Proyek Besar — Flagship Case Study Ambaja
5 proyek flagship Ambaja dengan skala terbesar — dari 480 set ringlock gedung 12 lantai di kawasan SCBD, topografi LiDAR 50 hektar lahan industrial Deltamas Cikarang, hingga setting out apartemen 30 lantai di Bintaro dengan toleransi ±2mm per lantai.
Diterbitkan oleh AmbajaTerakhir diperbarui:- FlagshipJakarta Selatan
Scaffolding 480 Set untuk Gedung 12 Lantai di SCBD
Supply 480 set ringlock untuk renovasi fasad gedung 12 lantai kawasan SCBD. Akses jalan sempit, staging malam hari, dan pasang-bongkar full oleh tim operasional Ambaja.
- Set scaffolding
- 480 set ringlock
- Durasi
- 6 bulan
- Tipe sistem
- Ringlock + catwalk plywood
- Tinggi kerja
- 48 meter (12 lantai)
- FlagshipCikarang
Topografi LiDAR 50 Hektar di Deltamas, Cikarang
Pemetaan topografi 50 hektar lahan industrial estate dengan LiDAR YellowScan + DJI Phantom 4 RTK. Deliverable kontur 0.5m, DWG, PDF, dan ortofoto.
- Luas area
- 50 hektar
- Alat
- YellowScan Voyager + DJI P4 RTK
- Durasi
- 4 hari lapangan + 7 hari processing
- Interval kontur
- 0.5 meter
- FlagshipCikarang
Scaffolding Pabrik 8.000 m² di MM2100, Cikarang
Sewa scaffolding kwikstage untuk pemasangan rangka atap pabrik 8.000 m² di MM2100. Tinggi 9 meter, dengan safety net & cross brace ganda.
- Set scaffolding
- 320 set kwikstage
- Durasi
- 3 bulan
- Luas pabrik
- 8.000 m²
- Tinggi kerja
- 9 meter
- FlagshipTangerang
Setting Out Apartemen 30 Lantai di Bintaro
Setting out as kolom & dinding apartemen 30 lantai di Bintaro Jaya. Toleransi ±2mm per lantai dengan total station Leica TS16.
- Lantai
- 30 lantai + 3 basement
- Toleransi
- ±2mm per lantai
- Alat
- Leica TS16 + plumb laser
- Durasi
- 18 bulan (rolling per lantai)
- FlagshipTangerang
Boundary Survey Perumahan 12 Hektar di BSD
Boundary survey lahan kavling perumahan 12 hektar di BSD untuk developer mid-size. Pemecahan ke 180 kavling siap jual dengan koordinat geodetik.
- Luas area
- 12 hektar
- Jumlah kavling
- 180 kavling
- Alat
- Total station Topcon GT-1000 + GPS RTK
- Durasi
- 10 hari lapangan
Cara menilai relevansi portofolio proyek besar
Portofolio proyek besar perlu dibaca sebagai bukti pendekatan kerja, bukan sebagai janji bahwa proyek berikutnya akan memberi hasil yang sama. Gunakan kerangka ini untuk membandingkan kesamaan lingkup, kendala, koordinasi, dan bentuk bukti yang tersedia.
1. Bandingkan lingkup, bukan hanya skala
Cari kesamaan pada jenis pekerjaan, tahapan konstruksi, area yang harus tetap beroperasi, serta pihak yang terlibat. Proyek dengan ukuran berbeda dapat lebih relevan bila memiliki risiko akses, urutan kerja, atau kebutuhan koordinasi yang serupa.
2. Pisahkan masukan, proses, dan keluaran
Identifikasi data awal yang diterima, langkah pemeriksaan atau mobilisasi yang dilakukan, serta dokumen atau kondisi akhir yang diserahkan. Pemisahan ini membantu melihat apakah proses yang dipakai dapat diaudit dan diterapkan pada brief baru.
3. Cari bukti yang dapat diperiksa
Utamakan foto berkonteks, gambar, daftar pemeriksaan, metadata lokasi, atau penjelasan metode yang konsisten dengan ringkasan proyek. Angka tanpa asal, potongan gambar tanpa keterangan, dan klaim hasil tanpa kriteria penerimaan perlu diperlakukan sebagai konteks terbatas.
4. Uji perbedaan kondisi proyek Anda
Buat daftar perbedaan akses, jadwal, lingkungan kerja, format keluaran, dan aturan lokasi. Daftar ini menjadi bahan pertanyaan saat konsultasi sehingga tim tidak menyalin solusi lama ke kondisi baru tanpa penyesuaian.
Gunakan portofolio untuk menyaring pengalaman yang relevan dan menyiapkan pertanyaan teknis. Keputusan akhir tetap harus mengacu pada survey lokasi, gambar kerja, dokumen pengadaan, serta kriteria penerimaan proyek yang sedang berjalan.
Lanjutkan dari bukti ke ruang lingkup
Setelah menilai contoh, bandingkan kategori dan siapkan jalur diskusi sesuai disiplin proyek.