Lompat ke konten
Ambaja.
Panduan Teknis · Long Read 12 menit

// Panduan · Scaffolding · Rumus & Kalkulasi

Cara Hitung Kebutuhan Scaffolding per Proyek.

Rumus praktis untuk menghitung jumlah set Frame, cross brace, jack base, U-head, dan catwalk berdasar luas fasad dan tinggi lantai. Disertai tabel referensi, faktor aman 10%, dan 3 contoh kalkulasi lengkapuntuk rumah 2 lantai, ruko 4 lantai, dan gedung 8 lantai — semua dengan angka yang langsung bisa dipakai untuk RAB & PO.

Konstanta utama

2 m²

fasad / set Frame / tier

Tier per 3m

~1,76

tier vertikal per lantai

Faktor aman

+10%

buffer unit hilang/rusak

Wall-tie

2v × 3h

modul (vertikal × horizontal)

Dipublikasikan 2026-06-03 · Mengacu SNI 0349-2010

// Kenapa Penting

Salah hitung = salah biaya + salah safety.

Dari 1.200+ proyek yang Ambaja kerjakan sejak 2019, lebih dari 40% RAB scaffolding yang masuk ke kami punya hitungan awal yang meleset minimal 15% — baik kurang maupun lebih. Kalau kurang, kontraktor terpaksa emergency order dengan harga premium urgent. Kalau lebih, deposit nganggur di lapangan dan rental fee membengkak tanpa hasil produktif.

Panduan ini menyajikan metode hitung 5-langkahyang sama dengan yang dipakai sales engineer Ambaja saat menyusun BOM klien. Berbasis luas fasad & tinggi bangunan, dengan konstanta empiris dari proyek riil Frame 1.700mm di Jabodetabek. Cocok untuk owner, kontraktor utama, subkontraktor, mandor, dan tim QS yang ingin cross-check tawaran vendor.

Hitungan di panduan ini fokus ke scaffolding akses fasad (luas dinding vertikal) menggunakan sistem Frame 1.700mm — sistem paling umum (≈60% proyek Jabodetabek). Untuk shoring plat lantai (slab support) dan sistem Ringlock / Kwikstage, ada catatan adaptasi rumus di bagian akhir.

// Step 1 dari 5

Hitung luas fasad / dinding kerja.

Step pertama: tentukan total m² area dinding yang butuh scaffolding. Untuk bangunan persegi sederhana, rumusnya straightforward. Untuk bangunan dengan teras menjorok, fasad bertakik, atau atrium void — pakai metode segmentasi.

RUMUS DASAR

Luas Fasad = Perimeter × Tinggi

Lfasad (m²) = P (m) × H (m)

P = perimeter bangunan (keliling)

H = tinggi total bangunan (ground → atap)

Contoh: bangunan 12m × 8m tinggi 9m. Perimeter = (12+8)×2 = 40m. Luas fasad = 40 × 9 = 360 m². Ini adalah total luar area fasad yang harus di-cover scaffold di seluruh 4 sisi.

CATATAN PRAKTIS

Sisi mana yang butuh scaffold?

  • Renovasi total / cat ulang: semua 4 sisi, full luas fasad.
  • Fitout fasad 1 sisi (mis. depan saja): cuma hitung 1 panel. Sisi belakang/samping yang menempel bangunan tetangga sering skip.
  • Bangunan menjorok / kantilever: hitung sisi luar kantilever sebagai segmen tambahan, bukan sebagai pengganti sisi belakang.
  • Atap miring / pelana: tambahkan area gable di kedua sisi (segitiga × 2 sisi).

[ Common mistake ]

JANGAN kurangi luas pintu/jendela dari hitungan fasad. Scaffold tetap berdiri di depan opening, dan justru di area opening biasanya yang butuh akses paling intensif (pasang kusen, kaca, finishing). Kurangi opening hanya kalau opening > 3m × 3m (mis. pintu garasi besar atau curtain wall) — di area itu kita pakai bridging beam, bukan stack scaffold reguler.

// Step 2 dari 5

Hitung jumlah tier vertikal.

Scaffold disusun dari unit modular bertumpuk (di lapangan disebut tier atau tingkat). Setiap tier Frame 1.700mm menutup ketinggian sekitar 1,7m. Tinggi total bangunan dibagi tinggi modul = jumlah tier yang dibutuhkan, dibulatkan ke atas.

RUMUS

Tier = ⌈ H / 1,7 ⌉

Ntier = ⌈ Htotal (m) / 1,7 ⌉

⌈ ⌉ = pembulatan ke atas (ceiling)

Frame 1.900mm: ganti dividen jadi 1,9

Bangunan 9m butuh ⌈9 / 1,7⌉ = 6 tier. Bangunan 12m butuh ⌈12 / 1,7⌉ = 8 tier. Untuk akses atap (kerja di atap, pasang baja gable), tambahkan 1 tier ekstra untuk railing dan footing tukang berdiri.

TINGGI PER LANTAI — REFERENSI

Konversi cepat

Rumah residensial

2,8-3,2 m / lantai

≈ 2 tier

Ruko / komersial

3,5-4,0 m / lantai

≈ 2-3 tier

Gedung kantor

3,8-4,2 m / lantai

≈ 3 tier

Mall / hotel

4,0-5,0 m / lantai

≈ 3 tier

Lobby / atrium

5,0-8,0 m / lantai

≈ 4-5 tier

// Step 3 dari 5

Hitung total set Frame.

Konstanta empiris Ambaja: 1 set Frame 1.700mm menutup 2 m² area fasad per tier (1,2m × 1,7m). Jadi total set = luas fasad × jumlah tier ÷ luas per set. Atau lebih praktis, pisah ke perimeter (jumlah set per tier) × jumlah tier.

RUMUS — METODE LUAS

Set = Lfasad ÷ 2 × Tier-multiplier

Nset = (Lfasad / 2)

Luas fasad sudah include semua tier (P × H)

Bangunan dengan Lfasad = 360 m² butuh 180 set Frame (sebelum faktor aman). Metode ini cepat untuk estimasi awal RAB.

RUMUS — METODE PERIMETER

Set = (P ÷ 1,2) × Ntier

Nset = ⌈P / 1,2⌉ × Ntier

1,2m = lebar standar 1 set Frame

Bangunan P=40m H=9m: ⌈40/1,2⌉ × ⌈9/1,7⌉ = 34 × 6 = 204 set. Hasil metode perimeter biasanya 10-15% lebih tinggi dari metode luas — lebih akurat untuk PO karena memperhitungkan pembulatan tiap sisi.

[ Rekomendasi Ambaja ]

Pakai metode perimeter untuk PO akhir. Metode luas cocok untuk hitungan cepat di tahap brief / pre-feasibility, tapi cenderung under-estimate untuk bangunan dengan banyak sudut karena tidak memperhitungkan pembulatan per sisi.

// Step 4 dari 5

Hitung aksesoris pendukung.

Set Frame saja tidak cukup. Setiap setup scaffolding bertingkat butuh cross brace, jack base, U-head, catwalk, dan edge-protection. Tabel berikut adalah ratio konstanta yang dipakai sales engineer Ambaja saat menyusun BOM.

AksesorisRatioUntuk 100 set FrameWajib?
Cross brace silang2 pcs per set Frame200 pcsWAJIB
Jack base adjustable4 pcs per set di tier 1≈ 60 pcs (asumsi 15 set per perimeter)WAJIB
U-head adjustable4 pcs per set di tier teratas≈ 60 pcs (kalau dipakai shoring)OPSIONAL
Catwalk plywood 18mm1 lembar per 2 m² area kerja≈ 50 lembar (tier kerja saja)WAJIB
Ladder modular1 unit per 4 modul vertikal≈ 5 unit (untuk 6 tier × 1 sisi akses)WAJIB
Guard rail 1.000mmSepanjang catwalk (semua tier kerja)≈ 40m linearWAJIB
Toe board 150mmSepanjang catwalk (semua tier kerja)≈ 40m linearWAJIB
Wall-tie + anchor1 set per 2 tier × 3 modul horizontal≈ 17 set tie + anchorWAJIB
Safety net horizontal1 modul per tier kerja≈ 30 modul (per tier kerja × perimeter)REKOMENDASI

* Angka untuk 100 set di kolom 3 adalah ilustrasi untuk fasad persegi 12m × 8m × 9m (≈ 100 set Frame setelah faktor aman). Ratio aktual menyesuaikan geometri bangunan.

// Step 5 dari 5

Tambah faktor aman 10%.

Step terakhir sebelum hitungan masuk PO. Faktor aman bukan opsional — ini cover 3 risiko nyata di lapangan: unit penyok/rusak (2-3%), revisi gambar dadakan (3-4%), dan ad-hoc kebutuhan tambahan (3-4%).

KONTRAKTOR PEMULA

+5%

Risiko: bisa kurang di tengah proyek, lalu emergency order. Bisa hemat kalau proyek small & tim sudah super disiplin.

STANDAR AMBAJA

+10%

Sweet spot. Cover 95% kasus tanpa over-stock. Dipakai default di BOM yang kami issue ke klien retainer.

› Direkomendasikan

PROYEK KOMPLEKS / TIMELINE KETAT

+15%

Untuk proyek dengan banyak revisi (hotel, premium res.), area kerja non-standar, atau timeline shift malam multi-paralel.

RUMUS FINAL

Set order = Set hitung × 1,10

Norder = ⌈Nset × 1,10⌉

Pembulatan ke atas untuk integer

Contoh: hitung dasar 204 set × 1,10 = 224,4 → 225 set yang masuk PO. Faktor aman juga diterapkan ke aksesoris (cross brace, jack base, U-head) dengan ratio yang sama.

// 3 Contoh Kalkulasi

Dari rumah 2 lantai sampai gedung 8 lantai.

Tiga skenario riil dengan input proyek lengkap, hitungan langkah-per-langkah, dan BOM akhir yang langsung bisa dipakai untuk RAB.

Case 1

Rumah Tinggal 2 Lantai — Renovasi Cat Fasad

Rumah residensial di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Renovasi total fasad: cat ulang, ganti panel listrik exterior, pasang kanopi baru. Akses scaffold dari 3 sisi (sisi belakang menempel rumah tetangga, skip).

Input Proyek

Denah
10m × 8m
Tinggi total
6,4m (2 lantai × 3,2m)
Sisi yang di-cover
3 sisi (depan + 2 samping)
Perimeter efektif
10 + 8 + 8 = 26m
Durasi rental
1 bulan
Tipe Frame
1.700mm (standar residensial)

Langkah Kalkulasi

1. Luas fasad = 26m × 6,4m = 166,4 m²

2. N tier = ⌈6,4 / 1,7⌉ = 4 tier

3. Set per tier = ⌈26 / 1,2⌉ = 22 set

4. Total set hitung = 22 × 4 = 88 set

5. Faktor aman: 88 × 1,10 = 97 set

→ ORDER FINAL: 97 set Frame

Bill of Material (BOM)

Frame 1.700mm

97 set

Cross brace

194 pcs

Jack base adjustable

88 pcs

U-head adjustable

20 pcs (atap)

Catwalk plywood 18mm

44 lembar

Ladder modular

3 unit

Wall-tie + anchor

10 set

Toe board + guard rail

26m

Catatan: untuk renovasi 1 bulan, paket bulanan paling efisien. Estimasi tarif base unit Frame mulai Rp 25rb/set/bulan — operasional (delivery, pasang/bongkar, deposit) menyesuaikan jarak & akses.

Case 2

Ruko Komersial 4 Lantai — Fitout Fasad & ACP Cladding

Deretan 3 unit ruko di Pluit, Jakarta Utara. Klien: kontraktor fitout untuk pasang ACP cladding di fasad depan + ganti glass curtain wall di sisi samping. Akses depan + 1 sisi samping (3 unit ruko menempel).

Input Proyek

Denah 3 unit
lebar 15m × dalam 12m
Tinggi total
15m (4 lantai × 3,75m)
Sisi yang di-cover
depan (15m) + 1 samping (12m)
Perimeter efektif
15 + 12 = 27m
Durasi rental
3 bulan
Tipe Frame
1.700mm + 1.900mm lobby

Langkah Kalkulasi

1. Luas fasad = 27m × 15m = 405 m²

2. N tier = ⌈15 / 1,7⌉ = 9 tier

3. Set per tier = ⌈27 / 1,2⌉ = 23 set

4. Total set hitung = 23 × 9 = 207 set

5. Faktor aman: 207 × 1,10 = 228 set

→ ORDER FINAL: 228 set Frame

Bill of Material (BOM)

Frame 1.700mm

228 set

Cross brace

456 pcs

Jack base adjustable

92 pcs

U-head adjustable

92 pcs

Catwalk plywood 18mm

108 lembar

Ladder modular

6 unit

Wall-tie + anchor

30 set

Safety net + toe board

27m × 9 tier

Catatan: ruko punya floor-to-floor 3,75m (lebih tinggi dari residensial), jadi 1 lantai = ~2,2 tier. Untuk cladding ACP, wall-tie jadi krusial karena fasad jadi beban angin lebih besar saat panel terpasang sebagian.

Case 3

Gedung Kantor 8 Lantai — Re-cladding Fasad

Gedung kantor existing di Tebet, Jakarta Selatan. Klien: kontraktor fitout untuk full re-cladding fasad. Gedung tetap operasional jam kantor — scaffolding pasang shift malam. Semua 4 sisi di-cover karena gedung berdiri bebas (free-standing) di lahan sendiri.

Input Proyek

Denah
20m × 15m
Tinggi total
32m (8 lantai × 4m)
Sisi yang di-cover
4 sisi (full perimeter)
Perimeter efektif
(20+15)×2 = 70m
Durasi rental
4 bulan
Tipe Frame
1.700mm full stack

Langkah Kalkulasi

1. Luas fasad = 70m × 32m = 2.240 m²

2. N tier = ⌈32 / 1,7⌉ = 19 tier

3. Set per tier = ⌈70 / 1,2⌉ = 59 set

4. Total set hitung = 59 × 19 = 1.121 set

5. Faktor aman: 1.121 × 1,10 = 1.234 set

→ ORDER FINAL: 1.234 set Frame

Bill of Material (BOM)

Frame 1.700mm

1.234 set

Cross brace

2.468 pcs

Jack base adjustable

236 pcs

U-head adjustable

236 pcs

Catwalk plywood 18mm

560 lembar

Ladder modular

20 unit

Wall-tie + anchor

186 set

Safety net horizontal

70m × 19 tier

Catatan: untuk volume 1.000+ set durasi 4 bulan, masuk kategori paket proyek besar — tarif base unit jauh lebih efisien (mulai Rp 15rb/set/bulan untuk komitmen 6+ bulan / volume 500+ set). Wall-tie 186 set adalah kritikal — scaffold 19 tier di area Jabodetabek dengan angin lateral 90 km/jam wajib dianchor ke struktur eksisting tiap 2 tier vertikal. Pertimbangkan upgrade ke Ringlock untuk efisiensi pasang/bongkar di gedung 8+ lantai.

// Tabel Referensi Cepat

Lookup table untuk estimasi 30-detik.

Untuk tahap brief/pre-feasibility ketika belum ada denah detail — pakai tabel ini untuk estimasi kasar volume scaffold. Asumsi: bangunan persegi, semua sisi di-cover, faktor aman 10% sudah included.

Tipe BangunanFootprintTinggiFrameCross BraceCatwalk
Rumah 1 lantai8×6 m3,2m≈ 56 set112 pcs28 lbr
Rumah 2 lantai10×8 m6,4m≈ 97 set194 pcs44 lbr
Rumah 3 lantai10×8 m9,6m≈ 145 set290 pcs65 lbr
Ruko 2 lantai5×15 m7,5m≈ 80 set160 pcs36 lbr
Ruko 3 lantai5×15 m11,25m≈ 120 set240 pcs54 lbr
Ruko 4 lantai (3 unit)15×12 m15m≈ 228 set456 pcs108 lbr
Gedung kantor 4 lantai15×12 m16m≈ 270 set540 pcs120 lbr
Gedung kantor 6 lantai18×12 m24m≈ 530 set1.060 pcs240 lbr
Gedung kantor 8 lantai20×15 m32m≈ 1.234 set2.468 pcs560 lbr
Gedung kantor 12 lantai24×18 m48m≈ 2.470 set4.940 pcs1.120 lbr
Apartemen 16 lantai30×20 m64m≈ 4.100 set8.200 pcs1.870 lbr

* Angka termasuk faktor aman 10%. Untuk bangunan bentuk non-persegi (L, U, lengkung), kalkulasi spesifik via WhatsApp berdasarkan denah.

// Adaptasi Rumus

Untuk Ringlock, Kwikstage, & shoring plat lantai.

Logika hitung sama, hanya konstanta berbeda. Tabel berikut merangkum konstanta empiris yang dipakai sales engineer Ambaja.

SistemModul StandarLuas / Set / TierBeban KerjaIdeal Use Case
Frame 1.700mm1,2m × 1,7m2 m²250 kg/m²Renovasi, gedung 4-25 lt
Frame 1.900mm1,2m × 1,9m2,3 m²250 kg/m²Lobby, atrium, clear height tinggi
Ringlock standar2,0m × 2,5m5 m²600 kg/m²High-rise 25+ lt, plant industrial
Kwikstage standar1,8m × 2,0m3,6 m²450 kg/m²Premium project, quick assembly
Tubular (pipa-clamp)Custom (n/a modular)Per pipa & clampBergantung clampGeometri kompleks, lift shaft

Shoring plat lantai

Untuk slab support, hitungan beda total: pakai luas plat × kepadatan post per m². Patokan standar untuk plat beton K-225 tebal 12cm:

Nset = Lplat × 0,7

100 m² plat → ≈ 70 set Frame + U-head + jack base

Untuk plat tebal >15cm atau bentang >6m, geser ke Ringlock yang kuat 600 kg/m².

Kombinasi proyek campuran

Banyak proyek butuh dua-duanya: akses fasad + shoring plat. Contoh: gedung baru 4 lantai dengan pengecoran plat lantai 2-4 sambil paralel pasang ACP di lantai 1.

Hitung dua-duanya terpisah, lalu jumlahkan. Tapi ingat: Frame yang dipakai shoring tidak bisa dipakai akses fasad bersamaan, jadi total set bisa lebih besar dari hitungan sederhana. Diskusi via WhatsApp untuk optimasi scheduling supaya volume bisa di-share antar fase.

// Common Mistakes

7 kesalahan paling sering kami temui.

Dari hitungan klien yang masuk untuk re-quote, ini pola kesalahan yang paling sering bikin RAB scaffolding meleset 15%+ dari realitas lapangan.

01

Lupa hitung aksesoris

Hanya hitung jumlah Frame, lupa cross brace (2× jumlah Frame), jack base, dan catwalk. Biaya aksesoris bisa 25-30% dari biaya Frame. Akibat: RAB under-budget signifikan.

02

Tinggi lantai pakai asumsi default 3m

Padahal ruko/gedung kantor floor-to-floor 3,5-4m. Selisih 1m × 20 lantai = 20m extra = 12 tier extra. Untuk gedung 25m × 15m = 300+ set extra. Akurasi tinggi lantai kritikal.

03

Skip faktor aman

Hitung pas tanpa buffer. Begitu ada unit penyok atau revisi denah, terjadi emergency order. Premium urgent + ongkos angkut spot bisa 2× dari sewa standar.

04

Hitung perimeter linier tanpa pembulatan

Perimeter 26m dibagi 1,2m = 21,67. Banyak yang langsung pakai 22 — itu betul. Tapi sering juga yang dibulatkan ke 21 atau 22 secara inkonsisten antar sisi. Gunakan ceiling per-sisi, bukan total.

05

Lupa wall-tie & anchor

Wall-tie tidak menambah jumlah Frame, tapi tetap perlu di-budget (komponen tie-bar + anchor steel). Untuk gedung 4+ lantai, wall-tie & anchor bisa 8-12% biaya total. Skipping wall-tie = safety risk besar.

06

Asumsikan semua 4 sisi tanpa cek dinding tetangga

Rumah residensial di kota padat (Kebayoran, Pluit) sering 1-2 sisi menempel ke tetangga. Asumsi 4 sisi bikin over-stock 25%. Cek site survey dulu sebelum hitung perimeter.

07

Tidak hitung akses tangga & ladder

Ladder modular butuh space modular vertikal — kalau dilupakan, scaffold ter-block tangga manual yang dipasang ad-hoc dengan kayu (tidak safe). Hitung 1 ladder per 4 modul vertikal di area sirkulasi utama.

// FAQ Hitung Scaffolding

Pertanyaan yang sering masuk WhatsApp.

Berapa luas dinding (m²) yang bisa di-cover oleh 1 set Frame scaffolding?

Patokan praktis Ambaja: 1 set Frame 1.700mm (tinggi modul ~1,7m × lebar standar 1,2m) menutup sekitar 2 m² area fasad per tier. Jadi untuk 1 tier vertikal sepanjang 100m fasad dibutuhkan kira-kira 50 set. Kalau bangunan tinggi 12m (≈ 7 tier vertikal), totalnya 50 × 7 = 350 set untuk satu sisi. Hitungan ini belum termasuk buffer 8-10% untuk penggantian unit penyok, cross brace silang, dan jack base/U-head — semua dirinci di bagian tabel referensi panduan.

Apakah rumus ini berlaku juga untuk Ringlock atau Kwikstage?

Logika perhitungan sama (luas fasad ÷ luas per set per tier, dikali jumlah tier vertikal), tapi konstanta luas-per-set berbeda. Frame 1.700mm: ~2 m²/set/tier. Ringlock standar 2m × 2,5m: ~5 m²/set/tier. Kwikstage standar 2m × 1,8m: ~3,6 m²/set/tier. Karena Ringlock dan Kwikstage punya modul lebih besar, total jumlah set bisa 50-60% lebih sedikit dibanding Frame untuk fasad yang sama — tapi harga per set lebih tinggi. Untuk perbandingan biaya end-to-end, baca panduan perbedaan frame ringlock kwikstage di tautan terkait di bawah halaman ini.

Apa saja aksesoris wajib yang harus ikut dihitung selain set Frame?

Minimum 4 aksesoris wajib per setup scaffolding bertingkat: (1) Cross brace silang — 2 unit per set Frame (1 sisi muka, 1 sisi belakang). (2) Jack base adjustable — 4 pcs per set di tier paling bawah, untuk leveling tanah. (3) U-head adjustable — 4 pcs per set di tier paling atas (kalau dipakai untuk shoring plat lantai/bekisting), atau opsional kalau hanya akses fasad. (4) Catwalk plywood phenolic 18mm — 1 lembar per 1,2m × 1,8m area kerja per tier. Aksesoris opsional yang sering dilupakan: toe board 150mm, guard rail, ladder modular, dan safety net horizontal — totalnya menambah biaya 15-20% di atas base unit.

Mengapa harus pakai faktor aman 8-10%? Bukan langsung pas saja?

Tiga alasan praktis: (1) Unit penyok atau bengkok dalam transportasi/handling — biasanya 2-3% dari total volume. (2) Kebutuhan ad-hoc di lapangan karena revisi gambar atau perubahan area kerja yang tidak terprediksi di tahap perencanaan. (3) Mempercepat penggantian saat ada unit di-reject inspeksi harian (las patah, locking pin rusak, karat parah). Kontraktor berpengalaman biasanya pakai 10%, kontraktor pemula sering kurang dan akhirnya order tambahan terburu-buru dengan harga premium urgent. Buffer 10% di awal jauh lebih murah dibanding emergency call-out di tengah proyek.

Bagaimana hitung scaffolding untuk gedung dengan bentuk tidak persegi (L, U, atau lengkung)?

Gunakan metode segmentasi: pecah denah ke beberapa sisi lurus, hitung masing-masing sisi sebagai fasad terpisah, lalu jumlahkan. Untuk bangunan bentuk L (misal 20m × 15m dengan teras menjorok 5m × 8m), perimeter total = (20+15+5+8)×2 = 96m efektif (bukan 70m sederhana). Untuk geometri lengkung atau curved, kami arahkan klien ke sistem Ringlock dengan modul rosette yang fleksibel di setiap sudut — Frame tidak ideal untuk fasad lengkung karena cross brace silangnya rigid 90°. Untuk kasus kompleks seperti ini, kirim denah PDF/DWG via WhatsApp supaya tim Ambaja bantu segmentasi dan hitung volume.

Berapa wall-tie yang harus dipasang? Apa pengaruh ke jumlah set?

Standar SNI 0349-2010 dan praktik lapangan: wall-tie wajib setiap 2 modul vertikal (≈ 3,4-3,8 m) dan setiap 3 modul horizontal (≈ 3,6 m), pola zigzag. Untuk fasad 100m × 12m (1.200 m²), wall-tie yang dibutuhkan ≈ 1.200 ÷ 12 = 100 titik. Wall-tie tidak menambah jumlah set Frame, tapi menambah komponen tie-bar dan anchor (biasanya disediakan terpisah). Wall-tie kritis untuk anti-tipping — scaffold tinggi >4 modul tanpa wall-tie kuat angin lateral cuma sampai ~70 km/jam, sudah di bawah angin badai Jabodetabek yang bisa tembus 90 km/jam.

Kalau saya butuh bantuan hitung yang lebih akurat, bisa minta Ambaja yang kalkulasi?

Bisa, dan gratis untuk klien serius. Kirim 3 dokumen via WhatsApp: (1) Denah lantai (PDF/DWG/foto), (2) Potongan vertikal atau info ketinggian per lantai, (3) Brief singkat — area kerja apa saja yang butuh scaffold (fasad luar, plat lantai, shaft lift, dll.). Tim sales engineer Ambaja akan balik dengan BOM (bill of material) lengkap dalam <2 jam jam kerja: jumlah Frame, cross brace, jack base, U-head, catwalk, dan rekomendasi tinggi modul (1.700 vs 1.900). BOM ini bisa langsung dipakai untuk RAB klien atau cross-check kontraktor.

Apakah hitungan ini sudah termasuk scaffold untuk plat lantai (slab support / bekisting)?

Tidak. Rumus utama panduan ini fokus ke scaffold akses fasad (luas dinding vertikal). Untuk shoring plat lantai (slab support) hitungannya berbeda: berdasar luas plat × spacing post (umum 1,2m × 1,2m). Sebagai patokan kasar — 1 m² plat lantai beton K-225 tebal 12cm butuh sekitar 0,7 set Frame + U-head + jack base + gelagar kayu sebagai support. Plat 100 m² butuh ~70 set. Untuk plat tebal >15cm atau bentang >6m, geser ke Ringlock yang punya kapasitas beban 600 kg/m² (vs Frame 250 kg/m²). Kalau proyek campuran (akses fasad + shoring plat), hitung dua-duanya lalu jumlahkan.

BOM Gratis · Response < 2 jam

Minta BOM akurat
untuk proyek anda.

Kirim denah lantai + potongan vertikal + brief area kerja via WhatsApp. Tim sales engineer Ambaja balik dengan BOM lengkap (Frame, cross brace, jack base, U-head, catwalk, wall-tie, ladder) dalam <2 jam jam kerja. Gratis, tanpa komitmen.

// Yang Akan Anda Terima

BOM Lengkap

Frame + cross brace + jack base + U-head + catwalk + wall-tie

Estimasi Quotation

Harga base unit + operasional menyesuaikan proyek

Jadwal Delivery

Lead time H+1 standar · same-day untuk skala kecil

Cross-check Rumus

Validasi hitung manual Anda vs hitung sales engineer

› Response < 2 jam jam kerja

WhatsApp