// Tentang / Sejarah
Dari gudang Kebon Jeruk ke brand dual-service Jabodetabek.
Ambaja lahir dari kebutuhan kontraktor Jabodetabek akan vendor scaffolding yang responsif, transparan harga, dan tidak ribet dokumentasi. Setelah berbadan hukum sebagai PT Amanah Bangun Nanjaya, kami menambahkan divisi ukur tanah supaya satu vendor bisa menangani siklus risiko proyek dari pra-konstruksi sampai eksekusi.
11
Kota Layanan Jabodetabek+
4
Sistem Scaffolding (Frame/Ringlock/Kwikstage/Tubular)
4
Lini Survey Utama (Topo/LiDAR/Boundary/Sondir)
24/7
WA Sales Standby
// Asal Usul
Lahir dari frustrasi kontraktor Jabodetabek.
Konteks pasar awal yang kami temui: banyak kontraktor menengah Jakarta menebak harga sewa scaffolding lewat broker, menunggu berhari-hari untuk quotation, dan kerap tidak dapat invoice ber-NPWP. Ambaja masuk ke pasar dengan memangkas tiga friksi itu.
Sebelum berbadan hukum PT Amanah Bangun Nanjaya, founder Ambaja sudah mengelola stok kecil scaffolding Frame standard (1.700 mm × 1.219 mm) untuk kontraktor rumah tinggal dan ruko di kawasan Kebon Jeruk (Jakarta Barat) serta Tebet dan Pasar Minggu (Jakarta Selatan). Volume awal hanya delapan ratus sampai seribu dua ratus set, semua transaksi tunai, dokumentasi via buku catatan tulisan tangan.
Pelajaran utama dari fase ini bukan teknis — melainkan pola perilaku pasar. Kontraktor Jabodetabek butuh respons dalam hitungan jam, bukan hari. Mereka mau harga terbuka sejak chat pertama, bukan harga "kondisional" yang membengkak saat invoice keluar. Dan mereka butuh vendor yang bisa menerbitkan invoice ber-NPWP dan faktur pajak supaya bisa ditagihkan ke owner besar tanpa ribet PPN dan PPh.
Tiga pelajaran itu menjadi DNA Ambaja: respons WA di bawah tiga puluh menit jam kerja, harga base price scaffolding dipublish terbuka di website, dan seluruh transaksi keluar invoice ber-NPWP setelah formalisasi PT. Saat divisi ukur tanah dibuka kemudian, tiga prinsip ini diwariskan utuh ke tim surveyor.
// Timeline Milestone
Enam fase perjalanan Ambaja.
Setiap fase ditandai keputusan strategis yang bisa kami jelaskan asal-usulnya: kenapa dilakukan, apa data yang memicu, dan apa hasilnya untuk klien hari ini. Bukan brand story karangan — semuanya bisa dilacak ke perubahan katalog layanan dan struktur tim.
- Awal
Fase 01 — Bibit
Gudang scaffolding kecil di Kebon Jeruk
Sebelum berbadan hukum PT, founder mengelola stok scaffolding Frame standard (1.700 mm × 1.219 mm) untuk kontraktor rumah tinggal dan ruko di kawasan Kebon Jeruk, Tebet, dan Pasar Minggu. Volume awal hanya 800–1.200 set, semua transaksi tunai, dokumentasi via buku tulis. Pelajaran utama: kontraktor Jabodetabek butuh respons dalam jam, bukan hari.
01 - Transisi
Fase 02 — Formalisasi
Pendirian PT Amanah Bangun Nanjaya
Bisnis di-formalkan menjadi PT Amanah Bangun Nanjaya dengan akta pendirian di hadapan notaris Jakarta Selatan, NIB OSS terbit dengan KBLI penyewaan peralatan konstruksi, dan NPWP badan keluar. Tujuan: bisa ikut tender kontraktor menengah, terbitkan invoice ber-NPWP, dan buka rekening giro untuk transfer korporat. Operasional tetap di gudang Kebon Jeruk.
02 - Ekspansi A
Fase 03 — Diversifikasi Sistem
Penambahan Ringlock, Kwikstage, Tubular
Permintaan proyek high-rise dan pabrik mendorong investasi sistem Ringlock (modular, repetitive heavy-duty), Kwikstage (cepat assembly), dan Tubular (geometri kompleks). Tim teknis Ambaja mulai membaca shop drawing engineer dan bantu kontraktor memilih sistem berdasar tinggi kerja, beban shoring, dan toleransi ruang. Harga dasar dipublikasikan terbuka di website supaya kontraktor bisa menghitung anggaran sejak chat pertama.
03 - Ekspansi B
Fase 04 — Dual-Service
Peluncuran divisi ukur tanah & survey
Setelah berulang melihat proyek scaffolding tertunda karena data lahan tidak akurat (elevasi salah, batas tanah sengketa, beda volume cut & fill antara RAB vs lapangan), Ambaja membuka divisi ukur tanah: topografi total station, LiDAR drone, boundary survey, dan sondir CPT. Surveyor terdaftar ISI (Ikatan Surveyor Indonesia). Posisi unik: satu vendor untuk pra-konstruksi (data lahan) + eksekusi (scaffolding).
04 - Ekspansi C
Fase 05 — Coverage Luas
Coverage Karawang & Cikarang ditambahkan
Permintaan dari klien manufaktur di kawasan industri seperti KIIC, Jababeka, Lippo Cikarang, dan MM2100 mendorong perluasan coverage ke koridor industri timur — Cikarang (Kabupaten Bekasi) dan Karawang. Armada delivery dipersiapkan untuk rute Tol Jakarta–Cikampek dengan jadwal kirim H+2 s/d H+3 ke Karawang dan Cikarang. Saat ini Ambaja melayani 11 kota: 5 wilayah DKI Jakarta + Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Cikarang.
05 - Hari Ini
Fase 06 — Brand Forward
Ambaja sebagai brand B2B modern
Brand Ambaja dipisah dari nama badan hukum supaya lebih recognizable di pasar B2B. Channel utama: website + WhatsApp 24/7 sales, dengan respons di bawah 30 menit pada jam layanan chat 08.00–22.00 WIB (±2 jam di luar jam itu). Pricing scaffolding mulai dari Rp 25.000/set/bulan (Frame; minimum sewa bulanan 30 set di Jakarta atau 50 set di luar Jakarta), jasa survey topografi mulai Rp 250/m² (lahan di bawah 5.000 m² minimum Rp 1,5 juta), LiDAR drone Rp 1 juta/ha (minimum 25 ha, GCP terpisah), sondir CPT Rp 1,5 juta/titik (s/d 20 m, minimum 3 titik) — semua belum termasuk PPN 11%. Target: jadi default vendor scaffolding + ukur tanah Jabodetabek.
06
// Pernyataan Founder
“Kami tidak mau jadi vendor scaffolding yang sembunyikan harga, lalu kontraktor menebak-nebak. Kami publish harga, publish proses, publish kompetensi sebenarnya. Kalau ada yang tidak kami punya, kami bilang tidak punya. Itu yang dipercaya kontraktor jangka panjang.”
Direktur Operasional PT Amanah Bangun Nanjaya
// Strategi Dual-Service
Kenapa scaffolding + ukur tanah, bukan satu?
Pertanyaan ini kami terima berulang dari tender review dan calon partner. Jawabannya bukan untung-untungan — ini kalkulasi siklus risiko proyek yang kami amati selama bertahun-tahun di gudang Kebon Jeruk.
Data lahan salah = scaffolding salah
Elevasi yang salah berakibat tinggi shoring tidak pas, base plate tidak rata, dan tambahan tier frame di luar BoQ. Sekali topografi akurat di awal, kebutuhan scaffolding bisa di-spec presisi sebelum mobilisasi unit.
Boundary jelas = batas kerja jelas
Tanpa boundary survey teknis yang valid, batas pasang scaffolding bisa sengketa dengan tetangga. Klien Ambaja yang pakai keduanya jarang mengalami dispute lapangan saat pasang batas kerja.
Satu PIC = satu akuntabilitas
Saat survey topografi dan scaffolding dipegang dua vendor terpisah, finger-pointing saat ada masalah sering muncul. Satu vendor menutup siklus risiko dengan satu PIC dan satu jalur penagihan atas nama PT Amanah Bangun Nanjaya.
// Visi & Misi
Arah Ambaja lima tahun ke depan.
[ Visi ]
Menjadi default vendor scaffolding dan ukur tanah Jabodetabek yang paling responsif & transparan.
Bukan terbesar — tapi default. Kontraktor & developer Jabodetabek otomatis menempatkan Ambaja di shortlist tender pertama, karena tahu harga base price-nya, tahu sistem mana yang cocok, dan tahu respons WA-nya tidak akan menggantung.
[ Misi ]
- 01
Transparansi harga
Publish base price scaffolding (Frame Rp 25rb, Ringlock Rp 35rb, Kwikstage Rp 45rb, Tubular Rp 30rb per set per bulan; minimum sewa bulanan Frame 30 set di Jakarta atau 50 set di luar Jakarta, Tubular 100 set, Ringlock 200 set, Kwikstage 300 set) dan jasa survey (Topografi Rp 250/m² — lahan di bawah 5.000 m² minimum Rp 1,5 jt; LiDAR Rp 1 jt/ha, minimum 25 ha; Sondir Rp 1,5 jt/titik s/d 20 m, minimum 3 titik) — terbuka di website, belum termasuk PPN 11%.
- 02
Respons WA di bawah 30 menit jam kerja
Tim sales 24/7 standby di WhatsApp +62 822 2055 5035. Inquiry biasa di-respon kurang dari 30 menit pada jam kerja, BoQ kasar terkirim hari yang sama.
- 03
Kompetensi yang konservatif & jujur
Tim operasional berpengalaman (track record lapangan, bukan klaim sertifikat formal), surveyor berlisensi ISI (bukan untuk kadastral resmi), deposit refundable (bukan asuransi alat formal). Kalau tidak punya, kami bilang tidak punya.
// Struktur Tim
Empat unit kerja yang menjaga operasional.
Kami sengaja tidak meng-glorify individu — pasar B2B Jabodetabek lebih percaya tim yang konsisten ketimbang karisma satu founder. Di bawah ini empat unit kerja yang menjaga setiap kontrak tetap on-time, on-spec, dan on-budget.
Founder & Direktur Operasional
Tim Operasional Ambaja
Mengelola gudang Kebon Jeruk, koordinasi delivery armada, dan disiplin SOP keselamatan operasional di lapangan. Pengalaman menangani proyek high-rise, renovasi cagar budaya, pabrik manufaktur, dan event temporer.
Chief Surveyor — Divisi Ukur Tanah
Tim Surveyor Berlisensi ISI
Memimpin tim survey untuk topografi total station (akurasi topografi standar 2–5 cm), LiDAR drone (akurasi vertikal 5–10 cm dengan GCP, lahan mulai 25 ha), boundary survey, dan sondir CPT mekanik kapasitas 2,5 ton. Terdaftar Ikatan Surveyor Indonesia.
Sales & Customer Success
Tim WhatsApp Sales 24/7
Standby 24 jam menerima inquiry, balas estimasi awal di bawah 30 menit pada jam layanan chat (08.00–22.00 WIB), kirim BoQ kasar di hari yang sama, follow-up handover, dan koordinasi after-sales (extend kontrak, deposit refundable, klaim kerusakan).
QA / Engineering Support
Tim Teknis Ambaja
Review shop drawing kontraktor, hitung kebutuhan scaffolding (set × hari), validasi sistem yang cocok (Frame vs Ringlock vs Kwikstage vs Tubular), dan dokumentasi safety supaya audit lapangan lulus.
// Dasar Legal
PT Amanah Bangun Nanjaya.
Brand Ambaja dijalankan di bawah badan hukum lengkap. Halaman /tentang/legalitas memuat nomor NIB dan NPWP, daftar KBLI, serta cara meminta salinan akta pendirian (via WhatsApp setelah NDA singkat).
Lihat Legalitas Lengkap- Badan Hukum
- PT Amanah Bangun Nanjaya
- Brand Komersial
- Ambaja
- Domisili Gudang
- Jl. Masjid As-Surur No. 49A, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
- Telepon / WA
- +62 822 2055 5035
- Email Sales
- sales@ambaja.co.id
- Jam Operasi
- WA Sales 24/7 · Lapangan Sen–Sab 08–17
- Standar Tim
- Tim operasional berpengalaman + surveyor terdaftar ISI
- Coverage
- 11 kota Jabodetabek+ (Karawang, Cikarang)
// Hari Ini
Posisi Ambaja sekarang.
Snapshot operasional terkini
Per hari ini, Ambaja mengoperasikan empat sistem scaffolding lengkap (Frame, Ringlock, Kwikstage, Tubular) dari gudang Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dengan delivery H+1 reguler ke Jabodetabek dan H+2 s/d H+3 ke Karawang serta Cikarang. Inventori aksesoris (U-head, jack base, catwalk, cross brace tambahan) dan bekisting phenolic di-stok sebagai item pendamping (ditagih per pcs, lembar, atau m², di luar harga set) supaya kontraktor tidak perlu mencari vendor terpisah untuk aksesoris.
Divisi ukur tanah punya empat lini kerja utama (selain setting out, stake-out, cut & fill, as-built, UAV pemetaan, hidrografi, dan GIS mapping): survey topografi total station (akurasi topografi standar 2–5 cm), LiDAR drone untuk area luas bervegetasi (akurasi vertikal 5–10 cm dengan GCP, lahan mulai 25 ha), boundary survey untuk kerja batas lapangan, dan sondir CPT mekanik kapasitas 2,5 ton untuk daya dukung tanah. Surveyor terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia. Untuk pekerjaan kadastral resmi, kami merujuk klien ke Kantor Pertanahan atau surveyor berlisensi di KJSB — bukan domain Ambaja.
Channel komersial utama tetap WhatsApp +62 822 2055 5035 dan email sales@ambaja.co.id. Tim sales standby 24/7 untuk inquiry, dengan SLA respons di bawah 30 menit pada jam layanan chat 08.00–22.00 WIB (±2 jam di luar jam itu); tim lapangan bekerja Senin–Sabtu 08.00–17.00 WIB. Untuk PO formal, dokumen quotation resmi ber-NPWP biasanya keluar di hari kerja yang sama setelah scope final disepakati.
Pertanyaan yang sering datang.
// Halaman Terkait
Eksplorasi lebih lanjut.
- Sewa ScaffoldingFrame, Ringlock, Kwikstage, Tubular — mulai Rp 25.000/set/bulan. Stok ready Kebon Jeruk.
- Jasa Ukur TanahTopografi (Rp 250/m²), LiDAR drone (Rp 1 jt/ha), boundary, sondir CPT (Rp 1,5 jt/titik).
- LegalitasNIB (OSS RBA), NPWP, akta pendirian PT Amanah Bangun Nanjaya.
- Tim SurveyorProfil surveyor berlisensi ISI untuk divisi ukur tanah.
Tarif dasar, belum termasuk PPN 11%. Sewa bulanan scaffolding minimum Frame 30 set (Jakarta) atau 50 set (luar Jakarta), Tubular 100 set, Ringlock 200 set, Kwikstage 300 set. Topografi lahan < 5.000 m² minimum Rp 1,5 jt/proyek; LiDAR minimum tagihan 25 ha, GCP dihitung terpisah; sondir minimum 3 titik (harga s/d kedalaman 20 m).
// Vendor Onboarding
Butuh company profile untuk tender review?
Chat WA tim Ambaja untuk request company profile lengkap, reference contact, dan salinan dokumen legalitas. Balasan dalam <30 menit jam kerja, paket dokumen terkirim dalam 1 hari kerja (reference contact dan salinan akta/izin usaha setelah NDA singkat).