Lompat ke konten
Ambaja.
Bathymetric / Hidrografi

Jasa Survey Hidrografi

Pengukuran kedalaman air & profil dasar perairan untuk sungai, waduk, pelabuhan, dan reklamasi di Jabodetabek. Single beam & multi beam echosounder, kalibrasi sound velocity penuh, koreksi pasang surut real-time. Standar IHO S-44 edisi 6 (Order 1a/1b). Output peta bathymetric CAD + cross section + volume sedimen, ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI.

Akurasi
5-15 cm
Coverage / Hari
5-20 ha
Standar
IHO S-44
Lead Time
8-21 hari kerja
Standar MutuIHO S-44 Order 1a/1b
Akurasi Vertikal5-15 cm
Coverage / Hari5-20 ha
SensorSingle & Multi Beam
Apa Itu Survey Hidrografi

Memetakan Dasar Perairan Yang Tidak Bisa Diukur Total Station

Survey hidrografi atau bathymetric survey adalah pengukuran kedalaman dan profil permukaan dasar perairan — sungai, danau, waduk, kolam labuh pelabuhan, hingga pesisir laut. Berbeda dengan survey topografi yang memakai Total Station / GPS RTK langsung di atas tanah, hidrografi membutuhkan echosounder (sonar) yang menembak pulsa suara dari atas air ke dasar, lalu menghitung kedalaman dari waktu tempuh gelombang suara.

Tanpa survey ini, Anda tidak punya dasar teknis untuk: hitung kapasitas tampung waduk, desain kolam labuh pelabuhan, normalisasi sungai, perhitungan volume dredging, ataupun verifikasi pekerjaan reklamasi. Singkatnya — semua proyek yang menyentuh air membutuhkan data bathymetric sebelum DED (Detail Engineering Design) bisa dibuat.

Ambaja menyediakan jasa survey hidrografi end-to-end untuk wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Karawang, dan Cikarang. Tim surveyor utama kami berpengalaman 5-15 tahun di survei lapangan, dan laporan hidrografi ditandatangani Kepala Surveyor yang terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI). Untuk pekerjaan yang membutuhkan multi beam echosounder kelas pelabuhan, alatnya kami sewa dari partner spesialis beserta operatornya.

Spesifikasi Alat & Akurasi

Equipment Bathymetric Grade Industri — Brand Real

Kombinasi sonar, motion sensor, GPS RTK, dan sound velocity profiler harus presisi karena satu kesalahan kalibrasi bisa membuat volume dredging meleset jutaan rupiah. Berikut equipment yang kami gunakan + akurasi tipikalnya; target akurasi proyek dicantumkan di SPK dan dibuktikan lewat QC cross-line di laporan:

AlatBrand & ModelAkurasi
Single Beam EchosounderGarmin GPSMAP / Hi-Target HD38010-15 cm vertikal
Multi Beam EchosounderNorbit iWBMSh / R2Sonic 2024 (sewa partner)5-10 cm vertikal
GPS RTK GeodeticTopcon Hiper VR / Trimble R102-3 cm horizontal
Motion Reference Unit (MRU)SBG Ekinox-M / Applanix POS MV (multi beam)0,02° roll/pitch
Sound Velocity ProfilerValeport miniSVP±0,02 m/s
Tide Gauge / Water Level LoggerOTT CBS / Solinst Levelogger±1 cm
Survey BoatSpeedboat 4-6 m / USV unmanned (opsional)—
Drone Fotogrametri (opsional)DJI Matrice 300 RTK + Zenmuse P1 (fotogrametri perairan dangkal, koreksi refraksi)10-20 cm vertikal

Catatan: untuk multi beam echosounder kelas pelabuhan (Norbit, R2Sonic, Kongsberg), kami sewa dari partner spesialis beserta operator berpengalaman dari partner tersebut. Biaya sewa alat sudah include dalam quotation — tidak ada surprise cost.

Use Case Spesifik

Kapan & Untuk Siapa Survey Hidrografi

6 use case paling sering kami kerjakan untuk klien Jabodetabek — masing-masing dengan kebutuhan metodologi & akurasi berbeda:

Maritim / Pelabuhan

Perencanaan Dermaga & Pelabuhan

Mapping dasar laut/sungai untuk desain jetty, breakwater, dan kolam labuh. Input wajib untuk DED pelabuhan KSO Pelindo dan operator swasta.

Reklamasi / Coastal

Reklamasi Pantai & Pulau Buatan

Profil seafloor pre-reclamation untuk hitung volume urugan + volume dredging. Komparasi pre/post-reklamasi untuk verifikasi quantity kontraktor.

Infrastruktur SDA

Normalisasi Sungai & Kanal

Profil melintang sungai (cross section per 25-50 m) untuk desain pengerukan, perkuatan tanggul, dan tata kelola banjir kota.

Energi / Pengairan

Studi Sedimentasi Waduk & Embung

Komparasi bathymetric multi-epoch (annual / 3-tahunan) untuk hitung laju sedimentasi, sisa kapasitas tampung, dan jadwal dredging waduk PLTA/irigasi.

Dredging / Marine Civil

Survey Pre-Dredging & As-Dredged

Volume pekerjaan keruk pre/post oleh kontraktor dredger. Independent measurement untuk basis pembayaran progress payment.

Utilitas / Migas

Survey Pipa & Kabel Bawah Air

Routing pipa gas/air/kabel listrik bawah air: profil dasar perairan di sepanjang koridor + posisi pipa/kabel yang tampak di dasar, untuk perizinan KKP & Kemenhub. Kedalaman timbun (burial depth) pipa terkubur tidak terbaca echosounder — butuh sub-bottom profiler/pipe tracker di luar alat standar kami.

Proses Survey 7 Tahap

Dari Konsultasi Sampai Delivery — Workflow Yang Terstandar

Bathymetric survey bukan sekadar "turunkan sonar dan rekam angka". Berikut 7 tahap pengerjaan kami — dari konsultasi awal sampai delivery CAD/PDF final:

  1. 01

    Konsultasi & Scope Definition

    Tim sales + senior surveyor pelajari objektif (dredging, perizinan, sedimentasi). Tentukan area coverage, density line spacing, akurasi target, dan jenis echosounder yang tepat (single vs multi beam).

    Estimasi1-2 hari
  2. 02

    Site Visit & Tide Reconnaissance

    Cek akses launching boat, kedalaman estimasi, posisi tide gauge terdekat (BIG / Pushidrosal), arus pasang surut, dan benchmark eksisting untuk vertical datum (MSL atau LWS).

    Estimasi1 hari (Jabodetabek)
  3. 03

    SPK & Mobilisasi Alat

    Setelah SPK turun, mobilisasi echosounder, GPS RTK, MRU, tide gauge, dan boat ke lokasi. Setup base station GPS + install tide gauge minimum 24 jam sebelum survey utama untuk dapat pola pasut.

    Estimasi2-3 hari
  4. 04

    Kalibrasi Sonar & Patch Test

    Patch test multi beam: roll di dasar datar, pitch & latency (timing) di lereng atau fitur dasar yang jelas, yaw dengan dua lajur sejajar searah melintasi lereng/fitur. Sound velocity profiling tiap 4-6 jam atau saat halocline berubah. Semua dicatat di kalibrasi log.

    Estimasi0,5 hari
  5. 05

    Akuisisi Data Bathymetric

    Boat menjalankan grid line sesuai plan — untuk cakupan di bawah 100% (single beam, setara Order 1b), jarak antar-lajur maksimal 3× kedalaman air atau 25 m, mana yang lebih besar (IHO S-44 edisi 6 butir 3.5.2); Order 1a mensyaratkan pencarian fitur 100% (umumnya multi beam). Multi beam: overlap antar swath 10-20%. Recording posisi GPS, heading, motion, depth, dan tide secara sinkron real-time.

    Estimasi5-20 ha/hari
  6. 06

    Processing & Quality Control

    Tide correction, sound velocity correction, outlier removal (CUBE / spline filter), dan generate Digital Bathymetric Model (DBM). QC vs cross-line check (≥95% titik dalam batas TVU IHO S-44 Order 1a/1b, tingkat kepercayaan 95%).

    Estimasi2-7 hari
  7. 07

    Drafting & Delivery (CAD + PDF)

    Drafting peta bathymetric DWG (kontur kedalaman 0,5m / 1m), cross section per stasiun, dan laporan PDF lengkap (metode, alat, akurasi, volume sedimen). Delivery via cloud (hardcopy A1 opsional).

    Estimasi1-4 hari
Deliverables

6 Output Standar Setiap Proyek Hidrografi

Setiap proyek selesai dengan paket delivery lengkap. Format file dapat di-customize untuk kebutuhan Civil 3D, GIS, atau perizinan instansi tertentu:

Peta Bathymetric CAD (DWG/DXF)

Kontur kedalaman interval 0,5m atau 1m, point data XYZ, batas area, dan legenda datum. Compatible AutoCAD / Civil 3D.

Laporan PDF Hidrografi

Metode, spesifikasi alat, kalibrasi log, hasil QC IHO, akurasi pencapaian, perhitungan volume + cross section, dan tanda tangan Kepala Surveyor terdaftar ISI.

Cross Section per Stasiun

Profil melintang setiap 25-50 m (sesuai request) — untuk desain dredging, perkuatan tanggul, atau analisis hidrolika.

Raw Data Echosounder

File mentah .xyz, .all (Kongsberg), atau .r2s/.xtf (R2Sonic) untuk reprocessing 3rd party / audit. Plus log GPS dan tide string.

DBM GeoTIFF + Point Cloud

Digital Bathymetric Model raster 0,5m/1m grid (GeoTIFF) + point cloud LAS opsional untuk integrasi GIS atau visualisasi 3D.

Volume Report & Sedimen

Hitung volume air (kapasitas waduk), volume sedimen, atau volume rencana dredging dalam m³ — basis pembayaran kontraktor.

Mini Case Study

Mini Case Study — Survey Bathymetric Waduk 18 Ha (Bekasi)

Klien

Operator pengelola embung industri (NDA — nama dirahasiakan)

Objektif Proyek

Hitung sisa kapasitas tampung embung penampung air industri yang 7 tahun tidak pernah disurvey ulang. Output untuk basis perencanaan dredging dan revisi izin SIPA.

Scope Pekerjaan

  • Area 18 ha (perairan dangkal 1,5-6 m)
  • Line spacing 25 m + cross line 50 m
  • Tide gauge sederhana (water level logger) 48 jam
  • Single beam echosounder + GPS RTK base local

Hasil

  • Coverage 100% area selesai dalam 2 hari survey (cuaca cerah)
  • Akurasi vertikal terverifikasi 8 cm (vs cross-line check)
  • Volume sedimentasi terhitung ±42.000 m³ vs desain awal (loss kapasitas ~14%)
  • Output: peta bathymetric DWG + cross section 36 stasiun + laporan PDF
Pricing & Tier

Tarif Menyesuaikan Tipe Perairan & Sensor

Tidak ada harga fixed per m² untuk hidrografi — variabel terlalu banyak: luas area, kedalaman, jenis echosounder, durasi survey (gelombang/cuaca), dan kebutuhan sewa boat. Kami sediakan quote per project transparan setelah scope confirmed. Berikut 4 tier referensi untuk membantu estimasi awal:

Sungai / Kanal

Tier
Scope
≤ 5 km panjang, lebar ≤ 80 m
Echosounder
Single Beam + GPS RTK
Estimasi Harga
Quote per project

Cocok untuk normalisasi sungai kota & cross section banjir. Lead time 8-12 hari kerja.

Paling Sering

Waduk / Embung

Tier
Scope
5-30 ha, kedalaman ≤ 15 m
Echosounder
Single Beam + tide gauge lokal
Estimasi Harga
Quote per project

Volume sedimentasi + sisa kapasitas. Laporan dapat dipakai sebagai dokumen pendukung pengajuan IPSDA.

Pelabuhan / Dermaga

Tier
Scope
≤ 50 ha kolam labuh & alur
Echosounder
Multi Beam (sewa partner) + MRU
Estimasi Harga
Quote per project

Full coverage setara IHO S-44 Order 1a. Orde & cakupan untuk pengajuan izin mengikuti TOR pemberi kerja dan persyaratan Kemenhub/KSOP.

Reklamasi / Pesisir

Tier
Scope
≥ 50 ha perairan pesisir
Echosounder
Multi Beam + Side Scan Sonar opsional
Estimasi Harga
Quote per project

Pre/post reklamasi + verifikasi volume kontraktor. Sewa kapal/boat pesisir dirinci di quotation.

Komponen biaya operasional menyesuaikan

Sewa boat, sewa multi beam dari partner (jika dibutuhkan), durasi survey (cuaca / gelombang), dan deposit refundable untuk equipment (bila berlaku) adalah komponen yang dihitung per project. Tidak ada surprise cost — semua line item kami breakdown di quotation. Untuk waduk/embung industri di Jabodetabek, scope standar biasanya selesai dalam range 8-12 hari kerja end-to-end.

FAQ Hidrografi

Pertanyaan Yang Sering Ditanya Klien Bathymetric

Apa beda single beam dan multi beam echosounder, dan mana yang harus saya pakai?

Single beam menembak satu pulsa sonar vertikal ke bawah — dapat profil kedalaman titik per titik di sepanjang track boat. Cocok untuk sungai, waduk, dan area di mana 100% coverage tidak wajib (penampang sungai per 25-50 m; untuk area waduk setara IHO S-44 Order 1b, jarak lajur maksimal 3× kedalaman atau 25 m, mana yang lebih besar). Multi beam menembak ratusan beam dalam swath 120-160° — dapat full coverage dasar perairan, akurasi lebih tinggi, tapi biaya 3-5x lipat. Lazim dipakai untuk kolam labuh & alur pelabuhan komersial serta pekerjaan keruk yang dibayar per m³ aktual, terutama bila TOR meminta cakupan penuh (setara IHO S-44 Order 1a). Untuk waduk industri & cross section sungai, single beam sudah cukup. Tim Ambaja akan rekomendasikan tipe yang paling efisien untuk objektif Anda.

Apakah Ambaja punya sertifikat hidrografi resmi atau lisensi khusus?

Laporan hidrografi Ambaja ditandatangani Kepala Surveyor yang terdaftar di Ikatan Surveyor Indonesia (ISI), dan metodologi & akurasi kami mengacu standar IHO S-44 edisi 6 (Order 1a/1b). Registrasi ISI berbeda dengan lisensi surveyor hidrografi: sejak Perpres 11/2026, survei untuk peta laut atau peta tematik hidrografi yang memerlukan standardisasi IHO harus melibatkan surveyor hidrografi berlisensi yang dikeluarkan Pushidrosal — pekerjaan dengan syarat itu di luar layanan Ambaja. Untuk requirement tender lain, kami sediakan profil tim + portofolio proyek.

Berapa akurasi vertikal yang bisa dicapai untuk survey bathymetric Ambaja?

Untuk single beam echosounder dengan kalibrasi sound velocity yang benar + koreksi pasang surut real-time, akurasi vertikal yang kami capai adalah 10-15 cm. Untuk multi beam dengan MRU dan patch test penuh, akurasi mencapai 5-10 cm vertikal di kedalaman ≤ 30 m. Akurasi ini berada dalam batas IHO S-44 edisi 6 Order 1a/1b (THU ≤ 5 m + 5% kedalaman; TVU ≤ √(0,5² + (0,013 × d)²) m, sekitar ±0,52 m pada kedalaman 10 m). Setiap laporan kami menyertakan QC cross-line check yang membuktikan akurasi aktual yang dicapai — bukan klaim spec sheet.

Apa saja coverage survey hidrografi Ambaja?

Service area Ambaja untuk survey hidrografi: perairan inland (sungai, danau, waduk, kanal) serta perairan pesisir & kolam pelabuhan di Jabodetabek + Karawang + Cikarang — termasuk Sungai Ciliwung, Sungai Cisadane, Kanal Banjir Barat/Timur, Waduk Pluit, dan jaringan kanal industrial estate Cikarang/Karawang. Mobilisasi tim 1-2 hari di area ini tanpa surcharge area; sewa boat dirinci di quotation. Proyek lepas pantai (perairan dalam, offshore) di luar layanan Ambaja karena butuh kapal, dGPS, dan ROV kelas offshore. Hubungi tim sales untuk feasibility per lokasi.

Format output apa saja yang kami terima setelah survey selesai?

Standar delivery kami: (1) Peta bathymetric DWG/DXF dengan kontur kedalaman + grid koordinat UTM, (2) Laporan teknis PDF lengkap (metode, alat, kalibrasi, QC, akurasi), (3) Cross section per stasiun (DWG + PDF), (4) Raw data echosounder + log GPS untuk arsip, (5) Digital Bathymetric Model GeoTIFF, (6) Volume report m³ jika diminta, dan (7) Hardcopy cetak A1 (opsional). Semua file digital diserahkan via cloud (Google Drive / WeTransfer). Format grid batimetri BAG tersedia atas request; peta navigasi elektronik (ENC, S-57) resmi hanya diproduksi dan ditetapkan Pushidrosal (Perpres 11/2026).

Bagaimana sistem deposit alat untuk survey hidrografi?

Untuk akuisisi hidrografi tertentu (mis. perairan berisiko tinggi, lokasi remote, atau area bersengketa), kami dapat menerapkan deposit refundable sebagai jaminan operasional alat (echosounder, GPS RTK, tide gauge) — terpisah dari DP, nominalnya dirinci di SPK, dan alat tetap dioperasikan surveyor Ambaja. Deposit dikembalikan penuh setelah pekerjaan selesai bila tidak ada potongan; potongan hanya untuk kerusakan atau kehilangan akibat kondisi lokasi di luar kendali tim Ambaja, sedangkan kerusakan akibat kesalahan operator Ambaja menjadi tanggungan Ambaja. Deposit ini bukan polis asuransi — tidak ada premi asuransi alat yang dibebankan ke klien. Untuk multi beam echosounder yang biasanya kami sewa dari partner spesialis, biaya sewa alat sudah include di quote — tidak ada deposit terpisah untuk customer.

Bisakah hasil survey hidrografi Ambaja dipakai untuk perizinan resmi?

Untuk perizinan teknis sektoral (Izin Pengusahaan Sumber Daya Air / IPSDA, Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL), Izin Reklamasi, atau perizinan Pelabuhan dari Kemenhub), laporan kami dapat dipakai sebagai dokumen pendukung — semua laporan ditandatangani Kepala Surveyor terdaftar ISI dan mengacu standar IHO S-44 edisi 6 (Order 1a/1b). Perlu dicatat, sejak Perpres 11/2026 dokumen perencanaan survei hidrografi harus diberitahukan ke Pushidrosal dan laporannya (termasuk data mentah) wajib disampaikan ke Pushidrosal; survei untuk peta laut atau peta tematik hidrografi yang memerlukan standardisasi IHO juga harus melibatkan surveyor hidrografi berlisensi Pushidrosal — pekerjaan dengan syarat lisensi itu di luar layanan Ambaja. Diskusikan requirement perizinan Anda dengan tim sales kami di awal supaya scope & tim disesuaikan.

Berapa lama lead time mulai dari order sampai delivery laporan final?

Untuk survey single beam area ≤ 20 ha di Jabodetabek (sungai/waduk), lead time standar kami 8-12 hari kerja (konsultasi 2 hari, mobilisasi & tide setup 2-3 hari, akuisisi data 1-2 hari, processing & drafting 3-5 hari). Untuk multi beam pelabuhan 30-50 ha, lead time 14-21 hari kerja karena sewa alat + patch test + processing lebih kompleks. Untuk proyek urgent (handover tender, deadline regulator), kami bisa kompres timeline dengan tim parallel — diskusikan kebutuhan Anda di chat WhatsApp.

Related Services

Layanan Ukur Tanah Lain Yang Sering Dikombinasikan

Survey hidrografi sering dipesan bersama topografi (untuk kawasan pesisir), LiDAR (untuk DAS sungai), atau cut & fill (untuk reklamasi). Pemesanan bersama cukup satu quotation & satu jadwal mobilisasi; tarif tiap layanan tetap tarif masing-masing (belum termasuk PPN 11%; topografi lahan di bawah 5.000 m² memakai minimum biaya Rp 1,5 juta per proyek, LiDAR minimum tagihan 25 ha dengan GCP dihitung terpisah, boundary minimum tagihan 1.000 m² dan di atas 1 ha quote per proyek).

Konsultasi Hidrografi

Butuh Bathymetric Untuk Proyek Air Anda? Tinggal Pesan.

Tim sales Ambaja standby 24/7 via WhatsApp. Kirim scope (sungai / waduk / pelabuhan / reklamasi) — rekomendasi metode awal ±30 menit pada jam layanan chat (08.00–22.00 WIB), ±2 jam di luar jam itu; quotation tertulis menyusul same-day s/d H+1 setelah scope terkonfirmasi (1–2 hari kerja setelah site visit bila diperlukan).

Belum yakin? Lihat portofolio proyek scaffolding & ukur tanah Ambaja dulu

Kontak Langsung

WhatsApp / Phone
+62 822 2055 5035
Email
sales@ambaja.co.id
Jam Operasi Sales
WA Sales 24/7 · Lapangan Sen–Sab 08–17
Gudang
Jl. Masjid As-Surur No. 49A, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
WhatsApp