikan penuh kalau alat aman. Pendekatan paling fair untuk B2B procurement.
Invoice resmi e-Faktur PT ABN
Semua proyek dengan SPK dan invoice resmi e-Faktur Pajak atas nama PT Amanah Bangun Nanjaya. Compliance procurement BUMN/multinational; kredit pajak masuk normal untuk klien PKP.
Termin pembayaran fleksibel
Default S&K: DP 50% + pelunasan 50% sebelum kick-off; termin bertahap untuk proyek besar dapat disepakati di SPK. Untuk klien BUMN dengan NET 30/60, kami fleksibel asal sepakat di SPK awal.
// Termin Pembayaran
Cash flow yang predictable.
Termin pembayaran default Ambaja mengikuti Syarat & Ketentuan: DP 50% setelah SPK ditandatangani untuk mengunci jadwal alat & crew, lalu pelunasan 50% sebelum kick-off terbang; untuk proyek besar, termin bertahap mengikuti milestone dapat disepakati di SPK. Untuk klien BUMN/multinational dengan policy procurement berbeda (NET 30/60, retention 5-10%), kami fleksibel asal sepakat di SPK awal.
- Termin 1 — DP 50%Dibayar setelah SPK ditandatangani, sebelum mobilisasi crew & alat — mengunci jadwal terbang, booking crew, dan setup GCP awal.
- Termin 2 — Pelunasan 50%Dibayar sebelum kick-off terbang (default Syarat & Ketentuan). Untuk proyek besar, sebagian dapat dijadwalkan pasca-flight — verifiable via flight log + bukti data — bila disepakati di SPK.
- Serah terima & BASTFinal deliverable (LAS/LAZ + DTM + DSM + kontur DWG + laporan PDF) diserahkan dengan BAST yang ditandatangani PIC procurement; termin terakhir jatuh di sini hanya bila SPK menyepakati termin bertahap.
// Dokumen & Compliance
Yang Anda terima di setiap termin
Procurement BUMN/multinational typically butuh dokumen compliance khusus. Ambaja siap deliver semua dokumen standar — tinggal sebut compliance requirement Anda saat diskusi awal SPK.
* Output LiDAR Ambaja adalah pemetaan teknis untuk perencanaan engineering & investasi, bukan dokumen legal kepemilikan tanah.
Yang sering ditanya procurement & founder.
LiDAR atau fotogrametri untuk lahan Anda?
- Ukur Tanah · 18 Juli 2026LiDAR vs Photogrammetry untuk Pemetaan LuasLiDAR vs photogrammetry untuk pemetaan luas 5-200 ha: YellowScan + DJI M350 RTK vs Zenmuse P1, akurasi RMSE 3-10 cm, density, & biaya per hektar.Baca artikel
- Case Study · 18 Juni 2026Case Study: Pemetaan LiDAR 50 Hektar CikarangCase study LiDAR 50 hektar kawasan industri Cikarang: YellowScan Mapper+ + DJI M350 RTK, base Trimble R12i, RMSE vertikal 6.8 cm, DWG kontur 0.5 m.Baca artikel
- Ukur Tanah · 18 Juli 2026Kapan Butuh Drone Survey vs Ground SurveyKapan butuh drone survey vs ground survey: matriks keputusan, spec DJI M350 RTK & YellowScan, RMSE vertikal 6,8 cm, biaya per hektar & workflow hybrid Ambaja.Baca artikel
- Ukur Tanah · 18 Juli 2026DJI Phantom RTK vs YellowScan vs Riegl LiDARDJI Phantom 4 RTK vs YellowScan Mapper+ vs Riegl LiDAR: bedah spec sensor, akurasi RMSE riil, density point cloud, biaya & rekomendasi per proyek.Baca artikel
// Halaman Terkait
Layanan & harga lain yang relevan.
LiDAR Drone (Service Detail)
Detail teknis sensor, akurasi, dan workflow LiDAR drone Ambaja.
Harga Ukur Tanah per m²
Tarif survey topografi Total Station — untuk lahan <10 hektar.
UAV / Drone Pemetaan
Photogrammetry RTK — alternatif ekonomis untuk lahan terbuka.
Pemetaan Lahan Developer
Topografi + boundary + LiDAR + sondir investasi-ready, harga tiap layanan dikutip terpisah.
Cut & Fill
Hitung volume galian/timbunan dari data LiDAR — output Civil 3D.
Halaman Harga Utama
Tabel lengkap scaffolding + ukur tanah; komparasi semua tier.
// Mulai Quote
Kirim batas lahan Anda.
Kami balas estimasi awal ±30 menit.
Tim Ambaja standby 24/7 via WhatsApp. Kirim file batas lahan (KMZ, SHP, atau foto Google Earth) + luas estimasi + jenis proyek (developer / perkebunan / tambang / koridor). Estimasi awal kami kirim ±30 menit pada jam layanan chat (08.00–22.00 WIB); quotation final dengan breakdown biaya, GCP, dan timeline menyusul 1–2 hari kerja setelah kunjungan lokasi (wajib untuk LiDAR).