Frame — Workhorse Pasar Indonesia
Frame adalah sistem scaffolding modular paling mudah dikenali: dua kaki vertikal terhubung dengan pipa horizontal yang sudah di-las pabrik — membentuk huruf "H" atau "A" tergantung pabrikan. Dua frame disilang dengan cross brace diagonal untuk lateral stability, ditumpuk vertikal dengan pin lock, dan dialaskan ke jack base adjustable untuk leveling tanah tidak rata.
Karakter utama Frame adalah simplisitas dan ekonomis — banyak erektor di Indonesia sudah lama familiar dengan sistem ini. Komponennya sedikit (frame, cross brace, jack base, U-head, catwalk), restock part mudah, dan mudah dikuasai tim lapangan yang kompeten. Trade-off-nya: geometri kaku 90° (rectangular only), beban platform 250 kg/m² (tidak cukup untuk menumpuk material atau MEP berat; shoring plat dihitung per kaki, bukan dari angka platform), dan jarak antar-tie maksimum 4 modul (~6,8–7,6 m) sesuai SOP Ambaja — perlu banyak titik anchor untuk gedung tinggi.
Sweet spot Frame: gedung rendah–menengah (hingga ±38 m tanpa desain khusus) untuk renovasi general (plasteran, pengecatan, instalasi MEP ringan), bekisting plat lantai ≤15 cm, dan fasad akses untuk facade cleaning atau re-cladding ringan.
Frame · Quick Spec
- SWL
- 250 kg/m²
- Pasang
- 80–120 set/tim/hari
- Geometri
- 90° saja
- Sweet spot
- Gedung hingga ±10 lt (±38 m)
- Cost
- Rp 25rb/set/bulan
- Stok Ambaja
- 1.500+ set ready