Lompat ke konten
Ambaja.
8 Surveyor Internal · 1 Kepala ISI · Owned Equipment

// Tentang · Tim Surveyor · Profil & Spesialisasi

Tim Surveyor Ambaja
Senior, Spesialis & Disiplin.

8 surveyor internal Ambaja — dari Kepala Surveyor terdaftar ISI (15 thn pengalaman) sampai 3 surveyor junior — menangani topografi, boundary teknis, setting out, LiDAR drone, dan sondir di Jabodetabek, Karawang, dan Cikarang. Semua alat utama owned (bukan sewa): Topcon GTS-235N, Leica TS06, DJI Phantom 4 RTK, YellowScan Mapper+, Sondir Dutch Cone. Tim ini bagian dari 1.200+ proyek scaffolding dan ukur tanah Ambaja sejak 2019.

Kepala Surveyor

15 thn

Terdaftar ISI · Signer laporan

Spesialis

4 domain

Topo · Boundary · LiDAR · Sondir

Mobilisasi

H+1

Jabodetabek (H+2–H+3 Karawang/Cikarang)

8 orang

Total tim surveyor

1 kepala + 4 mid · 3 junior

1.200+

Proyek Ambaja

Scaffolding + ukur tanah sejak 2019

Owned

Alat utama

Bukan sewa pasar · kalibrasi terdokumentasi

H+1

Mobilisasi standar

Jabodetabek · H+2–H+3 Karawang/Cikarang

// Tentang Tim

Bukan kolektif freelance — satu PT, satu pintu, satu signer.

Salah satu masalah klasik yang sering didengar dari developer dan kontraktor Jabodetabek: tim survey yang mereka pakai sebenarnya kolektif freelance — ditembak per proyek, alat patungan / sewa, dan tidak ada satu orang yang bertanggung jawab kalau hasil pengukuran bermasalah. Saat owner audit dokumen, baru ketahuan laporan tidak ditandatangani surveyor berlisensi, kalibrasi alat tidak terdokumentasi, dan raw data hilang.

Ambaja didesain berbeda. Tim surveyor adalah 8 orang internal di bawah satu badan hukum (PT Amanah Bangun Nanjaya). Hierarki jelas: Kepala Surveyor terdaftar ISI sebagai signer dan PIC tanggung jawab teknis; 4 surveyor mid-level memimpin pengukuran lapangan sesuai spesialisasi (topografi, boundary, LiDAR, sondir); 3 surveyor junior sebagai asisten teknis dan drafter CAD. Satu pintu engagement, satu signer untuk laporan akhir, satu PT yang accountable kalau ada dispute.

Untuk alat, prinsipnya owned, bukan sewa. Total Station Topcon GTS-235N, Leica TS06, GPS Topcon Hiper VR RTK, DJI Phantom 4 RTK, DJI Mavic 3 Enterprise, YellowScan Mapper+ LiDAR, dan Sondir Dutch Cone mekanik 2,5 ton semua dimiliki sendiri. Availability terjamin (tidak antre di pasar sewa), dan kondisi alat terkontrol — LiDAR menjalani healthcheck tahunan di service resmi pabrikan, sondir dikalibrasi setiap 6 bulan, sedangkan Total Station dan GPS dikalibrasi minimal setahun sekali di service center resmi + cek internal per kuartal, firmware update + IMU calibration drone (IMU/kompas sebelum tiap mobilisasi, firmware sebelum proyek besar), log kalibrasi tersimpan dan bisa diaudit klien.

Catatan: Ambaja TIDAK melayani survey kadastral resmi untuk penerbitan sertifikat hak atas tanah — itu domain Kantor Pertanahan dan surveyor berlisensi di KJSB (Kantor Jasa Surveyor Berlisensi). Yang kami sediakan adalah surveyor teknis berlisensi ISI untuk kepentingan internal pemilik / kontraktor / developer / perbankan / referensi awal.

Ilustrasi tim survey di lapangan dengan Total Station, GPS RTK, dan drone
Ilustrasi tim survey di lapangan dengan Total Station, GPS RTK, dan drone.

// Kepala Surveyor

Signer ISI & final QC.

Setiap laporan teknis final ditandatangani Kepala Surveyor dengan nomor lisensi Ikatan Surveyor Indonesia. Profil detail (nama lengkap + CV + nomor lisensi) dishare via WhatsApp setelah brief proyek diterima.

X
Terdaftar ISI

15 tahun pengalaman lapangan & sign-off

Pak X · Kepala Surveyor

Latar belakang: S1 Teknik Geodesi (kampus negeri Jawa), aktif di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI). Pengalaman lapangan dimulai dari junior surveyor di konsultan pemetaan, lanjut sebagai chief surveyor di proyek township, infrastruktur jalan tol, dan kawasan industri di Jawa.

Scope tanggung jawab: Sign-off semua laporan teknis dengan nomor lisensi ISI, quality review peta CAD & laporan PDF sebelum delivery, klien meeting untuk engagement BUMN/perbankan/litigasi.

Asosiasi & training utama

  • ›Terdaftar ISI (Ikatan Surveyor Indonesia)
  • ›Training Civil 3D Survey Module (workshop internal)
  • ›Workshop Pemetaan UAV-RTK & PPK (internal + vendor brief)
  • ›Refresher Geodetic Datum Indonesia (SRGI 2013)

// Surveyor Mid-Level

4 spesialis · 4 domain teknis.

Pengukuran lapangan dipimpin oleh surveyor mid-level yang jadi domain owner di spesialisasinya. Assignment ke proyek berdasarkan kecocokan domain + track record case serupa + availability schedule.

8 thn · Topografi & Setting Out

Andika S. · Spesialis Topografi & Setting Out

Alat utama

Topcon GTS-235N · Leica TS06 · Auto Level Sokkia B40A

Sweet spot: Survey topografi lahan kontraktor 0,5–5 ha + setting out gedung 4–12 lantai (as-kolom, pondasi, grid struktur) dengan akurasi titik kritis ±2–3 mm.

Latar belakang: D3 Geodesi politeknik negeri, naik dari rodman ke chief party dalam 5 tahun. Spesialisasi pekerjaan presisi tinggi: penentuan as bangunan, kontrol elevasi multi-lantai, dan stake-out pondasi tiang pancang. Familiar dengan workflow handover ke kontraktor sipil — biasa diskusi langsung dengan PM lapangan & mandor.

7 thn · Boundary Survey (Non-Kadastral)

Reza P. · Spesialis Boundary & Pemecahan Kavling

Alat utama

GPS RTK Topcon Hiper VR · Total Station Leica TS06

Sweet spot: Verifikasi batas internal, pemecahan kavling untuk perumahan/cluster, dan rekonstruksi koordinat sertifikat lama yang tidak tertib lapangan. Output peta batas + lampiran koordinat UTM.

Latar belakang: S1 Geomatika, 4 tahun di sebuah KJSKB (sebagai surveyor teknis), kemudian gabung Ambaja. Paham SOP pengukuran teknis & mampu menyiapkan data yang clean untuk handover ke pihak ketiga — meskipun Ambaja tidak menerbitkan dokumen kadastral resmi sendiri.

6 thn · LiDAR + UAV Photogrammetry

Dimas A. · Drone Pilot LiDAR & UAV Photogrammetry

Alat utama

DJI Phantom 4 RTK · DJI Mavic 3 Enterprise · YellowScan Mapper+

Sweet spot: Pemetaan lahan luas 10–200 ha: UAV pemetaan (photogrammetry RTK, min. 10 ha) untuk orthophoto resolusi tinggi di lahan terbuka, dan LiDAR (min. 25 ha) untuk lahan bervegetasi rapat. Output: peta kontur (interval 0,5–1 m dari LiDAR; hingga 0,25 m dari fotogrametri dengan GCP tambahan) + DTM + orthophoto.

Latar belakang: Latar belakang Geodesi + training internal pilot drone; operasi UAV mengikuti regulasi penerbangan sipil dengan registrasi drone resmi. Mulai dari fotografer drone properti, lalu masuk dunia photogrammetry teknis. Familiar workflow Pix4D, Agisoft Metashape, dan post-processing LiDAR di YellowScan CloudStation. Mengurus perizinan terbang ke pihak terkait sebelum mobilisasi.

9 thn · Sondir Dutch Cone & Investigasi Tanah

Bagas H. · Spesialis Sondir Geoteknik

Alat utama

Sondir mekanik Dutch Cone kapasitas 2,5 ton

Sweet spot: Penyelidikan daya dukung tanah untuk pondasi rumah, ruko, gedung bertingkat rendah-menengah, dan struktur ringan. Output: grafik qc + fs + Rf, plus rekomendasi awal kedalaman tanah keras (handover ke konsultan struktur untuk desain pondasi final).

Latar belakang: Tukang sondir veteran dengan pengalaman ratusan titik di Jabodetabek-Karawang. Hafal karakteristik tanah lokal (lempung lunak Pantai Utara, lanau-pasir di Bekasi-Karawang, tuff Bogor). Bukan ahli geoteknik (interpretasi struktural tetap di tangan konsultan struktur klien), tapi sangat akurat di pengambilan data lapangan.

// Surveyor Junior & Asisten Teknis

3 junior · regenerasi tim.

Surveyor junior menangani peran asisten teknis di lapangan + drafter CAD di office. Mereka belum memimpin pengukuran secara independen — semua hasil di-review surveyor mid-level dan Kepala Surveyor sebelum delivery, dan tanda tangan laporan tetap oleh Kepala Surveyor. Track regenerasi tim: target naik ke mid-level dalam 3-5 tahun dengan portofolio terdokumentasi.

3 thn pengalaman

Surveyor Junior 01

Asisten Topografi / Rodman senior

Pemegang prisma & GPS rover, sketsa lapangan, dokumentasi titik kontrol.

2 thn pengalaman

Surveyor Junior 02

Asisten Boundary / Drafter CAD

Drafting peta batas di AutoCAD, validasi koordinat, layout final A3/A1.

2 thn pengalaman

Surveyor Junior 03

Asisten Drone & Field Logger

Setup GCP (Ground Control Point), checklist pra-terbang, logger raw data PPK.

[ Catatan komposisi tim ]

Untuk proyek dengan scope sangat besar (mis. township > 100 ha, kawasan industri multi-fase), tim internal ini dapat di-augment dengan surveyor partner yang sudah pernah kerja sama sebelumnya — semua di bawah supervisi Kepala Surveyor Ambaja. Augmentasi disepakati transparan di SPK, tidak ada outsourcing diam-diam.

// Equipment Owned

Alat owned · bukan sewa pasar.

Semua alat utama dimiliki sendiri — availability terjamin, kondisi terkontrol, kalibrasi terdokumentasi. Setiap brand + tipe + spesifikasi teknis dapat diverifikasi oleh klien yang require dokumentasi traceability alat.

Total Station

Model

Topcon GTS-235N

Spec teknis

Akurasi sudut 5" · Jarak ±(2 mm + 2 ppm) dengan prisma (tanpa mode reflectorless) · Build kuat (workhorse).

Usage typical

Setting out harian, topografi area sedang, survey rutin lapangan.

Model

Leica TS06

Spec teknis

Akurasi sudut 1" · EDM ±(1,5 mm + 2 ppm) · Reflectorless 500 m.

Usage typical

Pekerjaan presisi tinggi (as-kolom gedung, kontrol struktur, kontrol bridging).

GPS Geodetic RTK

Model

Topcon Hiper VR (RTK dual-frequency)

Spec teknis

Akurasi RTK horizontal ±5 mm + 0,5 ppm · Vertikal ±10 mm + 0,8 ppm (spesifikasi pabrikan) · Datalink radio + NTRIP.

Usage typical

Pemetaan lahan luas (10-100 ha), kontrol GCP drone, boundary lahan akses terbuka.

UAV / Drone RTK & Photogrammetry

Model

DJI Phantom 4 RTK

Spec teknis

Kamera 1" CMOS 20 MP · GNSS RTK on-board · GSD 2.7 cm @ 100 m.

Usage typical

Orthophoto + DSM lahan 10-50 ha, dokumentasi progress proyek, volume stockpile.

Model

DJI Mavic 3 Enterprise

Spec teknis

Kamera 4/3 CMOS 20 MP · Module RTK opsional · Flight time 45 menit.

Usage typical

Pre-survey scouting, dokumentasi aerial cepat untuk laporan visual klien.

LiDAR Airborne

Model

YellowScan Mapper+

Spec teknis

Akurasi sistem 4 cm, presisi 3,5 cm (spesifikasi pabrikan; akurasi vertikal deliverable 5–10 cm dengan GCP) · Jangkauan laser hingga 230 m, tinggi terbang maks. 100 m AGL · ±170 titik/m² @ 100 m AGL, 10 m/s.

Usage typical

Pemetaan lahan bervegetasi rapat mulai 25 ha, termasuk kawasan industri dan koridor jalan/sungai yang lahannya bervegetasi (area terbuka cukup UAV pemetaan).

Sondir Geoteknik

Model

Sondir Mekanik Dutch Cone 2,5 ton

Spec teknis

Kapasitas 2,5 ton (SNI 2827:2008) · Kedalaman praktis 25-30 m tergantung tanah; harga dasar s/d 20 m.

Usage typical

Penyelidikan daya dukung tanah untuk pondasi rumah-gedung bertingkat rendah-menengah.

Auto Level & Aksesoris

Model

Auto Level Sokkia B40A + accessories

Spec teknis

Magnification 24× · Akurasi 2 mm / 1 km double-run.

Usage typical

Kontrol elevasi setting out lantai, water leveling tank/kolam, leveling jalan akses.

Kalibrasi berkala

Total Station, GPS Geodetic & Auto Level dikalibrasi minimal setahun sekali di service center resmi (Topcon / Leica) dan dicek internal per kuartal. Log kalibrasi disimpan, bisa diaudit klien.

Spare unit prioritas

Dua unit Total Station + dua unit drone berarti ada spare kalau satu alat butuh service mendadak. Mobilisasi proyek penting tidak ter-delay menunggu reparasi.

Deposit refundable

Untuk pekerjaan di lokasi berisiko tinggi atau akuisisi drone/LiDAR multi-minggu, deposit refundable dapat diberlakukan (nominal dirinci di SPK) — di-refund penuh bila tidak ada kerusakan akibat kondisi lokasi di luar kendali tim (kesalahan operator ditanggung Ambaja). Alat tetap dioperasikan tim Ambaja.

// Training Program

Disiplin training, bukan onboarding sekali.

Kompetensi tim dirawat lewat 4 jalur training rutin: onboarding ketat, kalibrasi alat berkala, refresher safety lapangan, dan upskilling software. Tidak ada surveyor yang dilepas independen sebelum lulus internal assessment.

Onboarding 30 hari

Surveyor baru menjalani 30 hari pertama berdampingan dengan senior: pengenalan alat, SOP keselamatan, format laporan internal, dan etiket lapangan dengan kontraktor klien. Tidak boleh memimpin pengukuran lapangan secara independen sebelum lulus internal assessment; tanda tangan laporan tetap oleh Kepala Surveyor.

Kalibrasi alat berkala

Total Station + GPS Geodetic + Auto Level dikalibrasi minimal setahun sekali di service center resmi (Topcon / Leica) dan dicek internal per kuartal. Drone RTK dikalibrasi IMU/kompas sebelum tiap mobilisasi; firmware drone dan GPS Geodetic diperbarui sebelum mobilisasi ke proyek skala besar. Log kalibrasi disimpan & bisa diaudit klien.

Refresher safety lapangan

Tim operasional berpengalaman memberikan briefing rutin: safety harness untuk pengukuran ketinggian, prosedur akses ke lokasi crane/scaffolding, pertolongan pertama dasar, dan etika akses lahan privat. Refresher internal untuk SOP lapangan.

Upskilling software & metode

Workshop internal Civil 3D, Pix4D, QGIS, dan YellowScan CloudStation. Senior surveyor share lessons learned dari proyek besar — termasuk lesson dari proyek yang revisi banyak — agar tim junior cepat naik level tanpa harus mengulang kesalahan yang sama.

// Catatan kompetensi keselamatan operasional

Ambaja menjalankan SOP keselamatan operasional internal.

Yang kami jalankan adalah refresher safety lapangan internal — diberikan oleh tim operasional berpengalaman untuk kebutuhan praktis kerja survey (akses ketinggian, akses area scaffolding, etika di area konstruksi aktif). Untuk proyek yang mensyaratkan personil dengan sertifikasi spesifik, kami informasikan transparan dari awal.

// Workflow Engagement

Dari brief sampai sign-off.

6 tahap standar engagement. Setiap tahap punya PIC yang jelas — tidak ada bottleneck karena satu orang. Total durasi tergantung scope (1-5 hari untuk short, 1-3 minggu project-based).

  1. 01

    Brief & assignment internal

    PIC klien kirim brief via WhatsApp / email. Tim ops Ambaja review scope dan assign surveyor mid-level sesuai spesialisasi sebagai field lead (di bawah supervisi Kepala Surveyor) — dipilih berdasarkan kecocokan domain (topografi, boundary, LiDAR, sondir) dan track record proyek serupa.

    PIC: Tim Ops + Kepala Surveyor

  2. 02

    Mobilisasi tim + alat

    Surveyor mid-level (field lead) + 1-3 asisten + bundle alat (Total Station / GPS RTK / drone / sondir sesuai scope) mobilisasi ke lokasi. Standar Jabodetabek H+1 setelah SPK; Karawang/Cikarang H+2–H+3; setting out bangunan dijadwalkan H+2–H+5 setelah SPK. Pekerjaan drone di ruang udara terkontrol atau KKOP bandara menunggu persetujuan Ditjen Perhubungan Udara (diajukan paling lambat 14 hari kerja sebelum terbang, PM 37/2020).

    PIC: Senior + Junior Surveyor

  3. 03

    Pengukuran lapangan + dokumentasi

    Pengukuran sesuai SOP: kalibrasi alat sebelum mulai, kontrol GCP untuk pekerjaan RTK/LiDAR, double-check titik kritis. Daily progress di-share ke PIC klien (foto + status hari kerja).

    PIC: Surveyor mid-level + asisten

  4. 04

    Post-processing data

    Raw data (Total Station, GPS RTK, foto drone, point cloud LiDAR, log sondir) diproses di office: hitung koordinat, generate peta CAD, orthophoto, DTM/DSM, grafik sondir. Cross-check konsistensi.

    PIC: Drafter CAD + Drone operator

  5. 05

    QC + sign-off kepala surveyor

    Kepala surveyor review final draft: validasi koordinat, layout laporan sesuai standar industri, lampiran lengkap (foto patok, log alat, CV surveyor). Tanda tangan + nomor lisensi ISI dibubuhkan.

    PIC: Kepala Surveyor (ISI sign-off)

  6. 06

    Delivery + BAST + klarifikasi

    Soft copy (DWG, PDF, CSV) dikirim ke PIC klien; hard copy A0/A1 + BAST disiapkan untuk proyek B2B formal. Senior surveyor tetap bisa dihubungi untuk klarifikasi pasca-delivery; revisi minor (label, layout, format) gratis 1–2 kali dalam 14 hari setelah handover, dan kesalahan hitung/ukur dari pihak Ambaja dikoreksi gratis selama garansi data 6 bulan.

    PIC: Tim Ops + Senior Surveyor

// Track Record

Bagian dari 1.200+ proyek sejak 2019.

Tim ukur tanah ini ikut menyelesaikan bagian dari 1.200+ proyek scaffolding dan ukur tanah Ambaja sejak 2019, di Jabodetabek, Karawang, dan Cikarang.

Jenis pekerjaannya: topografi lahan kontraktor & developer, boundary survey & pemecahan kavling, setting out gedung, sondir geoteknik, dan LiDAR drone untuk lahan atau koridor bervegetasi (mulai 25 ha). Untuk klien yang butuh case study spesifik domain, portofolio anonymized dapat dishare via WhatsApp under NDA.

// Layanan & Tarif Dasar

Topografi kontraktor & developerRp 250/m²
Boundary & pemecahan kavlingRp 500/m²
Setting out gedung 4-12 lantaiQuote
Sondir mekanik 2,5 tonRp 1,5 jt/titik
LiDAR drone / lahan bervegetasiRp 1 jt/ha

› Tarif dasar, belum termasuk PPN 11% · topografi < 5.000 m² min. Rp 1,5 jt · boundary min. 1.000 m² · sondir min. 3 titik (s/d 20 m) · LiDAR min. 25 ha, GCP terpisah

// FAQ Tim Surveyor

Yang sering ditanya PIC proyek.

Berapa orang total tim surveyor Ambaja, dan bagaimana komposisinya?

Per saat ini tim surveyor Ambaja berjumlah 8 orang internal: 1 Kepala Surveyor (15 tahun pengalaman, terdaftar Ikatan Surveyor Indonesia / ISI) yang berperan sebagai signer laporan teknis; 4 surveyor mid-level dengan spesialisasi berbeda — Topografi & Setting Out (8 thn), Boundary & Pemecahan Kavling (7 thn), Drone Pilot LiDAR & UAV Photogrammetry (6 thn), dan Sondir Geoteknik (9 thn); plus 3 surveyor junior (2-3 thn) yang menangani peran asisten teknis, drafter CAD, dan field logger. Untuk proyek dengan scope sangat besar (mis. township > 100 ha), tim ini dapat di-augment dengan surveyor partner Ambaja yang sudah pernah kerja sama sebelumnya — semua under supervisi Kepala Surveyor.

Apakah semua surveyor Ambaja terdaftar di ISI, atau hanya Kepala Surveyor?

Yang menjadi standar Ambaja: Kepala Surveyor terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia dan menandatangani semua laporan teknis yang akan diperiksa pihak ketiga (proyek BUMN, perbankan, developer skala besar, data pendukung sengketa). Surveyor mid-level dan junior fokus di kompetensi teknis — sebagian sudah dalam proses pendaftaran ISI. Semua laporan teknis final — termasuk pekerjaan rutin seperti setting out harian atau survey topografi kontraktor — direview dan ditandatangani Kepala Surveyor, bukan mid-level. Untuk pekerjaan rutin, pengukuran lapangan cukup dipimpin surveyor mid-level dengan supervisi senior.

Bagaimana sistem pemilihan surveyor yang assigned ke proyek saya?

Assignment berdasarkan tiga kriteria: (1) Domain proyek — proyek topografi diasign ke spesialis topografi (Andika S.), boundary ke Reza P., LiDAR ke Dimas A., sondir ke Bagas H.; (2) Track record proyek serupa — kami prioritaskan surveyor yang pernah handle case mirip (mis. setting out gedung 10+ lantai, atau LiDAR koridor jalan tol); (3) Availability schedule — tim ops cek beban kerja existing untuk memastikan attention quality tidak terganggu. Untuk proyek BUMN/perbankan/litigasi yang require signer ISI, Kepala Surveyor selalu involved minimal di tahap QC + sign-off, meskipun pengukuran lapangan dijalankan mid-level. Klien bisa request profil surveyor sebelum SPK ditandatangani — kami share alias + kompetensi + ringkasan portofolio anonymized.

Apakah Ambaja punya alat sendiri atau menyewa dari pihak ketiga?

Semua alat utama dimiliki sendiri (owned, bukan sewa): 2 unit Total Station (Topcon GTS-235N dan Leica TS06), 1 unit GPS Geodetic RTK (Topcon Hiper VR), 2 unit drone RTK (DJI Phantom 4 RTK + DJI Mavic 3 Enterprise), 1 unit LiDAR airborne (YellowScan Mapper+), Sondir mekanik Dutch Cone kapasitas 2,5 ton, plus Auto Level Sokkia B40A dan aksesoris pendukung. Owned inventory memastikan availability terjamin (tidak antre sewa di pasar), dan kondisi alat terkontrol — Total Station, GPS, dan Auto Level dikalibrasi minimal setahun sekali di service center resmi dan dicek internal per kuartal, LiDAR menjalani healthcheck tahunan di service resmi pabrikan, sondir dikalibrasi setiap 6 bulan, dan drone dikalibrasi IMU/kompas sebelum tiap mobilisasi (firmware diperbarui sebelum proyek skala besar). Log kalibrasi disimpan dan bisa diaudit klien yang require dokumentasi traceability alat.

Berapa proyek yang sudah diselesaikan tim ini, dan ukuran rata-ratanya?

Tim ini bagian dari 1.200+ proyek scaffolding dan ukur tanah yang diselesaikan Ambaja sejak 2019. Pekerjaannya mencakup topografi lahan kontraktor & developer, boundary survey & pemecahan kavling perumahan, setting out gedung, sondir geoteknik, dan LiDAR drone untuk lahan atau koridor bervegetasi (mulai 25 ha); kami tidak memublikasikan rincian jumlah per layanan. Lokasi proyek terkonsentrasi di Jakarta Selatan, Bekasi, Tangerang, Bogor, dan corridor industri Cikarang-Karawang. Untuk klien yang butuh case study spesifik domain (mis. setting out gedung tinggi, atau LiDAR kawasan industri), kami bisa share portofolio anonymized via WhatsApp under NDA.

Apakah tim Ambaja juga melayani survey kadastral untuk sertifikat tanah?

Tidak. Ini batasan layanan yang harus jelas dari awal: survey kadastral resmi untuk penerbitan sertifikat hak atas tanah (HM, HGB, HGU, Hak Pakai) hanya boleh dilakukan oleh Kantor Pertanahan atau surveyor berlisensi yang bernaung di Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB). Kepala Surveyor Ambaja terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) — asosiasi profesi yang verifikasi kompetensi teknis surveyor — tapi Ambaja BUKAN KJSB dan TIDAK mengeluarkan dokumen yang menjadi dasar penerbitan sertifikat. Yang kami sediakan: peta teknis (boundary, topografi, situasi) untuk kepentingan internal pemilik / kontraktor / developer / perbankan / referensi awal. Untuk pengurusan sertifikat, pengukurannya wajib lewat Kantor Pertanahan atau KJSB — peta teknis Ambaja dapat menjadi referensi awal pemilik, bukan pengganti pengukuran resmi.

Kalau saya request CV + nomor lisensi ISI kepala surveyor, kapan bisa dikirim?

Untuk proyek formal yang membutuhkan verifikasi kompetensi (proyek BUMN, perbankan collateral appraisal, developer skala besar, kasus litigasi), kami siapkan paket dokumen profil dalam <24 jam setelah brief diterima: (1) CV Kepala Surveyor + nomor lisensi ISI; (2) ringkasan portofolio anonymized 3-5 proyek paling relevan; (3) profil mid-level surveyor yang akan jadi field lead di engagement Anda; (4) log kalibrasi alat utama yang akan dipakai. Untuk proyek dengan data sensitif (akuisisi lahan, sengketa, due diligence M&A), kami siap tanda tangan NDA sebelum dokumen dibuka. Template NDA boleh dari klien (kami review) atau template standar Ambaja. Diskusi awal via WhatsApp gratis.

Apakah Kepala Surveyor selalu turun ke lapangan, atau hanya sign-off di office?

Tergantung tipe proyek. (a) Untuk engagement standar (topografi rutin, setting out harian, sondir 3-5 titik): pengukuran lapangan dijalankan mid-level surveyor dengan supervisi remote (daily report ke kepala surveyor), Kepala Surveyor turun saat QC akhir + sign-off; (b) Untuk engagement BUMN/perbankan/litigasi atau lahan kompleks (>50 ha, multi-pemilik, sengketa): Kepala Surveyor turun langsung minimal di tahap site visit awal + finalisasi pengukuran kritis + sign-off; (c) Untuk expert witness / sidang: Kepala Surveyor hadir personal — tidak bisa diwakilkan. Skema spesifik dibahas di tahap penawaran berdasar tipe engagement, dan dituangkan jelas di SPK supaya tidak ada miskomunikasi soal siapa yang accountable di setiap tahap.

CV + Lisensi ISI · NDA Tersedia

Brief proyek
ke tim ini.

Kirim brief proyek via WhatsApp: tipe pekerjaan (topografi / boundary / setting out / LiDAR / sondir), lokasi, luas / titik, dan deadline. Tim ops Ambaja balas dengan estimasi awal tarif dalam < 30 menit jam kerja; profil surveyor yang akan jadi field lead + CV Kepala Surveyor menyusul kurang dari 24 jam setelah brief. Konsultasi awal gratis.

// Info Kontak Tim

Badan hukum

PT Amanah Bangun Nanjaya

Asosiasi profesi

Kepala Surveyor terdaftar ISI

Mobilisasi

H+1 Jabodetabek · H+2–H+3 Karawang/Cikarang

WhatsApp

+62 822 2055 5035

› Response < 30 menit jam kerja · NDA tersedia

WhatsApp