Lompat ke konten
Ambaja.
8 Surveyor Internal · 1 Kepala ISI · Owned Equipment

// Tentang · Tim Surveyor · Profil & Spesialisasi

Tim Surveyor Ambaja
Senior, Spesialis & Disiplin.

8 surveyor internal Ambaja — dari Kepala Surveyor terdaftar ISI (15 thn pengalaman) sampai 3 surveyor junior — menangani topografi, boundary teknis, setting out, LiDAR drone, dan sondir di Jabodetabek, Karawang, dan Cikarang. Semua alat utama owned (bukan sewa): Topcon GTS-235N, Leica TS06, DJI Phantom 4 RTK, YellowScan Mapper+, Sondir Dutch Cone. Lebih dari 150 proyek diselesaikan dengan rata-rata coverage ≈ 50.000 m² per bulan.

Kepala Surveyor

15 thn

Terdaftar ISI · Signer laporan

Spesialis

4 domain

Topo · Boundary · LiDAR · Sondir

Mobilisasi

H+1

Jabodetabek (H+2 Karawang)

8 orang

Total tim surveyor

1 kepala + 4 mid · 3 junior

150+

Proyek diselesaikan

Jabodetabek + Karawang sejak ekspansi

≈ 50.000 m²

Rata-rata coverage / bulan

Topografi + boundary + setting out

H+1

Mobilisasi standar

Jabodetabek · H+2 Karawang/Cikarang

// Tentang Tim

Bukan kolektif freelance — satu PT, satu pintu, satu signer.

Salah satu masalah klasik yang sering didengar dari developer dan kontraktor Jabodetabek: tim survey yang mereka pakai sebenarnya kolektif freelance — ditembak per proyek, alat patungan / sewa, dan tidak ada satu orang yang bertanggung jawab kalau hasil pengukuran bermasalah. Saat owner audit dokumen, baru ketahuan laporan tidak ditandatangani surveyor berlisensi, kalibrasi alat tidak terdokumentasi, dan raw data hilang.

Ambaja didesain berbeda. Tim surveyor adalah 8 orang internal di bawah satu badan hukum (PT Amanah Bangun Nanjaya). Hierarki jelas: Kepala Surveyor terdaftar ISI sebagai signer dan PIC tanggung jawab teknis; 4 surveyor mid-level memimpin pengukuran lapangan sesuai spesialisasi (topografi, boundary, LiDAR, sondir); 3 surveyor junior sebagai asisten teknis dan drafter CAD. Satu pintu engagement, satu signer untuk laporan akhir, satu PT yang accountable kalau ada dispute.

Untuk alat, prinsipnya owned, bukan sewa. Total Station Topcon GTS-235N, Leica TS06, GPS Topcon Hiper VR RTK, DJI Phantom 4 RTK, DJI Mavic 3 Enterprise, YellowScan Mapper+ LiDAR, dan Sondir Dutch Cone Hidraulik semua dimiliki sendiri. Availability terjamin (tidak antri di pasar sewa), dan kondisi alat terkontrol — kalibrasi 6 bulan sekali oleh service center resmi, firmware update + IMU calibration drone sebelum proyek besar, log kalibrasi tersimpan dan bisa diaudit klien.

Catatan: Ambaja TIDAK melayani survey kadastral resmi untuk penerbitan sertifikat hak atas tanah — itu domain eksklusif KJSKB (Kantor Jasa Surveyor Kadastral Berlisensi) resmi. Yang kami sediakan adalah surveyor teknis berlisensi ISI untuk kepentingan internal pemilik / kontraktor / developer / perbankan / referensi awal.

Tim surveyor Ambaja dengan Total Station, GPS RTK, dan drone LiDAR
Tim surveyor Ambaja di lapangan — Total Station, GPS RTK, dan drone LiDAR semuanya owned, bukan sewa pasar.

// Kepala Surveyor

Signer ISI & final QC.

Setiap laporan teknis final ditandatangani Kepala Surveyor dengan nomor lisensi Ikatan Surveyor Indonesia. Profil detail (nama lengkap + CV + nomor lisensi) dishare via WhatsApp setelah brief proyek diterima.

X
Terdaftar ISI

15tahun pengalaman lapangan & sign-off

Pak X · Kepala Surveyor

Latar belakang: S1 Teknik Geodesi (kampus negeri Jawa), aktif di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI). Pengalaman lapangan dimulai dari junior surveyor di konsultan pemetaan, lanjut sebagai chief surveyor di proyek township, infrastruktur jalan tol, dan kawasan industri di Jawa.

Scope tanggung jawab: Sign-off semua laporan teknis dengan nomor lisensi ISI, quality review peta CAD & laporan PDF sebelum delivery, klien meeting untuk engagement BUMN/perbankan/litigasi.

Asosiasi & training utama

  • Terdaftar ISI (Ikatan Surveyor Indonesia)
  • Training Civil 3D Survey Module (Autodesk Authorized)
  • Workshop Pemetaan UAV-RTK & PPK (internal + vendor brief)
  • Refresher Geodetic Datum Indonesia (SRGI 2013)

// Surveyor Mid-Level

4 spesialis · 4 domain teknis.

Pengukuran lapangan dipimpin oleh surveyor mid-level yang jadi domain owner di spesialisasinya. Assignment ke proyek berdasarkan kecocokan domain + track record case serupa + availability schedule.

8 thn · Topografi & Setting Out

Andika S. · Spesialis Topografi & Setting Out

Alat utama

Topcon GTS-235N · Leica TS06 · Auto Level Sokkia B40A

Sweet spot: Survey topografi lahan kontraktor 0.5-5 ha + setting out gedung 4-12 lantai (as-kolom, pondasi, grid struktur) dengan toleransi ±2 mm.

Latar belakang: D3 Geodesi politeknik negeri, naik dari rodman ke chief party dalam 5 tahun. Spesialisasi pekerjaan presisi tinggi: penentuan as bangunan, kontrol elevasi multi-lantai, dan stake-out pondasi tiang pancang. Familiar dengan workflow handover ke kontraktor sipil — biasa diskusi langsung dengan PM lapangan & mandor.

7 thn · Boundary Survey (Non-Kadastral)

Reza P. · Spesialis Boundary & Pemecahan Kavling

Alat utama

GPS RTK Topcon Hiper VR · Total Station Leica TS06

Sweet spot: Verifikasi batas internal, pemecahan kavling untuk perumahan/cluster, dan rekonstruksi koordinat sertifikat lama yang tidak tertib lapangan. Output peta bidang + lampiran koordinat UTM.

Latar belakang: S1 Geomatika, 4 tahun di KJSKB partner (sebagai surveyor teknis), kemudian gabung Ambaja. Paham SOP pengukuran teknis & mampu menyiapkan data yang clean untuk handover ke pihak ketiga — meskipun Ambaja tidak menerbitkan dokumen kadastral resmi sendiri.

6 thn · LiDAR + UAV Photogrammetry

Dimas A. · Drone Pilot LiDAR & UAV Photogrammetry

Alat utama

DJI Phantom 4 RTK · DJI Mavic 3 Enterprise · YellowScan Mapper+

Sweet spot: Pemetaan lahan luas 10-200 ha dengan kombinasi LiDAR (untuk vegetasi rapat / lahan berkontur kompleks) dan photogrammetry RTK (untuk orthophoto resolusi tinggi). Output: peta kontur 25 cm + DTM + orthophoto.

Latar belakang: Latar belakang Geodesi + sertifikasi remote pilot DJI. Mulai dari fotografer drone properti, lalu masuk dunia photogrammetry teknis. Familiar workflow Pix4D, Agisoft Metashape, dan post-processing LiDAR di YellowScan CloudStation. Mengurus perizinan terbang ke pihak terkait sebelum mobilisasi.

9 thn · Sondir Dutch Cone & Investigasi Tanah

Bagas H. · Spesialis Sondir Geoteknik

Alat utama

Sondir Dutch Cone Hidraulik kapasitas 2.5 ton & 5 ton

Sweet spot: Penyelidikan daya dukung tanah untuk pondasi rumah, ruko, gedung bertingkat rendah-menengah, dan struktur ringan. Output: grafik qc + fs + Rf, plus rekomendasi awal kedalaman tanah keras (handover ke konsultan struktur untuk desain pondasi final).

Latar belakang: Tukang sondir veteran dengan pengalaman ratusan titik di Jabodetabek-Karawang. Hafal karakteristik tanah lokal (lempung lunak Pantai Utara, lanau-pasir di Bekasi-Karawang, tuff Bogor). Bukan ahli geoteknik (interpretasi struktural tetap di tangan konsultan struktur klien), tapi sangat akurat di pengambilan data lapangan.

// Surveyor Junior & Asisten Teknis

3 junior · regenerasi tim.

Surveyor junior menangani peran asisten teknis di lapangan + drafter CAD di office. Mereka belum signer independen — semua hasil di-review senior sebelum delivery. Track regenerasi tim: target naik ke mid-level dalam 3-5 tahun dengan portofolio terdokumentasi.

3 thn pengalaman

Surveyor Junior 01

Asisten Topografi / Rodman senior

Pemegang prisma & GPS rover, sketsa lapangan, dokumentasi titik kontrol.

2 thn pengalaman

Surveyor Junior 02

Asisten Boundary / Drafter CAD

Drafting peta bidang di AutoCAD, validasi koordinat, layout final A3/A1.

2 thn pengalaman

Surveyor Junior 03

Asisten Drone & Field Logger

Setup GCP (Ground Control Point), checklist pra-terbang, logger raw data PPK.

[ Catatan komposisi tim ]

Untuk proyek dengan scope sangat besar (mis. township > 100 ha, kawasan industri multi-fase), tim internal ini dapat di-augment dengan surveyor partner yang sudah pernah kerja sama sebelumnya — semua di bawah supervisi Kepala Surveyor Ambaja. Augmentasi disepakati transparan di SPK, tidak ada outsourcing diam-diam.

// Equipment Owned

Alat owned · bukan sewa pasar.

Semua alat utama dimiliki sendiri — availability terjamin, kondisi terkontrol, kalibrasi terdokumentasi. Setiap brand + tipe + spesifikasi teknis dapat diverifikasi oleh klien yang require dokumentasi traceability alat.

Total Station

Model

Topcon GTS-235N

Spec teknis

Akurasi sudut 5" · Range tanpa prisma 350 m · Build kuat (workhorse).

Usage typical

Setting out harian, topografi area sedang, survey rutin lapangan.

Model

Leica TS06

Spec teknis

Akurasi sudut 5" · EDM ±(1.5 mm + 2 ppm) · Reflectorless 500 m.

Usage typical

Pekerjaan presisi tinggi (as-kolom gedung, kontrol struktur, kontrol bridging).

GPS Geodetic RTK

Model

Topcon Hiper VR (RTK dual-frequency)

Spec teknis

Akurasi horizontal ±8 mm + 1 ppm · Vertikal ±15 mm + 1 ppm · Datalink radio + NTRIP.

Usage typical

Pemetaan lahan luas (10-100 ha), kontrol GCP drone, boundary lahan akses terbuka.

UAV / Drone RTK & Photogrammetry

Model

DJI Phantom 4 RTK

Spec teknis

Kamera 1" CMOS 20 MP · GNSS RTK on-board · GSD 2.7 cm @ 100 m.

Usage typical

Orthophoto + DSM lahan 10-50 ha, dokumentasi progress proyek, volume stockpile.

Model

DJI Mavic 3 Enterprise

Spec teknis

Kamera 4/3 CMOS 20 MP · Module RTK opsional · Flight time 45 menit.

Usage typical

Pre-survey scouting, dokumentasi aerial cepat untuk laporan visual klien.

LiDAR Airborne

Model

YellowScan Mapper+

Spec teknis

Range up to 100 m · Akurasi absolut 5 cm · Point density 100 pts/m² (single pass).

Usage typical

Pemetaan lahan bervegetasi rapat, kawasan industri kompleks, koridor jalan/sungai.

Sondir Geoteknik

Model

Sondir Dutch Cone Hidraulik (2.5 ton & 5 ton)

Spec teknis

Kapasitas dorong 2.5 / 5 ton · Kedalaman maks praktis 20-30 m tergantung tanah.

Usage typical

Penyelidikan daya dukung tanah untuk pondasi rumah-gedung bertingkat rendah-menengah.

Auto Level & Aksesoris

Model

Auto Level Sokkia B40A + accessories

Spec teknis

Magnification 24× · Akurasi 2 mm / 1 km double-run.

Usage typical

Kontrol elevasi setting out lantai, water leveling tank/kolam, leveling jalan akses.

Kalibrasi berkala

Total Station & Auto Level kalibrasi minimal 6 bulan sekali oleh service center resmi (Topcon / Leica). Log kalibrasi disimpan, bisa diaudit klien.

Spare unit prioritas

Dua unit Total Station + dua unit drone berarti ada spare kalau satu alat butuh service mendadak. Mobilisasi proyek penting tidak ter-delay menunggu reparasi.

Deposit refundable

Untuk alat yang ditinggal di lokasi proyek multi-minggu (mis. drone untuk monitoring berkala), skema deposit refundable berlaku — di-refund penuh saat alat kembali dalam kondisi sama.

// Training Program

Disiplin training, bukan onboarding sekali.

Kompetensi tim dirawat lewat 4 jalur training rutin: onboarding ketat, kalibrasi alat berkala, refresher safety lapangan, dan upskilling software. Tidak ada surveyor yang dilepas independen sebelum lulus internal assessment.

Onboarding 30 hari

Surveyor baru menjalani 30 hari pertama berdampingan dengan senior: pengenalan alat, SOP keselamatan, format laporan internal, dan etiket lapangan dengan kontraktor klien. Tidak boleh sign-off independen sebelum lulus internal assessment.

Kalibrasi alat berkala

Total Station + Auto Level kalibrasi rutin minimal 6 bulan sekali oleh service center authorized (Topcon / Leica). Drone RTK + GPS Geodetic firmware update + IMU calibration sebelum mobilisasi ke proyek skala besar. Log kalibrasi disimpan & bisa diaudit klien.

Refresher safety lapangan

Tim operasional berpengalaman memberikan briefing rutin: safety harness untuk pengukuran ketinggian, prosedur akses ke lokasi crane/scaffolding, pertolongan pertama dasar, dan etika akses lahan privat. Refresher internal untuk SOP lapangan.

Upskilling software & metode

Workshop internal Civil 3D, Pix4D, QGIS, dan YellowScan CloudStation. Senior surveyor share lessons learned dari proyek besar — termasuk lesson dari proyek yang revisi banyak — agar tim junior cepat naik level tanpa harus mengulang kesalahan yang sama.

// Catatan kompetensi keselamatan operasional

Ambaja menjalankan SOP keselamatan operasional internal.

Yang kami jalankan adalah refresher safety lapangan internal — diberikan oleh tim operasional berpengalaman untuk kebutuhan praktis kerja survey (akses ketinggian, akses area scaffolding, etika di area konstruksi aktif). Untuk proyek yang mensyaratkan personil dengan sertifikasi spesifik, kami informasikan transparan dari awal.

// Workflow Engagement

Dari brief sampai sign-off.

6 tahap standar engagement. Setiap tahap punya PIC yang jelas — tidak ada bottleneck karena satu orang. Total durasi tergantung scope (1-5 hari untuk short, 1-3 minggu project-based).

  1. 01

    Brief & assignment internal

    PIC klien kirim brief via WhatsApp / email. Tim ops Ambaja review scope dan assign senior surveyor sebagai lead — dipilih berdasarkan kecocokan domain (topografi, boundary, LiDAR, sondir) dan track record proyek serupa.

    PIC: Tim Ops + Kepala Surveyor

  2. 02

    Mobilisasi tim + alat

    Senior surveyor + 1-3 asisten + bundle alat (Total Station / GPS RTK / drone / sondir sesuai scope) mobilisasi ke lokasi. Standar Jabodetabek H+1 setelah SPK; Karawang/Cikarang H+2.

    PIC: Senior + Junior Surveyor

  3. 03

    Pengukuran lapangan + dokumentasi

    Pengukuran sesuai SOP: kalibrasi alat sebelum mulai, kontrol GCP untuk pekerjaan RTK/LiDAR, double-check titik kritis. Daily progress di-share ke PIC klien (foto + status hari kerja).

    PIC: Surveyor mid-level + asisten

  4. 04

    Post-processing data

    Raw data (Total Station, GPS RTK, foto drone, point cloud LiDAR, log sondir) diproses di office: hitung koordinat, generate peta CAD, orthophoto, DTM/DSM, grafik sondir. Cross-check konsistensi.

    PIC: Drafter CAD + Drone operator

  5. 05

    QC + sign-off kepala surveyor

    Kepala surveyor review final draft: validasi koordinat, layout laporan sesuai standar industri, lampiran lengkap (foto patok, log alat, CV surveyor). Tanda tangan + nomor lisensi ISI dibubuhkan.

    PIC: Kepala Surveyor (ISI sign-off)

  6. 06

    Delivery + BAST + klarifikasi

    Soft copy (DWG, PDF, CSV) dikirim ke PIC klien; hard copy A0/A1 + BAST disiapkan untuk proyek B2B formal. Senior surveyor available untuk Q&A klarifikasi pasca-delivery (biasanya 7 hari).

    PIC: Tim Ops + Senior Surveyor

// Track Record

150+ proyek & ≈ 50.000 m²/bulan.

Sejak Ambaja mengekspansi layanan ke ukur tanah, tim internal sudah menyelesaikan lebih dari 150 proyek di Jabodetabek + Karawang + Cikarang. Rata-rata coverage area aktif ≈ 50.000 m² per bulan (gabungan topografi, boundary, dan setting out).

Distribusi proyek lazim: ~45% topografi lahan kontraktor & developer (0.5-10 ha), ~20% boundary survey & pemecahan kavling, ~15% setting out gedung 4-12 lantai, ~10% sondir geoteknik (3-10 titik per proyek), ~10% LiDAR drone untuk lahan luas / koridor. Untuk klien yang butuh case study spesifik domain, portofolio anonymized dapat dishare via WhatsApp under NDA.

// Distribusi Proyek (estimasi)

Topografi kontraktor & developer45%
Boundary & pemecahan kavling20%
Setting out gedung 4-12 lantai15%
Sondir geoteknik 3-10 titik10%
LiDAR drone / lahan luas10%

› Estimasi internal · 12 bulan terakhir

// FAQ Tim Surveyor

Yang sering ditanya PIC proyek.

Berapa orang total tim surveyor Ambaja, dan bagaimana komposisinya?

Per saat ini tim surveyor Ambaja berjumlah 8 orang internal: 1 Kepala Surveyor (15 tahun pengalaman, terdaftar Ikatan Surveyor Indonesia / ISI) yang berperan sebagai signer laporan teknis; 4 surveyor mid-level dengan spesialisasi berbeda — Topografi & Setting Out (8 thn), Boundary & Pemecahan Kavling (7 thn), Drone Pilot LiDAR & UAV Photogrammetry (6 thn), dan Sondir Geoteknik (9 thn); plus 3 surveyor junior (2-3 thn) yang menangani peran asisten teknis, drafter CAD, dan field logger. Untuk proyek dengan scope sangat besar (mis. township > 100 ha), tim ini dapat di-augment dengan surveyor partner Ambaja yang sudah pernah kerja sama sebelumnya — semua under supervisi Kepala Surveyor.

Apakah semua surveyor Ambaja terdaftar di ISI, atau hanya Kepala Surveyor?

Yang menjadi standar legal Ambaja: Kepala Surveyor terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia dan menjadi signer resmi semua laporan teknis yang require legal admissibility (proyek BUMN, perbankan, developer skala besar, kasus sengketa formal). Surveyor mid-level dan junior fokus di kompetensi teknis — sebagian sudah dalam proses pendaftaran ISI seiring tahun pengalaman lapangan mereka memenuhi threshold asosiasi. Untuk proyek yang membutuhkan laporan signer ISI, otomatis Kepala Surveyor yang menandatangani — bukan mid-level. Untuk pekerjaan teknis rutin (mis. setting out harian, survey topografi kontraktor) yang tidak masuk audit formal, surveyor mid-level dengan supervisi senior sudah cukup.

Bagaimana sistem pemilihan surveyor yang assigned ke proyek saya?

Assignment berdasarkan tiga kriteria: (1) Domain proyek — proyek topografi diasign ke spesialis topografi (Andika S.), boundary ke Reza P., LiDAR ke Dimas A., sondir ke Bagas H.; (2) Track record proyek serupa — kami prioritaskan surveyor yang pernah handle case mirip (mis. setting out gedung 10+ lantai, atau LiDAR koridor jalan tol); (3) Availability schedule — tim ops cek beban kerja existing untuk memastikan attention quality tidak terganggu. Untuk proyek BUMN/perbankan/litigasi yang require signer ISI, Kepala Surveyor selalu involved minimal di tahap QC + sign-off, meskipun pengukuran lapangan dijalankan mid-level. Klien bisa request profil surveyor sebelum SPK ditandatangani — kami share alias + kompetensi + ringkasan portofolio anonymized.

Apakah Ambaja punya alat sendiri atau menyewa dari pihak ketiga?

Semua alat utama dimiliki sendiri (owned, bukan sewa): 2 unit Total Station (Topcon GTS-235N dan Leica TS06), 1 unit GPS Geodetic RTK (Topcon Hiper VR), 2 unit drone RTK (DJI Phantom 4 RTK + DJI Mavic 3 Enterprise), 1 unit LiDAR airborne (YellowScan Mapper+), 2 unit Sondir Dutch Cone Hidraulik (kapasitas 2.5 ton & 5 ton), plus Auto Level Sokkia B40A dan aksesoris pendukung. Owned inventory memastikan availability terjamin (tidak antri sewa di pasar), dan kondisi alat terkontrol — kalibrasi rutin tiap 6 bulan oleh service center authorized, plus firmware update & IMU calibration drone sebelum mobilisasi proyek skala besar. Log kalibrasi disimpan dan bisa diaudit klien yang require dokumentasi traceability alat.

Berapa proyek yang sudah diselesaikan tim ini, dan ukuran rata-ratanya?

Total >150 proyek diselesaikan sejak Ambaja ekspansi ke layanan ukur tanah, dengan rata-rata coverage ≈ 50.000 m² per bulan (gabungan topografi + boundary + setting out). Mix proyek: ~45% topografi lahan kontraktor & developer (0.5-10 ha), ~20% boundary survey & pemecahan kavling perumahan, ~15% setting out gedung 4-12 lantai, ~10% sondir geoteknik (3-10 titik per proyek), ~10% LiDAR drone untuk lahan luas / koridor. Lokasi proyek terkonsentrasi di Jakarta Selatan, Bekasi, Tangerang, Bogor, dan corridor industri Cikarang-Karawang. Untuk klien yang butuh case study spesifik domain (mis. setting out gedung tinggi, atau LiDAR kawasan industri), kami bisa share portofolio anonymized via WhatsApp under NDA.

Apakah tim Ambaja juga melayani survey kadastral untuk sertifikat tanah?

Tidak. Ini batasan layanan yang harus jelas dari awal: survey kadastral resmi untuk penerbitan sertifikat hak atas tanah (HM, HGB, HGU, Hak Pakai) hanya boleh dilakukan oleh Kantor Jasa Surveyor Kadastral Berlisensi (KJSKB) resmi. Tim Ambaja terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) — asosiasi profesi yang verifikasi kompetensi teknis surveyor — tapi BUKAN KJSKB dan TIDAK mengeluarkan dokumen yang menjadi dasar penerbitan sertifikat. Yang kami sediakan: peta teknis (boundary, topografi, situasi) untuk kepentingan internal pemilik / kontraktor / developer / perbankan / referensi awal. Untuk pengurusan sertifikat, klien wajib menggunakan KJSKB resmi — peta teknis Ambaja bisa jadi referensi mempercepat proses, tapi bukan substitusi.

Kalau saya request CV + nomor lisensi ISI kepala surveyor, kapan bisa dikirim?

Untuk proyek formal yang membutuhkan verifikasi kompetensi (proyek BUMN, perbankan collateral appraisal, developer skala besar, kasus litigasi), kami siapkan paket dokumen profil dalam <24 jam setelah brief diterima: (1) CV Kepala Surveyor + nomor lisensi ISI; (2) ringkasan portofolio anonymized 3-5 proyek paling relevan; (3) profil mid-level surveyor yang akan jadi field lead di engagement Anda; (4) log kalibrasi alat utama yang akan dipakai. Untuk proyek dengan data sensitif (akuisisi lahan, sengketa, due diligence M&A), kami siap tanda tangan NDA sebelum dokumen dibuka. Template NDA boleh dari klien (kami review) atau template standar Ambaja. Diskusi awal via WhatsApp gratis.

Apakah Kepala Surveyor selalu turun ke lapangan, atau hanya sign-off di office?

Tergantung tipe proyek. (a) Untuk engagement standar (topografi rutin, setting out harian, sondir 3-5 titik): pengukuran lapangan dijalankan mid-level surveyor dengan supervisi remote (daily report ke kepala surveyor), Kepala Surveyor turun saat QC akhir + sign-off; (b) Untuk engagement BUMN/perbankan/litigasi atau lahan kompleks (>50 ha, multi-pemilik, sengketa): Kepala Surveyor turun langsung minimal di tahap site visit awal + finalisasi pengukuran kritis + sign-off; (c) Untuk expert witness / sidang: Kepala Surveyor hadir personal — tidak bisa diwakilkan. Skema spesifik dibahas di tahap penawaran berdasar tipe engagement, dan dituangkan jelas di SPK supaya tidak ada miskomunikasi soal siapa yang accountable di setiap tahap.

CV + Lisensi ISI · NDA Tersedia

Brief proyek
ke tim ini.

Kirim brief proyek via WhatsApp: tipe pekerjaan (topografi / boundary / setting out / LiDAR / sondir), lokasi, luas / titik, dan deadline. Tim ops Ambaja balas dengan profil surveyor yang akan jadi field lead + estimasi tarif dalam < 30 menit jam kerja. Konsultasi awal gratis.

// Info Kontak Tim

Badan hukum

PT Amanah Bangun Nanjaya

Asosiasi profesi

Kepala Surveyor terdaftar ISI

Mobilisasi

H+1 Jabodetabek · H+2 Karawang/Cikarang

WhatsApp

+62 822 2055 5035

› Response < 30 menit jam kerja · NDA tersedia

WhatsApp